Close Menu
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, Juli 9
Indotim NewsIndotim News
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Home»HUKRIM»Tajuk: Jaringan Gelap Solar Subsidi di Tengah Akar Penghianatan Negara (Bag.42)
HUKRIM

Tajuk: Jaringan Gelap Solar Subsidi di Tengah Akar Penghianatan Negara (Bag.42)

Indotim NewsBy Indotim NewsJuni 12, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Email WhatsApp

Wajah kelam bisnis haram Solar subsidi kian menguak kepermukaan dari balik diamankannya sejumlah kendaraan yang memuat Solar subsidi. Jangan Biarkan akar penghianatan merambah!

Oleh: Zulkifli Malik

Dua penindakan oleh kepolisian dalam waktu hampir bersamaan di Kabupaten Bantaeng dan Sinjai, Sulawesi Selatan, baru baru ini, menguak kembali wajah kelam praktik penyalahgunaan BBM subsidi di wilayah ini.

Meski patut diapresiasi, aksi-aksi penegakan hukum tersebut juga menegaskan satu hal yang lebih mencemaskan dan praktik ilegal ini telah menjelma menjadi jaringan yang sistematis, melibatkan aktor-aktor kuat yang selama ini seolah kebal terhadap jerat hukum.

Di Bantaeng, jajaran Polres setempat berhasil mengamankan satu unit truk tangki berlogo PT RJE yang diduga kuat digunakan untuk mendistribusikan BBM subsidi jenis solar secara ilegal.

Yang lebih mencengangkan, perusahaan ini disebut-sebut dikelola oleh oknum aktif berinisial RW.

Perusahaan tersebut diketahui melakukan bongkar muat BBM di Pelabuhan Mattoanging, Bissappu jauh dari pengawasan resmi distribusi BBM subsidi.

Langkah cepat Polres Bantaeng ini dinilai sebagai respons positif atas laporan media dan masyarakat, namun publik menaruh harapan besar agar penanganannya tidak berhenti di level sopir dan operator lapangan.

“Jangan hanya formalitas, harus tuntas sampai aktor intelektualnya. Jangan sampai berkas berhenti sebelum masuk ke kejaksaan,” ujar salah satu aktivis dari Aliansi Laskar Indonesia, seperti yang dikutip di newstv.id.

Hal inipun menggambarkan kekhawatiran yang berulang, bahwa praktik ini hanya disentuh di permukaan.

Hampir bersamaan, Polres Sinjai juga menggagalkan distribusi ilegal solar subsidi yang melibatkan lima mobil pikap dari Kabupaten Bulukumba menuju Sulawesi Tengah.

Modusnya klasik, namun terorganisir dengan memanfaatkan kendaraan kecil untuk mengangkut BBM subsidi lintas provinsi, memotong jalur distribusi legal demi keuntungan besar.

Meski kendaraan dan sopir berhasil diamankan, belum ada keterangan yang jelas tentang siapa aktor di balik logistik tersebut.

Dua kasus ini bukanlah insiden pertama. Tapi yang membuatnya berbeda adalah pola keterlibatan pihak-pihak yang seharusnya menegakkan hukum justru menjadi bagian dari rantai penyelewengan.

Ketika perusahaan milik oknum aparat keamanan menjadi pelaku utama, wajar jika publik meragukan integritas penegakan hukum di sektor energi ini.

Sulawesi Selatan selama ini dikenal sebagai salah satu wilayah rawan penyalahgunaan BBM subsidi seakan menggambarkan jaringan mafia solar tumbuh subur memanfaatkan lemahnya pengawasan dan longgarnya penindakan.

Sistem kuota BBM yang tak transparan, serta celah dalam pendistribusian dari SPBU hingga ke sektor industri dan tambang ilegal, membuat praktik ini sulit dipatahkan.

Kesuksesan dua Polres ini seharusnya menjadi pemicu semangat bagi seluruh jajaran penegak hukum di wilayah kabupaten lainnya di Sulsel.

Tidak boleh ada aparat yang memilih diam atau menutup mata terhadap praktik pengkhianatan ini.

Ingat yah, BBM subsidi dibiayai oleh uang negara yaitu pajak rakyat dan diperuntukkan bagi kepentingan publik, bukan untuk memperkaya segelintir mafia atau oknum internal institusi.

Jajaran Aparat Penegak Hukum (APH) hingga pengawasan wajib menjadikan aksi-aksi penindakan ini sebagai standar minimum keberanian dalam menjaga amanah negara.

Mereka bukan hanya sedang menegakkan hukum, tetapi juga mempertahankan kedaulatan anggaran negara dari penjarahan sistemik.

Kegagalan suatu institusi yang berkompeten untuk bertindak bukan sekadar kelalaian, melainkan bentuk nyata pengkhianatan terhadap negara.

Jangan sampai kepercayaan masyarakat semakin terkikis karena aparat lebih sering menjadi penonton atau bahkan pelindung dari kejahatan terselubung ini.

Jika tidak ingin dicap sebagai pengkhianat bangsa, seluruh unsur penegak hukum harus menunjukkan keberpihakan yang tegas kepada rakyat, bukan kepada begundal mafia solar subsidi.

Catat! Negara harus hadir secara utuh dan tegas, dimulai dari keberanian para penegaknya untuk membongkar semua lapisan kejahatan ini sampai ke akar-akarnya. (Bersambung)

SLIDER
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Email
Indotim News
  • Website

Related Posts

Sorak Piala Dunia Satukan TNI dan Rakyat! Nobar Yonif TP 859/RBK Bersama Masyarakat Aminweri Perkuat Kebersamaan di Supiori

Juli 8, 2026

Nobar Piala Dunia Yonif TP 859/RBK Bersama Masyarakat Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat di Supiori

Juli 7, 2026

Di Balik Sorak Piala Dunia, Ada Kehangatan yang Menyatukan Prajurit Yonif TP 859/RBK dan Masyarakat di Supiori

Juli 5, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

  • Berita Terkini
  • Post Popular

Sorak Piala Dunia Satukan TNI dan Rakyat! Nobar Yonif TP 859/RBK Bersama Masyarakat Aminweri Perkuat Kebersamaan di Supiori

Juli 8, 2026

Dukungan Mengalir Deras: Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Gowa Kunjungi Rumah Jabatan, MUI Imbau Husniah Talenrang Tetap Bertahan dan Jalankan Pemerintahan

Juli 8, 2026

Nobar Piala Dunia Yonif TP 859/RBK Bersama Masyarakat Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat di Supiori

Juli 7, 2026

Di Balik Sorak Piala Dunia, Ada Kehangatan yang Menyatukan Prajurit Yonif TP 859/RBK dan Masyarakat di Supiori

Juli 5, 2026

Pastor Yance Yogi dari Intan Jaya; Uskup Merauke urus umat, bukan sibuk pemekaran wilayah

Mei 29, 2022

DPC Pandawa Pattingalloang Gowa Laksanakan Rapat Persiapan Pelantikan

Agustus 15, 2022

Antara WikiLeaks dan SBY, Siapa Bohong?

Agustus 1, 2014

Sorak Piala Dunia Satukan TNI dan Rakyat! Nobar Yonif TP 859/RBK Bersama Masyarakat Aminweri Perkuat Kebersamaan di Supiori

Juli 8, 2026
Berita Terbaru
  • Sorak Piala Dunia Satukan TNI dan Rakyat! Nobar Yonif TP 859/RBK Bersama Masyarakat Aminweri Perkuat Kebersamaan di Supiori
  • Dukungan Mengalir Deras: Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Gowa Kunjungi Rumah Jabatan, MUI Imbau Husniah Talenrang Tetap Bertahan dan Jalankan Pemerintahan
  • Nobar Piala Dunia Yonif TP 859/RBK Bersama Masyarakat Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat di Supiori
  • Di Balik Sorak Piala Dunia, Ada Kehangatan yang Menyatukan Prajurit Yonif TP 859/RBK dan Masyarakat di Supiori
  • Patroli Malam, Langkah Sunyi Prajurit Yonif TP 859/RBK Demi Rasa Aman Masyarakat Supiori
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Indeks Berita
© 2026 INDOTIM NEWS | by WebPro.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.