Maros – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Maros melaksanakan kegiatan Pembekalan Petugas dalam Program Strategi Pelayanan Holistik Terintegrasi bagi Warga Binaan Lansia Pemasyarakatan (SAPA LANSIA PAS). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kapasitas petugas dalam memberikan pelayanan yang optimal, humanis, dan sesuai dengan kebutuhan warga binaan lanjut usia Jum’at, (30/10/2026).
Pembekalan ini menghadirkan narasumber dari Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Maros serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A Dalduk-KB) Kabupaten Maros yang merupakan bagian dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Kehadiran kedua narasumber diharapkan dapat memperluas wawasan petugas mengenai dukungan lintas sektor dalam penyelenggaraan pelayanan bagi warga binaan lansia.
Materi pembekalan diarahkan untuk memperkuat pemahaman petugas mengenai pentingnya pelayanan yang memperhatikan kondisi, kebutuhan, serta keterbatasan warga binaan lansia. Pendekatan tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang inklusif, bermartabat, dan berorientasi pada pemenuhan hak asasi manusia.
Melalui kegiatan ini, petugas juga diharapkan mampu mengembangkan pola pelayanan yang lebih responsif terhadap kebutuhan warga binaan lansia. Sinergi dengan instansi terkait menjadi salah satu upaya untuk mendukung pelayanan yang menyeluruh, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar hingga pemberian dukungan sosial sesuai dengan kewenangan masing-masing pihak.
Kepala Lapas Kelas IIB Maros, Ali Imran, menegaskan bahwa pembekalan tersebut merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan, khususnya bagi warga binaan lanjut usia.
“Melalui program SAPA LANSIA PAS, kami ingin memastikan bahwa warga binaan lansia memperoleh pelayanan yang layak, humanis, dan sesuai dengan kebutuhannya. Untuk itu, petugas perlu memiliki pemahaman serta kemampuan yang memadai dalam memberikan pendampingan,” ujar Imran.
Pelaksanaan pembekalan ini menjadi bagian dari komitmen Lapas Maros dalam mengembangkan Program SAPA LANSIA PAS sebagai strategi pelayanan holistik dan terintegrasi. Dengan peningkatan kapasitas petugas serta dukungan lintas sektor, program ini diharapkan mampu memperkuat penyelenggaraan layanan bagi warga binaan lansia yang berkelanjutan, berkualitas, dan berlandaskan prinsip penghormatan terhadap hak asasi manusia. (*)

