Close Menu
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, Juli 12
Indotim NewsIndotim News
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Home»Berita»Keberadaan “Pak Ogah” yang Sulit Dihilangkan, Pemkot Makassar Diminta Tegas. Jika Meresahkan, Polisi Bakal Tindak Keras!
Berita

Keberadaan “Pak Ogah” yang Sulit Dihilangkan, Pemkot Makassar Diminta Tegas. Jika Meresahkan, Polisi Bakal Tindak Keras!

admininBy admininJanuari 21, 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Email WhatsApp

MAKASSAR– “Pak ogah” merupakan sebutan masyarakat terhadap seseorang atau sekelompak orang di luar institusi negara yang mengatur jalan raya dan mendapatkan imbalan seacara langsung dari pengguna kendaraan.

Nah, imbalan tersebut biasanya berkisar Rp 100,00 sampai dengan Rp 2.000,00. Maka dari itu, masyarakat menganggap “Pak Ogah” merupakan petugas keamaanan lalu lintas dari sektor informal.

Pemerhati Lalulintas dan Konsorsium Kebijakan Publik (KOPEK), Ucu Mattawang, SE, MM menilai, kegiatan yang dilakukan bukanlah bedasarkan kewenangan sebagai lembaga negara yang bertujuan melayani masyarakat seperti kepolisian.

“Tujuan dari “pak ogah” ini ialah hanya untuk mendapatkan nafkah kehidupan, atau berlatarkan motif ekonomi semata. Dan jenis sektor informal yang dilakukan “pak ogah” ialah sektor informal meskipun tidak masuk dalam kategori formal,” ucap mantan aktivis ini.

Ucu Mattawang juga menilai, kebanyakan “pak ogah” di Makassar merupakan sekelompok orang yang berlatar belakang pengangguran dan biasanya menjadi anak jalanan.

“Latar belakang status sosial itulah yang akhirnya membuat mereka semua berkumpul membuat sebuah “keluarga” baru dijalanan. Mereka semua mencari cara untuk mendapatkan uang untuk bertahan hidup,” terang nya.

Ucu Mattawang dengan tegas meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui dinas terkait untuk tegas dan membina para “Pak Oga” agar bisa mendapatkan pekerjaan layak.

Namun belakangan ini kehadiran merekapun dinilai meresahkan. Oleh karena itu, selaku pemerhati kebijakan publik, Ucu Mattawang berharap pihak Pemkot menggandeng aparat TNI/Polri untuk melakukan penertiban keberadaan pengatur lalu lintas liat ini.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol. Komang Suartana, menilai pihak kepolisian setiap saat akan turun jika keberadaan “Pak Oga” sudah meresahkan.

“Pihak kepolisian sip melakukan penindakan jika ada koordinasi dari pihak Pemkot Makassar dan satpol PP selaku pengawal peraturan daerah (Perda) . (Zul)

SLIDER
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Email
adminin
  • Website

Related Posts

Wujudkan Warga Binaan yang Mandiri, LPP Sungguminasa Optimalkan Pembinaan Salon Melalui Program BINA DIRI

Juli 11, 2026

Nobar Piala Dunia Yonif TP 859/RBK Bersama Masyarakat Kampung Aminweri, Wujud Kebersamaan TNI dan Rakyat di Supiori

Juli 11, 2026

Yonif TP 859/RBK Tak Ada Jalan Yang Terlalu Jauh Untuk Menghadirkan Layanan Kesehatan Bagi Masyarakat Supiori

Juli 11, 2026

Comments are closed.

  • Berita Terkini
  • Post Popular

Wujudkan Warga Binaan yang Mandiri, LPP Sungguminasa Optimalkan Pembinaan Salon Melalui Program BINA DIRI

Juli 11, 2026

Nobar Piala Dunia Yonif TP 859/RBK Bersama Masyarakat Kampung Aminweri, Wujud Kebersamaan TNI dan Rakyat di Supiori

Juli 11, 2026

Yonif TP 859/RBK Tak Ada Jalan Yang Terlalu Jauh Untuk Menghadirkan Layanan Kesehatan Bagi Masyarakat Supiori

Juli 11, 2026

Lapas Perempuan Sungguminasa Tegaskan Komitmen Bersih Narkoba Lewat Tes Urine Serentak

Juli 11, 2026

Pastor Yance Yogi dari Intan Jaya; Uskup Merauke urus umat, bukan sibuk pemekaran wilayah

Mei 29, 2022

DPC Pandawa Pattingalloang Gowa Laksanakan Rapat Persiapan Pelantikan

Agustus 15, 2022

Antara WikiLeaks dan SBY, Siapa Bohong?

Agustus 1, 2014

Wujudkan Warga Binaan yang Mandiri, LPP Sungguminasa Optimalkan Pembinaan Salon Melalui Program BINA DIRI

Juli 11, 2026
Berita Terbaru
  • Wujudkan Warga Binaan yang Mandiri, LPP Sungguminasa Optimalkan Pembinaan Salon Melalui Program BINA DIRI
  • Nobar Piala Dunia Yonif TP 859/RBK Bersama Masyarakat Kampung Aminweri, Wujud Kebersamaan TNI dan Rakyat di Supiori
  • Yonif TP 859/RBK Tak Ada Jalan Yang Terlalu Jauh Untuk Menghadirkan Layanan Kesehatan Bagi Masyarakat Supiori
  • Lapas Perempuan Sungguminasa Tegaskan Komitmen Bersih Narkoba Lewat Tes Urine Serentak
  • Pelaksanaan Karya Bakti Pembersihan Pasar Sentral oleh Prajurit Yonif TP 859/RBK melalui Program BERSEMI
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Indeks Berita
© 2026 INDOTIM NEWS | by WebPro.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.