GOWA – Dukungan terus mengalir deras kepada Bupati Gowa, Dr. Hj. Husniah Talenrang, SE., M.M., dalam menghadapi ujian yang menyelimuti kepemimpinannya. Sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat terkemuka di Kabupaten Gowa menyambangi Rumah Jabatan Bupati Gowa pada Selasa, (7/7/2026).
Kehadiran Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gowa, Drs. KH. Abu Bakar Paka, bersama H. Mallingkai Dg Nyonri serta tokoh-tokoh lainnya memberikan sinyal dukungan yang kuat dan positif bagi Husniah Talenrang.
Dalam pertemuan tertutup tersebut, Ketua MUI Drs. KH. Abu Bakar Paka secara tegas berpesan kepada Bupati agar tetap teguh memegang amanah.
“Bupati Gowa jangan mau meninggalkan jabatan, tetap menjalankan fungsinya sebagai pemimpin daerah. Demikian pula seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), harus terus memutar roda pemerintahan dengan baik. Sekaligus tetap menghargai proses hukum yang berjalan, dan jangan mau tenggelam dalam gelombang isu yang berpotensi memecah belah persatuan,” ujar KH. Abu Bakar Paka.
Menyambut hangat kehadiran para tokoh, Bupati Gowa Dr. Hj. Husniah Talenrang menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam.
“Saya sangat berterima kasih atas waktu dan kehadiran para tokoh di tengah kesibukan Bapak/Ibu sekalian. Dukungan ini menjadi energi positif bagi saya. Sebagai Bupati Gowa, saya akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik, menuntaskan seluruh program yang telah direncanakan, dan senantiasa berpihak pada kepentingan masyarakat demi kemajuan Butta Gowa yang kita cintai bersama,” tegas Husniah.
Lebih lanjut, Husniah Talenrang berharap para tokoh yang hadir dapat menjadi penyeimbang di tengah masyarakat. “Saya berharap Bapak/Ibu sekalian dapat menyampaikan pesan kepada seluruh lapisan masyarakat agar tetap tenang, tetap bersatu, dan jangan pernah terpecah belah akibat isu yang sengaja dibuat oleh kepentingan kelompok tertentu,” tutupnya.
Adapun tokoh-tokoh yang hadir dalam kunjungan tersebut antara lain: H. Mallingkai Dg Nyonri, Drs. KH. Abu Bakar Paka, Andi Idris Mangngiruru Karaeng Buang, Syamsu Salewangang Dg Gajang, Andi Agung, Sugianto Pattanegara, Abdul Salam, Mappaturung, Baharuddin Gessa, dan Ridwan Dg Gading. (*)

