MAKASSAR– Rekaman video yang menunjukkan dugaan pelangsiran bahan bakar minyak (BBM) subsidi di SPBU Makassar menjadi Vital di sejumlah platform media sosial.
Namun, tudingan pelangsiran BBM di SPBU di depan Pabrik Coca cola, Biringkanayya Makassar, ditampik oleh manager SPBU, Andi.
“Wah, salah kaprah itu, kami tidak menjual BBM subsidi, video viral itu adalah Dexlite (BBM Non Subsidi),” ucap Manager SPBU ini.
Bahkan, management SPBU tersebut, berencana melaporkan sejumlah akun medsos yang memviralkan video itu.
Sementara, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Selatan langsung merespons dengan rencana penyelidikan terhadap tudingan isi konten yang viral
Direktur Krimsus Polda Sulsel, Kombes Pol.Andri Ananta Yudhistira, Kamis (13/3) kepada wartawan di Mapolda Sulsel menyatakan, timnya baru melihat video tersebut dan segera akan menganalisisnya untuk verifikasi fakta.
“Kami minta rekaman viral dari media, lalu teliti dulu sebelum tindak lanjut,” ujar Andri.
Penyelidikan mencakup pemeriksaan konten video dan kunjungan langsung ke lokasi di kawasan depan pabrik Coca-Cola, Makassar.
Andri menjamin polisi bertindak cepat jika terbukti ada pelanggaran distribusi BBM. (*)

