Close Menu
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, Oktober 31
Indotim NewsIndotim News
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Home»RAGAM»Kapolda Sulsel Didesak Ungkap Mafia Solar di Maros, LIDIK PRO: “Copot Kapolsek Lau”
RAGAM

Kapolda Sulsel Didesak Ungkap Mafia Solar di Maros, LIDIK PRO: “Copot Kapolsek Lau”

Indotim NewsBy Indotim NewsMei 1, 2025Updated:Mei 1, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Email WhatsApp

MAROS– Dugaan maraknya praktik mafia solar subsidi di Kabupaten Maros mencerminkan lemahnya pengawasan dan penegakan hukum yang tegas terhadap penyalahgunaan BBM subsidi.

Situasi ini semakin memprihatinkan ketika aparat di tingkat lokal, khususnya Polsek Lau, dinilai tidak cukup serius menangani laporan masyarakat terkait aktivitas ilegal tersebut.

Kondisi ini dapat memperkuat stigma publik bahwa bisnis gelap solar subsidi terus beroperasi tanpa hambatan di Sulsel.

Dalam siaran persnya, Lembaga Investigasi Mendidik Pro Rakyat Nusantara (LIDIK PRO) secara gamblang menyerukan perhatian langsung Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Rusdi Hartono, untuk segera turun tangan menangani persoalan ini.

Ketua LIDIK PRO Maros, Ismar, SH, telah menyampaikan data dan lokasi penimbunan solar kepada aparat setempat, namun hingga kini tidak ada tindakan konkret.

Bahkan, tudingan bahwa aparat seolah menutup mata terhadap kejahatan ini semakin memperparah kepercayaan publik terhadap sistem hukum yang ada.

Praktik penyalahgunaan solar subsidi menggunakan mobil dengan tangki modifikasi hingga penjualan ke industri dengan harga tinggi tak hanya merugikan negara, tetapi juga menempatkan masyarakat dalam posisi sulit.

Nelayan, petani, sopir angkutan umum, dan sektor usaha kecil yang sangat bergantung pada subsidi BBM, menjadi korban utama dari lemahnya kontrol dan keberanian aparat untuk menindak tegas pelaku kejahatan.

Modus yang terorganisir ini pun diduga melibatkan oknum yang mendapatkan keuntungan dari hasil penjualan ilegal.

Karen itu, Kapolda Sulawesi Selatan dituntut menunjukkan komitmen yang nyata untuk membongkar jaringan mafia ini. Jika tidak ada langkah konkret, maka ketidakpercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum akan semakin memburuk.

“Penegakan hukum tidak boleh setengah hati, apalagi menjadi sandiwara yang hanya menyasar pelaku kecil sementara pelaku besar dan beking kuat tetap tak tersentuh,” ucap Ismar.

Sulawesi Selatan butuh jawaban tegas, bahwa keadilan masih berpihak kepada rakyat kecil, bukan kepada mafia yang terus menggerogoti hak dan subsidi negara. (*)

SLIDER
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Email
Indotim News
  • Website

Related Posts

OPINI: Penggerebekan Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an, “Polisi Berama Masyarakat?”

Oktober 31, 2026

200 Personel Brimob Sulsel Bersihkan Pasar, Masjid, hingga Kanal

Oktober 30, 2026

GRH Sulsel Desak Polres Bima Tindak Tegas Budaya Blokir Jalan

Oktober 28, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

  • Berita Terkini
  • Post Popular

OPINI: Penggerebekan Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an, “Polisi Berama Masyarakat?”

Oktober 31, 2026

200 Personel Brimob Sulsel Bersihkan Pasar, Masjid, hingga Kanal

Oktober 30, 2026

Lapas Maros Perkuat Implementasi SAPA LANSIA PAS melalui Sosialisasi Program pada Lapas Perempuan dan Lapas Makassar

Oktober 30, 2026

Lapas Maros Gelar Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98, Kobarkan Semangat Patriotik, Gigih, dan Berempati

Oktober 30, 2026

Pastor Yance Yogi dari Intan Jaya; Uskup Merauke urus umat, bukan sibuk pemekaran wilayah

Mei 29, 2022

DPC Pandawa Pattingalloang Gowa Laksanakan Rapat Persiapan Pelantikan

Agustus 15, 2022

OPINI: Penggerebekan Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an, “Polisi Berama Masyarakat?”

Oktober 31, 2026

Antara WikiLeaks dan SBY, Siapa Bohong?

Agustus 1, 2014
Berita Terbaru
  • OPINI: Penggerebekan Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an, “Polisi Berama Masyarakat?”
  • 200 Personel Brimob Sulsel Bersihkan Pasar, Masjid, hingga Kanal
  • Lapas Maros Perkuat Implementasi SAPA LANSIA PAS melalui Sosialisasi Program pada Lapas Perempuan dan Lapas Makassar
  • Lapas Maros Gelar Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98, Kobarkan Semangat Patriotik, Gigih, dan Berempati
  • Lapas Maros Bekali Petugas melalui Program SAPA LANSIA PAS untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan bagi Warga Binaan Lansia
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Indeks Berita
© 2026 INDOTIM NEWS | by WebPro.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.