MAKASSAR– Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Sulawesi Selatan menggelar donor darah massal di Lapangan Karebosi, Makassar, Selasa (23/12), sebagai bagian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Satpam ke-45.
Kegiatan ini melibatkan sekitar 500 peserta dari kalangan satpam, pengguna jasa pengamanan, dan perwakilan Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) se-Sulawesi Selatan, bekerja sama dengan Abujapi, Asosiasi Pengamanan Swasta Indonesia (APSI), PMI Makassar, serta Pemerintah Kota Makassar.
Kombespol Anang Triarsono, SIK., M.Si., Direktur Binmas Polda Sulsel, memantau langsung acara yang didampingi Ketua PMI Kota Makassar, Syamsu Rizal (Deng Ical).
“Acara ini diselenggarakan bersama PMI Cabang Makassar yang menyediakan fasilitas dan tenaga medis untuk proses donor yang aman dan terstandarisasi,” ujar Anang.
Ia menekankan donor darah sebagai wujud kepedulian satpam terhadap masyarakat. “Di hari jadi kami, kami ingin berbagi manfaat dan harapan bagi yang membutuhkan,” tambahnya.
Analisis awal menunjukkan kegiatan ini tidak hanya memperingati ulang tahun ke-45 satpam, tapi juga memperkuat peran mereka di luar pengamanan fisik menuju kontribusi sosial berkelanjutan.
Data partisipasi 500 orang mencerminkan sinergi efektif antara penegak hukum, swasta, dan pemerintah daerah, yang berpotensi tingkatkan stok darah PMI Makassar hingga 20-30% dari target bulanan, mengingat kebutuhan darah di Sulsel mencapai 1.500 kantong per bulan berdasarkan laporan PMI tahun 2024.
Rangkaian acara HUT Satpam telah dimulai sejak 9 Desember 2025 dengan penyaluran bantuan sosial (bansos) ke panti asuhan di Makassar bersama BUJP.
Selanjutnya, ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Panaikang dijadwalkan 30 Desember 2025, diikuti puncak syukuran pada 8 Januari 2026 yang dirangkai pengumuman lomba dan penghargaan satpam berprestasi.
Kombespol Anang menambahkan, inisiatif ini dirancang untuk nilai kemanusiaan sekaligus mempererat kolaborasi lembaga penegak hukum, pengamanan swasta, dan masyarakat.
“Kami berharap menjadi contoh peringatan HUT lain yang lebih berorientasi manfaat sosial,” pungkasnya. (*)

