MAKASSAR– Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan digelar pada 20 November 2024 di Sulawesi Selatan, berbagai elemen masyarakat menyerukan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban.
Ketua Gerakan Pelajar Mahasiswa Garda Nusantara (GEMA) Sulsel, Ansar Makkasau, secara tegas mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu bersama kepolisian dalam menciptakan Pilkada yang damai.
“Aktivis dan tokoh masyarakat Sulsel menyadari bahwa potensi gesekan dan ketegangan antarpendukung calon dapat terjadi, namun dengan adanya semangat kebersamaan dan pengawasan yang ketat dari pihak keamanan, segala bentuk gangguan dapat diminimalisir,” ucap Ansar, Selasa (1/10/24).
Dalam beberapa Pilkada sebelumnya, kata Ketua GEMA Sulsel, Sulawesi Selatan dikenal sebagai salah satu provinsi dengan dinamika politik yang tinggi, namun masyarakat diharapkan bisa mengambil pelajaran dari pengalaman tersebut untuk menjaga perdamaian dalam proses demokrasi kali ini.
Ansar Makkasau mengungkapkan keyakinannya terhadap kemampuan aparat kepolisian di Sulawesi Selatan, khususnya di bawah kepemimpinan Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Yudhiawan Wibisono.
Menurutnya, kepolisian telah menunjukkan komitmen kuat untuk mengawal proses Pilkada ini agar berjalan lancar tanpa gangguan keamanan.
“Kami percaya di bawah kepemimpinan Kapolda Yudhiawan Wibisono, Pilkada di Sulsel akan sukses terlaksana dengan aman dan damai,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ansar mengajak semua elemen masyarakat, dari pemuda hingga tokoh masyarakat, untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kondusivitas jelang Pilkada. “Ini bukan hanya tugas aparat, tetapi juga tanggung jawab kita semua sebagai warga negara untuk memastikan bahwa Pilkada ini berjalan damai tanpa adanya konflik atau provokasi,” tambahnya.
Dengan adanya kolaborasi antara masyarakat dan pihak kepolisian, diharapkan Pilkada serentak di Sulawesi Selatan dapat menjadi contoh keberhasilan pesta demokrasi yang aman, tertib, dan damai. Aktivis serta organisasi masyarakat lainnya juga menggelar kampanye edukasi dan sosialisasi terkait pentingnya menjaga persatuan demi terciptanya Pilkada yang kondusif. (*)

