Tim Eboni GROW Green Leadership Indonesia melakukan Sosialiasi dan Aksi Bersih di Pulau Lae-Lae untuk berkolaborasi dalam menjaga dan melindungi ekosistem Pesisir
Pulau Lae-lae Makassar adalah salah satu dari beberapa gugusan pulau kecil yang dijadikan sebagai pemukiman di Kota Makassar.
Selain itu, Pulau lae-lae adalah salah satu tujuan destinasi wisata di Kota Makassar yang secara akses sangat mudah dijangkau oleh para wisatawan.
Pulau lae-lae sendiri dihuni oleh 500 kepala keluarga dan ramai akan kunjungan oleh wisatawan. Pulau Lae-lae sebagai salah satu pulau kecil yang dihuni dengan relatif kepadatan penduduk tinggi dan padat akan kunjungan wisatawan juga mengalami masalah aksebilitas sampah.
Tidak adanya tempat pembuangan sampah ditengah kehidupan yang semakin konsumtif dan juga sebagai tempat wisata tempat pembuangan sampah relatif tidak sebanding dengan jumlah penduduk dan jumlah wisatawan serta sulitnya dan kurangnya perhatian pemerintah dalam hal pengangkutan sampah dari wilayah kepulauan ke wilayah daratan.

Berdasarkan hal tersebut kamipun tertarik untuk menjadikannya sebagai tempat pelaksanaan Grow.
Sosialiasi dan aksi bersih di Pulau Lae-lae dilaksanakan pada tanggal 8 September 2024. Namun sebelum melakukan kegiatan, dilakukan survey atau observasi awal ke Pulau Lae-lae pada tanggal 3 September 2024.
Adapun muatan survei yaitu survei administrasi dan mengetahui kondisi biofisik dan sosial di Pulau Lae-lae. Sosialiasi di Pulau Lae-lae dilakukan di salah satu pondok sekitaran pantai Pulau Lae-lae dengan menggunakan metode Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan anak-anak di sekitar Pulau Lae-lae.
Kegiatan berlangsung interaktif dan seru yang diselingi dengan materi terkait sampah khususnya bahaya sampah laut.
Aksi bersih dilaksanakan pada tanggal 08 September 2024 dengan membagi kelompok sesuai dengan pembagian sampah untuk sampah Organik khususnya dedaunan yang menumpuk jadi serasah dan sampah Non Organik .
Kegiatan aksi bersih ini melibatkan masyarakat dan anakanak di Pulau Lae-lae. yang diakhir acara akan dilakukan lomba Seni Kolase yang bahannya berasal dari sampah organik yaitu sampah dedaunan dari hasil aksi bersih sebelumnya dan dilakukan pemberian apresiasi untuk anak-anak sebagai salah satu perwujudan dalam memanfaatakan sampah organik khususnya dedaunan.
Dalam kegiatan ini berkolaborasi dengan Alumni Green Leadership Indonesia Batch 2 dan 3 dan Green Youth Movement.

