MAKASSAR– Sejumlah pedagang asongan di Pelabuhan Makassar meras kecewa dengan cara-cara tak wajar oleh aparat saat dilarang naik ke kapal PT Pelni.
Petugas pengamanan menghalau para asongan yang memaksa masuk ke area pelabuhan, sehingga terjadi aksi saling mendorong.
Seperti tanyangan video yang viral berdurasi 3 menit memperlihatkan aksi dorong serta ‘penganiayaan’ yang menyebabkan luka di bibir salah seorang wanita pedagang.
Video kejadian tersebut beredar di media sosial dan menarik perhatian publik.
Kapolres Pelabuhan Makassar, AKBP Restu Wijayanto SIK, Rabu, (5/2),menjelaskan bahwa langkah tindak lanjutnya meliputi mengambil keterangan dari kedua belah pihak, melaksanakan mediasi, serta menyampaikan klarifikasi dan release data ke media.
Tentunya, diharap Pihak berwenang berkomitmen untuk menindaklanjuti kasus ini dengan serius untuk menjaga keadilan dan menjelaskan secara transparan kepada masyarakat. (*)

