Maros – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Maros bekerja sama dengan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Maros menggelar pelatihan kemandirian pembuatan roti Maros bagi warga binaan. Kegiatan ini dibuka secara resmi pada hari Rabu, 29 Oktober 2025, pukul 10.00 WITA di Aula Dalam Lapas Kelas IIB Maros.
Pelatihan ini diikuti oleh 20 warga binaan Lapas Kelas IIB Maros. Acara pembukaan diawali dengan sambutan dari pihak Lapas Kelas IIB Maros, dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Lapas Maros dan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Maros.
Pelatihan ini direncanakan akan berlangsung selama 10 hari. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan kemandirian warga binaan di bidang produksi roti khas Maros. Diharapkan, setelah mengikuti pelatihan ini, warga binaan memiliki bekal keterampilan yang dapat digunakan setelah bebas dari masa hukuman.
Kepala Lapas Kelas IIB Maros Ali Imran menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian bagi warga binaan.
“Kami berharap pelatihan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi warga binaan, sehingga mereka memiliki keterampilan yang berguna dan dapat mandiri setelah keluar dari Lapas,” ujarnya.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Maros. to berharap kerjasama ini dapat terus berlanjut dan memberikan kontribusi positif bagi pembinaan warga binaan di Lapas Kelas IIB Maros. (*)

