Gowa — Isu dugaan penyimpangan penyaluran BBM subsidi jenis solar kembali mencuat di Kabupaten Gowa. Salah satu SPBU di wilayah Samata disebut-sebut tidak transparan dalam mendistribusikan solar, bahkan diduga menyalurkan dalam jumlah besar kepada pihak tertentu.
Sejumlah warga sekitar yang enggan disebut identitasnya mengaku menemukan kejanggalan di tempat ini, sehingga warga mengindikasikan ada konspirasi pihak SPBU dengan pelangsir kaki tangan mafia solar subsidi.
“Di pintu masuk SPBU terpampang pengumuman “Bio Solar Tahap Pengantaran” atau “Habis.” Namun, pada saat bersamaan, aktivitas pengisian kendaraan berkapasitas besar yang diduga bukan kendaraan umum masih terlihat di area dalam SPBU,” ucap warga tersebut, Rabu (16/9).
Kondisi ini menimbulkan kecurigaan publik akan adanya praktik permainan di balik distribusi solar bersubsidi.
Selain itu, beredar kabar bahwa oknum pengelola SPBU diduga ikut mengetahui praktik tersebut. Terkait hal ini, manajer SPBU Samata, Jafar, sudah berusaha dikonfirmasi media, tetapi hingga berita ini dipublikasikan belum berhasil ditemui untuk memberikan keterangan resmi.
Masyarakat berharap aparat kepolisian, baik di tingkat Polres maupun Polda Sulsel, memberikan perhatian lebih serius terhadap persoalan distribusi solar subsidi agar tepat sasaran.
Publik juga menekankan perlunya pengawasan ketat supaya kebijakan subsidi benar-benar dinikmati oleh kelompok yang berhak.

