Close Menu
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, Oktober 31
Indotim NewsIndotim News
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Home»RAGAM»Warga Perumahan Grand Indonesia Kecewa, Developer Mangkir dari Mediasi di Kecamatan Somba Opu
RAGAM

Warga Perumahan Grand Indonesia Kecewa, Developer Mangkir dari Mediasi di Kecamatan Somba Opu

Indotim NewsBy Indotim NewsAgustus 29, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Email WhatsApp

GOWA– Warga Perumahan Grand Indonesia (GI) di Kelurahan Tamarunang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, menyatakan kekecewaannya setelah pihak developer tidak hadir dalam rapat mediasi yang difasilitasi Pemerintah Kecamatan Somba Opu.

Mediasi yang dijadwalkan pada Jumat (29/8/2025) sekitar pukul 10.00 WITA di Aula Kantor Camat, seharusnya menjadi ruang dialog untuk mencari solusi atas berbagai keluhan warga.

Namun, ketidakhadiran developer dinilai warga sebagai bentuk ketidakseriusan dalam menyelesaikan persoalan yang terjadi.

Salah satu perwakilan warga menyebutkan, mediasi ini sangat penting karena menyangkut masalah vital seperti kualitas air sumur bor yang berbau dan keruh, drainase yang buntu, hingga kondisi bangunan yang tidak sesuai standar.

Banyak rumah yang baru ditempati mengalami kebocoran dan retakan pada dinding, sehingga menambah beban penghuni.

“Sudah dua kali kami menyurati pimpinan developer GI dengan komplain terbuka, tapi tidak pernah ditanggapi. Bahkan pertemuan hari ini pun developer tidak hadir,” tegas seorang warga.

Warga lainnya mengaku sangat kecewa karena sudah meluangkan waktu namun tidak memperoleh kejelasan.
“Kecewa sekali. Kita datang meninggalkan pekerjaan dan anak-anak, tapi pulang tanpa hasil. Seolah developer tidak punya itikad baik,” keluhnya.

Dalam pertemuan tersebut, warga menuntut developer untuk bertanggung jawab atas fasilitas, kualitas bangunan, serta keamanan lingkungan. Mereka menegaskan akan terus mengawal persoalan ini hingga janji developer benar-benar direalisasikan.

Sementara itu, Sekretaris Camat Somba Opu, Zulfikar, yang hadir dalam pertemuan menyampaikan bahwa pihak kecamatan tetap menampung seluruh aspirasi warga untuk kemudian diteruskan kepada developer dan dinas terkait.

“Karena pihak developer belum hadir, kami menampung semua keluhan warga GI. Selanjutnya, seluruh masukan ini akan dituangkan dalam berita acara dan diteruskan ke dinas terkait sebagai syarat kepada developer untuk melanjutkan pengembangannya,” jelas Zulfikar.

Ia berharap, hasil mediasi ini dapat menjadi jalan keluar dan mendorong pihak developer agar mendengar serta memenuhi hak-hak warga.

SLIDER
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Email
Indotim News
  • Website

Related Posts

OPINI: Penggerebekan Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an, “Polisi Berama Masyarakat?”

Oktober 31, 2026

200 Personel Brimob Sulsel Bersihkan Pasar, Masjid, hingga Kanal

Oktober 30, 2026

GRH Sulsel Desak Polres Bima Tindak Tegas Budaya Blokir Jalan

Oktober 28, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

  • Berita Terkini
  • Post Popular

OPINI: Penggerebekan Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an, “Polisi Berama Masyarakat?”

Oktober 31, 2026

200 Personel Brimob Sulsel Bersihkan Pasar, Masjid, hingga Kanal

Oktober 30, 2026

Lapas Maros Perkuat Implementasi SAPA LANSIA PAS melalui Sosialisasi Program pada Lapas Perempuan dan Lapas Makassar

Oktober 30, 2026

Lapas Maros Gelar Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98, Kobarkan Semangat Patriotik, Gigih, dan Berempati

Oktober 30, 2026

Pastor Yance Yogi dari Intan Jaya; Uskup Merauke urus umat, bukan sibuk pemekaran wilayah

Mei 29, 2022

DPC Pandawa Pattingalloang Gowa Laksanakan Rapat Persiapan Pelantikan

Agustus 15, 2022

OPINI: Penggerebekan Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an, “Polisi Berama Masyarakat?”

Oktober 31, 2026

Antara WikiLeaks dan SBY, Siapa Bohong?

Agustus 1, 2014
Berita Terbaru
  • OPINI: Penggerebekan Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an, “Polisi Berama Masyarakat?”
  • 200 Personel Brimob Sulsel Bersihkan Pasar, Masjid, hingga Kanal
  • Lapas Maros Perkuat Implementasi SAPA LANSIA PAS melalui Sosialisasi Program pada Lapas Perempuan dan Lapas Makassar
  • Lapas Maros Gelar Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98, Kobarkan Semangat Patriotik, Gigih, dan Berempati
  • Lapas Maros Bekali Petugas melalui Program SAPA LANSIA PAS untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan bagi Warga Binaan Lansia
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Indeks Berita
© 2026 INDOTIM NEWS | by WebPro.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.