Close Menu
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, April 21
Indotim NewsIndotim News
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Home»RAGAM»Editorial: Tegakkan Hukum, Jangan Biarkan Mafia BBM Kuasai Cirebon. Ataukah Negera Dibiarkan Terus Dipecundangi?
RAGAM

Editorial: Tegakkan Hukum, Jangan Biarkan Mafia BBM Kuasai Cirebon. Ataukah Negera Dibiarkan Terus Dipecundangi?

Indotim NewsBy Indotim NewsSeptember 8, 2025Updated:September 8, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Email WhatsApp

CIREBON– Kasus dugaan praktik mafia BBM bersubsidi di Cirebon semakin menyita perhatian publik.

Laporan media mengenai aktivitas penyedotan solar bersubsidi menggunakan kendaraan modifikasi, yang diduga mengalir ke perusahaan tertentu, seharusnya menjadi pintu masuk bagi aparat penegak hukum untuk bertindak.

Namun, hingga kini, respons di tingkat Polres Cirebon Kota, terkesan belum sepadan dengan besarnya persoalan, apalagi geliat PT. Pmp milik IS.

Kesan “pembiaran” inilah yang menimbulkan tanda tanya serius: apakah hukum di Cirebon benar-benar hadir untuk melindungi kepentingan rakyat kecil, atau justru rentan diintervensi oleh kekuatan modal?

Dugaan ini tentu tidak boleh dibiarkan tanpa klarifikasi dan tindakan nyata dari aparat berwenang.

Praktik penyelewengan distribusi BBM bersubsidi bukan sekadar pelanggaran administratif.

Ia merugikan negara hingga miliaran rupiah, sekaligus mencederai hak masyarakat yang seharusnya memperoleh subsidi energi. Ironisnya, jaringan mafia BBM diduga dengan mudah menguasai jalur distribusi hingga ke pelabuhan strategis seperti Kejawanan, Karangsong, dan Pelindo.

Pengamat kebijakan publik Abdul Rahman,  mengingatkan bahwa pembiaran terhadap praktik semacam ini hanya akan memperkuat persepsi negatif masyarakat terhadap aparat penegak hukum.

Jika kesan tidak adanya penindakan terus berlanjut, publik wajar mempertanyakan adanya potensi “permainan” di balik layar.

Negara tidak boleh memberi ruang bagi mafia energi untuk mengendalikan distribusi barang vital yang menyangkut hajat hidup rakyat.

Karena itu, desakan masyarakat agar Polda Jawa Barat hingga Mabes Polri turun tangan menjadi relevan. Penelusuran menyeluruh, transparan, dan bebas dari konflik kepentingan sangat dibutuhkan agar dugaan jaringan mafia BBM di Cirebon dapat benar-benar terungkap.

Negara sudah menegaskan,  membiarkan dugaan mafia BBM beroperasi tanpa kendali sama saja dengan mengkhianati amanat konstitusi.

Aparat hukum tidak boleh gentar menghadapi kelompok yang bermain di sektor energi. Cirebon, dan Indonesia secara keseluruhan, tidak boleh menjadi surga mafia, sementara rakyat kecil terus menjadi korban.

SLIDER
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Email
Indotim News
  • Website

Related Posts

Ketika Wartawan TVRI ini Dikepung Puluhan Orang yang Akan Usir Keluarganya dari Rumah

April 18, 2026

ANALISIS: Apakah Instruksi Presiden itu Berlaku Soal Penegakan Hukum mafia BBM Solar Subsidi di Sulsel? (Bag.114)

April 18, 2026

ANALISIS: Menggagas Penegakan Tipikor, Potong Rantai Mafia Solar. Benarkah tak Ada Ruang Bagi Pelaku Kejahatan di Sulsel? (Bag.113)

April 16, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

  • Berita Terkini
  • Post Popular

Komitmen Tegas, Lapas Perempuan Sungguminasa Deklarasikan Zero Narkoba dan Handphone Ilegal Tahun 2026

April 20, 2026

Lapas Maros Hadirkan Pembinaan Humanis bagi Warga Binaan Lansia

April 19, 2026

Ketika Wartawan TVRI ini Dikepung Puluhan Orang yang Akan Usir Keluarganya dari Rumah

April 18, 2026

ANALISIS: Apakah Instruksi Presiden itu Berlaku Soal Penegakan Hukum mafia BBM Solar Subsidi di Sulsel? (Bag.114)

April 18, 2026

Pastor Yance Yogi dari Intan Jaya; Uskup Merauke urus umat, bukan sibuk pemekaran wilayah

Mei 29, 2022

DPC Pandawa Pattingalloang Gowa Laksanakan Rapat Persiapan Pelantikan

Agustus 15, 2022

Antara WikiLeaks dan SBY, Siapa Bohong?

Agustus 1, 2014

Komitmen Tegas, Lapas Perempuan Sungguminasa Deklarasikan Zero Narkoba dan Handphone Ilegal Tahun 2026

April 20, 2026
Berita Terbaru
  • Komitmen Tegas, Lapas Perempuan Sungguminasa Deklarasikan Zero Narkoba dan Handphone Ilegal Tahun 2026
  • Lapas Maros Hadirkan Pembinaan Humanis bagi Warga Binaan Lansia
  • Ketika Wartawan TVRI ini Dikepung Puluhan Orang yang Akan Usir Keluarganya dari Rumah
  • ANALISIS: Apakah Instruksi Presiden itu Berlaku Soal Penegakan Hukum mafia BBM Solar Subsidi di Sulsel? (Bag.114)
  • Semarak Kebersamaan di Balik Tembok: Porseni HBP ke-62 Resmi Dibuka di Lapas Perempuan Sungguminasa
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Indeks Berita
© 2026 INDOTIM NEWS | by WebPro.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.