Close Menu
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, November 1
Indotim NewsIndotim News
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Home»RAGAM»Editorial: Tegakkan Hukum, Jangan Biarkan Mafia BBM Kuasai Cirebon. Ataukah Negera Dibiarkan Terus Dipecundangi?
RAGAM

Editorial: Tegakkan Hukum, Jangan Biarkan Mafia BBM Kuasai Cirebon. Ataukah Negera Dibiarkan Terus Dipecundangi?

Indotim NewsBy Indotim NewsSeptember 8, 2025Updated:September 8, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Email WhatsApp

CIREBON– Kasus dugaan praktik mafia BBM bersubsidi di Cirebon semakin menyita perhatian publik.

Laporan media mengenai aktivitas penyedotan solar bersubsidi menggunakan kendaraan modifikasi, yang diduga mengalir ke perusahaan tertentu, seharusnya menjadi pintu masuk bagi aparat penegak hukum untuk bertindak.

Namun, hingga kini, respons di tingkat Polres Cirebon Kota, terkesan belum sepadan dengan besarnya persoalan, apalagi geliat PT. Pmp milik IS.

Kesan “pembiaran” inilah yang menimbulkan tanda tanya serius: apakah hukum di Cirebon benar-benar hadir untuk melindungi kepentingan rakyat kecil, atau justru rentan diintervensi oleh kekuatan modal?

Dugaan ini tentu tidak boleh dibiarkan tanpa klarifikasi dan tindakan nyata dari aparat berwenang.

Praktik penyelewengan distribusi BBM bersubsidi bukan sekadar pelanggaran administratif.

Ia merugikan negara hingga miliaran rupiah, sekaligus mencederai hak masyarakat yang seharusnya memperoleh subsidi energi. Ironisnya, jaringan mafia BBM diduga dengan mudah menguasai jalur distribusi hingga ke pelabuhan strategis seperti Kejawanan, Karangsong, dan Pelindo.

Pengamat kebijakan publik Abdul Rahman,  mengingatkan bahwa pembiaran terhadap praktik semacam ini hanya akan memperkuat persepsi negatif masyarakat terhadap aparat penegak hukum.

Jika kesan tidak adanya penindakan terus berlanjut, publik wajar mempertanyakan adanya potensi “permainan” di balik layar.

Negara tidak boleh memberi ruang bagi mafia energi untuk mengendalikan distribusi barang vital yang menyangkut hajat hidup rakyat.

Karena itu, desakan masyarakat agar Polda Jawa Barat hingga Mabes Polri turun tangan menjadi relevan. Penelusuran menyeluruh, transparan, dan bebas dari konflik kepentingan sangat dibutuhkan agar dugaan jaringan mafia BBM di Cirebon dapat benar-benar terungkap.

Negara sudah menegaskan,  membiarkan dugaan mafia BBM beroperasi tanpa kendali sama saja dengan mengkhianati amanat konstitusi.

Aparat hukum tidak boleh gentar menghadapi kelompok yang bermain di sektor energi. Cirebon, dan Indonesia secara keseluruhan, tidak boleh menjadi surga mafia, sementara rakyat kecil terus menjadi korban.

SLIDER
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Email
Indotim News
  • Website

Related Posts

OPINI: Dibalik Klaim “SOP” Penggerebekan Ponpes Santriwati Sukoharjo, Aurat Bukan Formalitas!

November 1, 2026

OPINI: Penggerebekan Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an, “Polisi Berama Masyarakat?”

Oktober 31, 2026

200 Personel Brimob Sulsel Bersihkan Pasar, Masjid, hingga Kanal

Oktober 30, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

  • Berita Terkini
  • Post Popular

OPINI: Dibalik Klaim “SOP” Penggerebekan Ponpes Santriwati Sukoharjo, Aurat Bukan Formalitas!

November 1, 2026

Tak Terhalang Jeruji, Lapas Perempuan Sungguminasa Bersama KPU Kab. Gowa Pastikan Hak Pilih Warga Binaan Terpenuhi

Oktober 31, 2026

Langkah Sehat, Semangat Menguat! Lapas Perempuan Sungguminasa Dukung Kompetisi Kebugaran “Satu Sehat”

Oktober 31, 2026

OPINI: Penggerebekan Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an, “Polisi Berama Masyarakat?”

Oktober 31, 2026

Pastor Yance Yogi dari Intan Jaya; Uskup Merauke urus umat, bukan sibuk pemekaran wilayah

Mei 29, 2022

DPC Pandawa Pattingalloang Gowa Laksanakan Rapat Persiapan Pelantikan

Agustus 15, 2022

OPINI: Dibalik Klaim “SOP” Penggerebekan Ponpes Santriwati Sukoharjo, Aurat Bukan Formalitas!

November 1, 2026

Antara WikiLeaks dan SBY, Siapa Bohong?

Agustus 1, 2014
Berita Terbaru
  • OPINI: Dibalik Klaim “SOP” Penggerebekan Ponpes Santriwati Sukoharjo, Aurat Bukan Formalitas!
  • Tak Terhalang Jeruji, Lapas Perempuan Sungguminasa Bersama KPU Kab. Gowa Pastikan Hak Pilih Warga Binaan Terpenuhi
  • Langkah Sehat, Semangat Menguat! Lapas Perempuan Sungguminasa Dukung Kompetisi Kebugaran “Satu Sehat”
  • OPINI: Penggerebekan Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an, “Polisi Berama Masyarakat?”
  • 200 Personel Brimob Sulsel Bersihkan Pasar, Masjid, hingga Kanal
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Indeks Berita
© 2026 INDOTIM NEWS | by WebPro.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.