Close Menu
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, Juli 22
Indotim NewsIndotim News
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Home»HUKRIM»Sidak SPBU Bone: Tampilan Publik, Solusi “Tak Nyata”
HUKRIM

Sidak SPBU Bone: Tampilan Publik, Solusi “Tak Nyata”

Indotim NewsBy Indotim NewsJuli 22, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Email WhatsApp

BONE — Sidak Pemerintah Kabupaten Bone bersama PT Pertamina Patra Niaga ke sejumlah SPBU pada Selasa (21/7/2026) tampak tak lebih dari ritual publik, meski pemerintah menyatakan pasokan Solar subsidi aman, antrean panjang di lapangan masih terjadi dan menimbulkan tanda tanya besar tentang efektivitas pengelolaan distribusi BBM bersubsidi.

Langkah sidak pantas mendapatkan apresiasi bila dimaknai sebagai upaya pengawasan.

Namun LBH Kenustra Bone menilai tindakan itu belum menjawab inti masalah. Ketua LBH, Andi Asrul Amri, menyorot dua masalah mendasar: kebocoran informasi pelaksanaan sidak dan ketiadaan keterbukaan hasil temuan yang riil.

Menurutnya, sidak menjadi semacam panggung apabila undangan atau jadwal sudah bocor ke grup WhatsApp sehari sebelum tindakan.

“Kalau sudah bocor, sidak berisiko menjadi acara seremonial bukan upaya penyelesaian,” katanya.

LBH Kenustra sebenarnya sudah lebih dulu mengajukan langkah proaktif: surat resmi dikirimkan ke BPH Migas, PT Pertamina Patra Niaga, dan Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM meminta evaluasi tata kelola distribusi Solar subsidi di Bone.

Lembaga ini menegaskan bahwa problem bukan sekadar ketersediaan stok, melainkan distribusi dan pengawasan yang tidak efektif sehingga antrean terus berulang.

Pertanyaan krusial yang terlontar dari kritik ini layak mendapat jawaban publik, bukan klaim sepihak: jika stok benar-benar aman, mengapa antrean tetap muncul?

Apakah ada kebocoran informasi yang membuat pelaksana di SPBU menyiapkan stok hanya untuk momen pemeriksaan? Sejauh mana data distribusi (jumlah kuota per SPBU, realisasi pengiriman harian, titik alokasi) dibuka ke publik atau kepada lembaga pengawas lokal?

Permintaan LBH Kenustra cukup konkret, buka hasil evaluasi sidak, jelaskan temuan lapangan, uraikan tindakan perbaikan yang akan dilakukan, dan tetapkan target penyelesaian yang terukur.

Tanpa itu, pernyataan resmi tentang “ketersediaan aman” hanya menjadi narasi penenang yang tak menyentuh pengalaman warga yang setiap hari menghadapi antrean.

Ada pula aspek tata kelola yang perlu mendapat perhatian: sistem antrean panjang dapat mencerminkan masalah alokasi kuota, pengaturan prioritas konsumen, praktik distribusi yang tidak konsisten, atau lemahnya pengawasan penyaluran di titik akhir.

Pengawasan forma baik oleh pemerintah daerah maupun regulator nasional harus mampu memotong rantai kegagalan ini melalui data terbuka dan audit distribusi rutin.

LBH Kenustra menegaskan komitmennya untuk mengawal masalah penyaluran Solar subsidi di Bone sampai ada perbaikan nyata. Pernyataan itu mengajukan standar sederhana bagi pemerintah: sidak yang baik adalah sidak yang melahirkan perubahan.

Jika, setelah pemeriksaan, antrean masih menjadi pemandangan sehari-hari, publik berhak mempertanyakan apa yang sebenarnya berubah dan siapa yang bertanggung jawab.
Pertanyaan untuk Pemda dan Pertamina yang perlu dijawab cepat:

Apakah ada perubahan alokasi kuota per SPBU sebelum dan setelah sidak? Tunjukkan datanya.

Siapa yang mengetahui jadwal sidak dan bagaimana informasinya bisa bocor?
Tindakan konkret apa yang diambil untuk mencegah antrean berulang dalam 7–14 hari ke depan?

Apakah hasil evaluasi akan dipublikasikan lengkap, termasuk rekomendasi dan tenggat pelaksanaannya?

Tanpa jawaban terbuka dan langkah nyata, sidak akan tetap terlihat seperti ritual publik menghibur sesaat, tapi gagal menyelesaikan masalah yang dirasakan warga.

LBH Kenustra sudah menaruh harapan pada evaluasi menyeluruh; kini giliran pemerintah dan Pertamina menunjukkan bahwa pengawasan bukan sekadar tampil di depan kamera, melainkan memperbaiki sistem sehingga antrean panjang tak lagi menjadi keluhan rutin. (*)

SLIDER
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Email
Indotim News
  • Website

Related Posts

Prajurit Yonif TP 859/RBK Latih Drumband Siswa SD YPK Diaspora Sorindoweri Melalui Program PINTAR, Wujud Membangun Karakter Generasi Papua

Juli 21, 2026

Bukan Sekadar Final Piala Dunia, Tetapi Momen yang Menyatukan Hati Prajurit Yonif TP 859/RBK dan Masyarakat Supiori

Juli 20, 2026

Asrama Inklusif SMK Muhammadiyah Manggarai Timur

Juli 20, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

  • Berita Terkini
  • Post Popular

Sidak SPBU Bone: Tampilan Publik, Solusi “Tak Nyata”

Juli 22, 2026

Prajurit Yonif TP 859/RBK Latih Drumband Siswa SD YPK Diaspora Sorindoweri Melalui Program PINTAR, Wujud Membangun Karakter Generasi Papua

Juli 21, 2026

79 Narapidana Risiko Tinggi Asal Sulawesi Selatan Dipindahkan ke Nusakambangan, Kanwil Ditjenpas Sulsel Perkuat Keamanan dan Efektivitas Pembinaan

Juli 20, 2026

Bukan Sekadar Final Piala Dunia, Tetapi Momen yang Menyatukan Hati Prajurit Yonif TP 859/RBK dan Masyarakat Supiori

Juli 20, 2026

Pastor Yance Yogi dari Intan Jaya; Uskup Merauke urus umat, bukan sibuk pemekaran wilayah

Mei 29, 2022

DPC Pandawa Pattingalloang Gowa Laksanakan Rapat Persiapan Pelantikan

Agustus 15, 2022

Sidak SPBU Bone: Tampilan Publik, Solusi “Tak Nyata”

Juli 22, 2026

Antara WikiLeaks dan SBY, Siapa Bohong?

Agustus 1, 2014
Berita Terbaru
  • Sidak SPBU Bone: Tampilan Publik, Solusi “Tak Nyata”
  • Prajurit Yonif TP 859/RBK Latih Drumband Siswa SD YPK Diaspora Sorindoweri Melalui Program PINTAR, Wujud Membangun Karakter Generasi Papua
  • 79 Narapidana Risiko Tinggi Asal Sulawesi Selatan Dipindahkan ke Nusakambangan, Kanwil Ditjenpas Sulsel Perkuat Keamanan dan Efektivitas Pembinaan
  • Bukan Sekadar Final Piala Dunia, Tetapi Momen yang Menyatukan Hati Prajurit Yonif TP 859/RBK dan Masyarakat Supiori
  • Asrama Inklusif SMK Muhammadiyah Manggarai Timur
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Indeks Berita
© 2026 INDOTIM NEWS | by WebPro.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.