MAKASSAR– Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, S.H., S.IK., M.Si. SENIN (24/3) ingatkan kepada seluruh personel Polrestabes Makassar, pentingnya menjaga citra Polri, khususnya melalui perilaku di media sosial, yang dapat memengaruhi persepsi publik terhadap institusi kepolisian.
Ia menegaskan, bahwa gaya hidup mewah atau hedon yang dipertontonkan di media sosial, terutama saat mengenakan pakaian dinas, dapat menimbulkan kecemburuan sosial dan merusak citra Polri di mata masyarakat.
“Jika tidak bisa mengangkat citra Polri, minimal jangan menjadi pihak yang menjatuhkannya,” ujarnya.
Kapolrestabes Makassar juga mengingatkan personel untuk tidak memposting konten berlebihan, seperti foto mobil mewah, rumah megah, atau perhiasan yang mencolok, demi menjaga kepercayaan publik.
Dalam kesempatan itu, Kapolrestabes juga mendorong penggunaan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.
Menurutnya, media sosial adalah alat yang efektif untuk menyampaikan informasi positif dan membangun hubungan baik dengan masyarakat, namun dapat menjadi bumerang jika disalahgunakan.
Ia menekankan bahwa penampilan di dunia maya mencerminkan tidak hanya kepribadian individu, tetapi juga reputasi institusi Polri secara keseluruhan.
Selain persoalan media sosial, Kombes Pol Arya Perdana juga menggarisbawahi pentingnya menjaga soliditas antaranggota Polri. Dalam pesannya, ia mengingatkan bahwa kerja sama, saling menghormati, dan saling mendukung adalah kunci memperkuat sinergi di lingkungan kepolisian.
“Kita harus saling membantu jika ada musibah, bukan saling menjatuhkan. Dengan demikian, soliditas yang kuat dapat terbangun dalam institusi Polri,” tambahnya.
Kapolrestabes Makassar berharap bahwa pesan-pesan tersebut dapat diterapkan oleh seluruh personel sebagai upaya memperbaiki dan menjaga citra Polri di mata masyarakat.
Dengan langkah ini, diharapkan Polrestabes Makassar dapat menjadi contoh institusi yang profesional, humanis, dan dicintai oleh masyarakat. (**).

