MAKASSAR– Puluhan mahasiswa yang tergabung Aktivis Mahasiswa Kota Makassar (AMM), mendesak Presiden Jokowi pecat dan penjarakan Yaqut Cholil Qoumas.
Desakan ini diteriakkan saat melakukan aksi unjuk rasa, Sabtu (26/2)22), di ruas pertigaan Tello Makassar. Akibat analogi yang menyamakan suara Adzan dengan gonggongan anjing.
Mustamin selaku Jendral lapangan dalam orasinya mengatakan, ketika melihat daripada negara indonesia iyalah negara yang kemudian sangat menjunjung tinggi nilai nilai pancasila kemudia juga negara indonesia iyalah negara yang dihiasi dengan bermacam macam budaya agama maka sudah barang tentu harus menjunjung tinggi rasa toleransi
“Staetmen yang kemudian dikeluarkan oleh pejabat negara tersebut tidak wajar dan sangat berpengaruh bagi kehidupan masyarakat di indonesia maka sudah barang tentu hal seperti harus secepatnya ditindak lanjuti oleh presiden jokowi” ucapnya
adapun yang disampaikan oleh satu massa aksi Yakni Gian carlo iyah menegaska bahwa hal tersebut juga sangat bertantang dengan uud KUHP pasal 156 (a) indonesia melarang setiap orang yang dengan sengaja dimuka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan yang bersifat permusuhan, penyalagunaan, atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di indonesia.
tuntutan daripada massa aksi yakni pecat dan penjarakan mentri agama yaqut cholil Qoumas sebagai bentuk pelajaran bagi pejabat lainnya. (*)
