Close Menu
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, Juli 8
Indotim NewsIndotim News
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Home»Indotimnews»Antara WikiLeaks dan SBY, Siapa Bohong?
Indotimnews

Antara WikiLeaks dan SBY, Siapa Bohong?

admininBy admininAgustus 1, 2014Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Email WhatsApp

IMG_20140801_142459Jakarta– Data WikiLeaks tentang dugaan korupsi pengadaan uang RI di Australia yang menyeret sejumlah kepala negara dan mantan kepala negara, mengundang kontraversi. Kuatkah informasinya, ataukah fitnah semata?

Mantan Jubir Presiden Abdurrahman Wahid, Adhie M Massardi, justru meyakini informasi WikiLeaks tidak main-main alias bisa jadi benar adanya.
“WikiLeaks yang digagas Julian Assange, tentulah bukan kategori situs penyebar hoax atau kelompok jejaring sosmed yang kerjanya menebar fitnah atas pesanan orang atau parpol tertentu,” ungkap Adhie kepada INILAHCOM di Jakarta, Jumat (1/8/2014).
Assange, lanjut Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) itu, punya semangat besar untuk membongkar berbagai rahasia, terutama dari pemerintahan AS dan Australia serta beberapa negara Eropa yang berhubungan dengan korupsi dan pelanggaran HAM.
“Jadi apa yang diungkap WikiLeaks adalah fakta rahasia (atau yang dirahasiakan) negara tertentu demi menjaga hubungan baik,” paparnya.
Nah, kalau sudah begitu, lanjutnya, akan sia-sia belaka apabila ada pihak-pihak yang ‘tersengat’, melakukan bantahan atas informasi yang dilansir WikiLeaks. “Apalagi bila yang membantah orang yang oleh rakyatnya sendiri dibilang pembohong,” tandasnya.
Asal tahu saja, Presiden SBY telah membantah informasi WikiLeaks yang menyebut adanya andil Susilo Bambang Yudhoyono dan Megawati Soekarnoputri dalam dugaan korupsi pengadaan uang kertas di Australia pada 1999. Bantahan itu disampaikan SBY di kediamannya, Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (31/7/2014).
“Saya berharap pemerintah Australia mengeluarkan statement yang terang agar nama baik Megawati dan saya tidak dicemarkan. Agar tidak muncul kecurigaan,” kata presiden.
Kalau sudah begitu, siapa yang berbohong dong? Apalagi Kedutaan Besar Australia di Jakarta menegaskan, tidak adanya keterlibatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan mantan Presiden Megawati Soekarnoputri dalam kasus Securency yang dikabarkan melibatkan sejumlah tokoh politik di Asia Pasifik, sebagaimana diberitakan Wikileaks. .(Inilah.com)

SLIDER
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Email
adminin
  • Website

Related Posts

Nobar Piala Dunia Yonif TP 859/RBK Bersama Masyarakat Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat di Supiori

Juli 7, 2026

Di Balik Sorak Piala Dunia, Ada Kehangatan yang Menyatukan Prajurit Yonif TP 859/RBK dan Masyarakat di Supiori

Juli 5, 2026

Patroli Malam, Langkah Sunyi Prajurit Yonif TP 859/RBK Demi Rasa Aman Masyarakat Supiori

Juli 5, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

  • Berita Terkini
  • Post Popular

Nobar Piala Dunia Yonif TP 859/RBK Bersama Masyarakat Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat di Supiori

Juli 7, 2026

FKJI Desak Aparat Hukum Segera Selidiki Muhammad Basri Terkait Polemik yang Mengguncang Gowa

Juli 6, 2026

Di Balik Sorak Piala Dunia, Ada Kehangatan yang Menyatukan Prajurit Yonif TP 859/RBK dan Masyarakat di Supiori

Juli 5, 2026

Patroli Malam, Langkah Sunyi Prajurit Yonif TP 859/RBK Demi Rasa Aman Masyarakat Supiori

Juli 5, 2026

Pastor Yance Yogi dari Intan Jaya; Uskup Merauke urus umat, bukan sibuk pemekaran wilayah

Mei 29, 2022

DPC Pandawa Pattingalloang Gowa Laksanakan Rapat Persiapan Pelantikan

Agustus 15, 2022

Antara WikiLeaks dan SBY, Siapa Bohong?

Agustus 1, 2014

Nobar Piala Dunia Yonif TP 859/RBK Bersama Masyarakat Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat di Supiori

Juli 7, 2026
Berita Terbaru
  • Nobar Piala Dunia Yonif TP 859/RBK Bersama Masyarakat Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat di Supiori
  • FKJI Desak Aparat Hukum Segera Selidiki Muhammad Basri Terkait Polemik yang Mengguncang Gowa
  • Di Balik Sorak Piala Dunia, Ada Kehangatan yang Menyatukan Prajurit Yonif TP 859/RBK dan Masyarakat di Supiori
  • Patroli Malam, Langkah Sunyi Prajurit Yonif TP 859/RBK Demi Rasa Aman Masyarakat Supiori
  • Dugaan Penyelundupan Solar Subsidi Jalur Laut di Siwa Dipergunjingkan, APH Diharap Ungkap Dalangnya
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Indeks Berita
© 2026 INDOTIM NEWS | by WebPro.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.