MAKASSAR – Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Upacara Mapolda Sulawesi Selatan pada Senin (30/6/2025), saat Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Drs. Rusdi Hartono, M.Si., memimpin langsung upacara kenaikan pangkat bagi jajaran anggota Polri periode 1 Juli 2025, serta pegawai negeri sipil (PNS) Polri yang naik pangkat pada periode Februari, Maret, April, dan Juni 2025.
Upacara yang berlangsung pagi itu turut dihadiri oleh Ketua Bhayangkari Daerah Sulsel, Ny. Irena Rusdi Hartono, serta Wakapolda Sulsel, Brigjen Pol. Nasri, S.I.K., M.H., bersama Wakil Ketua Bhayangkari Ny. Lina Nasri. Sejumlah pejabat utama Polda Sulsel juga hadir memberikan penghormatan kepada para personel yang naik pangkat.
Dalam sambutannya, Irjen Pol. Rusdi Hartono menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar proses administratif, tetapi merupakan bentuk penghargaan dari pimpinan terhadap dedikasi dan loyalitas yang ditunjukkan anggota selama berdinas di tubuh Polri.
“Kenaikan pangkat tidak serta merta diperoleh begitu saja, melainkan harus diperjuangkan dengan memenuhi seluruh persyaratan, baik umum, khusus, administratif, hingga penilaian sikap, motivasi, dan integritas dari atasan langsung,” tegas Kapolda.
Sebanyak 1.126 personel Polda Sulsel tercatat memperoleh kenaikan pangkat dalam periode kali ini. Rinciannya, 381 orang berasal dari Satker Mapolda, dan 745 lainnya dari jajaran Satwil wilayah. Dari total tersebut, terdiri atas:
34 perwira menengah (Pamen)
40 perwira pertama (Pama)
1.032 bintara
20 tamtama
33 PNS Polri
Momen tersebut menjadi ajang apresiasi atas kerja keras para personel yang telah memenuhi standar kinerja dan integritas sebagaimana yang ditetapkan institusi. Di hadapan peserta upacara, Kapolda menyampaikan ucapan selamat dan harapannya kepada seluruh penerima kenaikan pangkat.
“Semoga kenaikan pangkat ini menjadi berkah, membawa kelapangan rezeki bagi keluarga, dan memotivasi rekan-rekan untuk terus meningkatkan kinerja,” ucapnya.
Irjen Pol. Rusdi Hartono juga memberikan apresiasi kepada para istri dan keluarga anggota Polri yang disebutnya sebagai pilar penting dalam mendukung moral dan semangat anggota selama menjalankan tugas negara. (*)

