Close Menu
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, April 20
Indotim NewsIndotim News
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Home»RAGAM»Unjuk Rasa Aliansi Mahasiswa Merdeka Sebut Mahasiswa KKN Mega Rezky di Jeneponto Ikut Promosikan Calon Wakil Bupati
RAGAM

Unjuk Rasa Aliansi Mahasiswa Merdeka Sebut Mahasiswa KKN Mega Rezky di Jeneponto Ikut Promosikan Calon Wakil Bupati

Indotim NewsBy Indotim NewsAgustus 8, 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Email WhatsApp

MAKASSAR– Aliansi Mahasiswa Merdeka menggelar aksi unjuk rasa di fly over dan LLDIKTI wilayah lX terkait mahasiswa KKN Megarezky di Kabupaten Jeneponto yang akhir-akhir ini membuat gaduh, lantaran aksi mahasiswa KKN Megarezky yang mempersuasi masyarakat lokasi KKN untuk memilih salah satu balon kandidat wakil bupati di kabupaten Jeneponto.

Perlu diketahui bahwa universitas Megareski melepas mahasiswa KKN sejumlah 606 orang mahasiswa yang terdiri dari 4 fakultas yang disebar di kabupaten Jeneponto di 39 desa yang tersebar dik Kelurahan Arungkeke, Bangkala, Batang, Kelara, Tarowang dan Turatea yang berlangsung selama satu bulan mulai 1 Agustus hingga 31 Agustus 2024.

Menurut Issang selaku jendral Aliansi Mahasiswa Merdeka, aksi mahasiswa KKN Megarezky yang mempromosikan salah satu kandidat bakal calon wakil bupati di kabupaten Jeneponto dengan menampilkan gambar dan foto salah satu bakal kandidat berpotensi membuat gaduh dan mengganggu proses tahapan Pemilukada.

Berangkat dari upaya itu aliansi mahasiswa merdeka melakukan investigasi lapangan sehingga menemukan fakta bahwa mahasiswa KKN Megarezky dijadikan mesin politik oleh pihak kampus secara terstruktur dan massif.

“Temuan kami dilapangan memang ada perintah birokrat kampus untuk mengarahkan mahasiswa KKN untuk mengkampanyekan Muhammad Noer alim Qalby Alimuddin karna setiap kegiatan mahasiswa KKN diinstruksikan dari prodi masing-masing untuk memposting setiap kegiatan dengan hastag kita Qalby Jeneponto bisa yang kami temukan dalam dalam beberapa grup watshap,’ tutur Issang.

“Upaya birokrasi kampus universitas Megareski melibatkan kegiatan KKN menjadi agenda politik praktis menciderai tri dharma pendidikan serta menjadi preseden yang buruk bagi seluruh perguruan tinggi di republik ini pada umumnya terkhusus kota Makassar,” ujar orator ALIANSI MAHASISWA MERDEKA di depan LLDIKTI,

Adapun tuntutan dari aliansi mahasiswa merdeka, mereka mengutuk keras civitas akademika universitas Megarezky serta menuntut rektor universitas Megarezky untuk mundur dari jabatannya dan mendesak LLDIKTI wilayah lX untuk memberikan sanksi tegas terhadap universitas Megarezky yang telah mempolitisir kegiatan KKN secara terstruktur dan massif.

“Aksi hari ini adalah aksi prakondisi selanjutnya kami akan mengkaji lebih jauh lagi terkait tindakan asusila terhadap dunia pendidikan yang dilakukan Mohammad Noer alim Qalby demi memenuhi hasrat berkuasanya, tidak menutup kemungkinan kami akan melakukan aksi unjuk rasa di KPU dan Bawaslu terkait tindakan Muhammad Noer alim Qalby yang telah mempolitisir kegiatan KKN mahasiswa Megarezky,” tegasnya.

Setelah berorasi secara bergantian pengunjuk rasa dari Aliansi mahasiswa merdeka melakukan audiens dengan pihak LLDIKTI. Selang beberapa menit pengunjuk rasa membubarkan diri dengan tertib. (*)

SLIDER
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Email
Indotim News
  • Website

Related Posts

Ketika Wartawan TVRI ini Dikepung Puluhan Orang yang Akan Usir Keluarganya dari Rumah

April 18, 2026

ANALISIS: Apakah Instruksi Presiden itu Berlaku Soal Penegakan Hukum mafia BBM Solar Subsidi di Sulsel? (Bag.114)

April 18, 2026

ANALISIS: Menggagas Penegakan Tipikor, Potong Rantai Mafia Solar. Benarkah tak Ada Ruang Bagi Pelaku Kejahatan di Sulsel? (Bag.113)

April 16, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

  • Berita Terkini
  • Post Popular

Lapas Maros Hadirkan Pembinaan Humanis bagi Warga Binaan Lansia

April 19, 2026

Ketika Wartawan TVRI ini Dikepung Puluhan Orang yang Akan Usir Keluarganya dari Rumah

April 18, 2026

ANALISIS: Apakah Instruksi Presiden itu Berlaku Soal Penegakan Hukum mafia BBM Solar Subsidi di Sulsel? (Bag.114)

April 18, 2026

Semarak Kebersamaan di Balik Tembok: Porseni HBP ke-62 Resmi Dibuka di Lapas Perempuan Sungguminasa

April 18, 2026

Pastor Yance Yogi dari Intan Jaya; Uskup Merauke urus umat, bukan sibuk pemekaran wilayah

Mei 29, 2022

DPC Pandawa Pattingalloang Gowa Laksanakan Rapat Persiapan Pelantikan

Agustus 15, 2022

Antara WikiLeaks dan SBY, Siapa Bohong?

Agustus 1, 2014

Lapas Maros Hadirkan Pembinaan Humanis bagi Warga Binaan Lansia

April 19, 2026
Berita Terbaru
  • Lapas Maros Hadirkan Pembinaan Humanis bagi Warga Binaan Lansia
  • Ketika Wartawan TVRI ini Dikepung Puluhan Orang yang Akan Usir Keluarganya dari Rumah
  • ANALISIS: Apakah Instruksi Presiden itu Berlaku Soal Penegakan Hukum mafia BBM Solar Subsidi di Sulsel? (Bag.114)
  • Semarak Kebersamaan di Balik Tembok: Porseni HBP ke-62 Resmi Dibuka di Lapas Perempuan Sungguminasa
  • Menata diri dengan Iman, Warga Binaan Rutan Makassar Aktif Ikuti Pengajian
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Indeks Berita
© 2026 INDOTIM NEWS | by WebPro.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.