Makassar – Dalam upaya membentuk karakter dan memperkuat keimanan, Rumah Tahanan Negara Kelas I Makassar terus mendorong pembinaan kepribadian bagi warga binaan melalui kegiatan pengajian rutin Jum’at, (17/4/2026).
Kegiatan ini menjadi salah satu sarana pembinaan spiritual yang dilaksanakan secara berkelanjutan di dalam rutan.
Pengajian rutin ini diikuti dengan antusias oleh warga binaan, yang tampak khusyuk mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an, ceramah keagamaan, hingga sesi refleksi diri.
Materi yang disampaikan berfokus pada peningkatan keimanan, kesabaran, serta motivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Kepala Rutan Kelas I Makassar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai spiritual sebagai bekal warga binaan saat kembali ke masyarakat.
“Melalui pengajian rutin ini, kami berharap warga binaan dapat menata diri, memperbaiki sikap, serta memiliki pegangan hidup yang lebih kuat berdasarkan nilai-nilai keimanan,” ujarnya.
Selain sebagai wadah pembelajaran agama, kegiatan ini juga menjadi ruang introspeksi diri bagi warga binaan untuk merenungi perjalanan hidup serta memperkuat tekad dalam menjalani perubahan ke arah yang lebih baik.
Dengan adanya pembinaan spiritual yang konsisten, Rutan Makassar terus berkomitmen menghadirkan proses pemasyarakatan yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pembentukan karakter dan mental yang positif bagi setiap warga binaan.
“Dari balik jeruji, tumbuh harapan—menata diri dengan iman, menyongsong masa depan.” jelasnya. (*)

