Gowa – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, Rudy Fernando Sianturi, melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi di Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa pada Rabu, 27 Mei 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan sesaat setelah pelaksanaan Shalat Idul Adha. Monitoring dilakukan sebagai bentuk pengawasan dan mengecek langsung kondisi keamanan, pembinaan, pelaksanaan kurban serta persiapan layanan kunjungan bagi warga binaan.
Dalam kunjungannya, Kakanwil meninjau situasi dan kondisi blok hunian warga binaan guna memastikan lingkungan hunian tetap aman, bersih, dan kondusif. Selain itu, beliau juga melakukan pengecekan terhadap renovasi bengkel kerja yang menjadi sarana pembinaan kemandirian warga binaan agar dapat berjalan optimal dan mendukung peningkatan keterampilan para warga binaan.
Tidak hanya itu, perhatian juga diberikan pada fasilitas kamar titipan anak yang berada di lingkungan Lapas Perempuan Sungguminasa. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan terhadap warga binaan perempuan yang memiliki anak tetap berjalan dengan baik serta memenuhi aspek kenyamanan dan kelayakan fasilitas.
Dalam keterangannya, Rudy Fernando Sianturi menyampaikan bahwa monitoring ini merupakan bagian dari komitmen DitjenPas Sulsel dalam menghadirkan lingkungan pembinaan yang aman, humanis, dan produktif.
“Kami ingin memastikan seluruh layanan dan fasilitas di Lapas Perempuan Sungguminasa berjalan dengan baik, mulai dari kondisi blok hunian, sarana dan program pembinaan , hingga fasilitas pendukung bagi warga binaan dan anak. Pembinaan yang optimal harus didukung oleh lingkungan yang layak dan kondusif,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa, Yohani Widayati, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan arahan yang diberikan oleh Kakanwil Ditjenpas Sulsel.
“Kunjungan dan monitoring ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, keamanan, serta program pembinaan bagi warga binaan. Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dengan tetap mengedepankan aspek kemanusiaan dan pembinaan yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu juga, didampingi Kalapas dan jajaran struktural, Kakanwil Rudy F. Sianturi melihat langsung proses penyembelihan dan pemotongan hewan kurban yang dilaksanakan pada Lapas Perempuan Sungguminasa.
Rudy F. Sianturi menilai semangat berbagi yang tumbuh di lingkungan pemasyarakatan menjadi bagian penting dalam membangun pembinaan yang lebih humanis.
Melalui momentum Idul Adha, Kanwil Ditjenpas Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya membangun lingkungan pemasyarakatan yang tidak hanya aman dan tertib, tetapi juga humanis dan penuh nilai kebersamaan.

