Close Menu
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, Agustus 29
Indotim NewsIndotim News
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Home»RAGAM»Pertamina Tegas: SPBU Nakal Siap Dijerat hingga Sanksi Pidana
RAGAM

Pertamina Tegas: SPBU Nakal Siap Dijerat hingga Sanksi Pidana

Indotim NewsBy Indotim NewsApril 1, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Email WhatsApp

Jakarta – PT Pertamina (Persero) menunjukkan komitmen tegas dalam menindak pelanggaran yang dilakukan oleh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang tidak mematuhi aturan.

Wakil Direktur Utama Pertamina, Wiko Migantoro, menyatakan bahwa izin operasi SPBU ‘nakal’ dapat dicabut, bahkan kasusnya bisa diproses hingga ke ranah pidana.

Penindakan ini merupakan langkah nyata Pertamina untuk melindungi konsumen sekaligus menjaga integritas layanan.

“Kami tidak segan melakukan tindakan tegas, mulai dari suspensi hingga pencabutan izin operasi. Jika diperlukan, SPBU yang terbukti melanggar akan diproses secara pidana,” tegas Wiko dalam konferensi pers di Grha Pertamina, Jakarta, Kamis (27/3/2025).

Langkah ini juga telah diterapkan pada SPBU 34.431.11 di Jalan Alternatif Sentul, Kabupaten Bogor, yang disegel setelah ditemukan pelanggaran pada Rabu (19/3/2025).

Keputusan tegas ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Menteri Perdagangan Budi Santoso dan Polri.

Dalam kunjungan ke lokasi penyegelan, Budi menyampaikan apresiasinya terhadap kerja sama antara Kementerian Perdagangan, Pertamina Patra Niaga, dan Polri dalam merespons aduan masyarakat terkait praktik kecurangan di SPBU.

Ia menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap alat ukur, takar, dan perlengkapan metrologi legal agar masyarakat tidak dirugikan.

“Kami mengingatkan pengusaha SPBU untuk mematuhi aturan yang berlaku. Praktik curang seperti pengurangan takaran sangat merugikan konsumen dan akan ditindak tegas,” ujar Budi. Ia juga memastikan pemerintah terus memantau dan melakukan inspeksi secara berkala untuk mencegah pelanggaran berulang.

Direktur Tipidter Bareskrim Polri, Brigjen Polisi Nunung Syaifuddin, mengungkap temuan praktik pengurangan volume BBM menggunakan alat tambahan elektronik yang dipasang secara ilegal pada dispenser BBM.

“Komponen ini terbukti mencurangi takaran BBM yang diterima konsumen. Tindakan tersebut melanggar hukum dan menyebabkan kerugian signifikan bagi masyarakat,” jelasnya.

Nunung menambahkan bahwa kepolisian akan terus mengawasi praktik ilegal seperti ini dan memberikan sanksi berat kepada pelaku.

“Pengusaha SPBU yang melanggar akan dikenai tindakan hukum. Ini menjadi peringatan bagi semua pelaku usaha untuk tidak bermain curang, karena cepat atau lambat, kecurangan akan terungkap dan ditindak tegas,” pungkasnya.

Langkah-langkah tegas ini diharapkan dapat memberikan efek jera kepada pengelola SPBU yang mencoba merugikan konsumen.

Selain itu, Pertamina juga berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan rutin terhadap SPBU guna memastikan BBM yang diterima masyarakat sesuai dengan takaran dan kualitas yang dijanjikan.

Melalui tindakan yang konsisten dan transparan, Pertamina bersama aparat penegak hukum menunjukkan tekad untuk melindungi hak-hak konsumen.

Dengan demikian, masyarakat dapat menikmati layanan BBM yang adil, berkualitas, dan terpercaya, tanpa harus khawatir akan adanya kecurangan dari pihak penyedia layanan. (*)

SLIDER
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Email
Indotim News
  • Website

Related Posts

KOLOM: Mengapa Kejahatan Daring ‘Passobis’ di Sulsel Sulit Diberangus?

Agustus 26, 2026

Maulid Nabi Jadi Momentum Satbrimob Polda Sulsel Perkuat Polri Presisi dan Kepedulian Sosial

Agustus 25, 2026

KOLOM: Sindikat Passobis Sidrap dan Alarm Sulsel

Agustus 24, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

  • Berita Terkini
  • Post Popular

Tingkatkan Kesiapsiagaan, Petugas Lapas Perempuan Sungguminasa Ikuti Habituasi Sarana Keamanan Borgol

Agustus 29, 2026

KOLOM: Mengapa Kejahatan Daring ‘Passobis’ di Sulsel Sulit Diberangus?

Agustus 26, 2026

Maulid Nabi Jadi Momentum Satbrimob Polda Sulsel Perkuat Polri Presisi dan Kepedulian Sosial

Agustus 25, 2026

Tegakkan Zero Halinar, Tim Patnal Kanwil Ditjenpas Sulsel Gelar Sidak di Lapas Perempuan Sungguminasa

Agustus 25, 2026

Pastor Yance Yogi dari Intan Jaya; Uskup Merauke urus umat, bukan sibuk pemekaran wilayah

Mei 29, 2022

DPC Pandawa Pattingalloang Gowa Laksanakan Rapat Persiapan Pelantikan

Agustus 15, 2022

Antara WikiLeaks dan SBY, Siapa Bohong?

Agustus 1, 2014

Kapan Pembangunan Pertanian di Camba Bisa Tersentuh Pemkab Maros ?

Agustus 2, 2014
Berita Terbaru
  • Tingkatkan Kesiapsiagaan, Petugas Lapas Perempuan Sungguminasa Ikuti Habituasi Sarana Keamanan Borgol
  • KOLOM: Mengapa Kejahatan Daring ‘Passobis’ di Sulsel Sulit Diberangus?
  • Maulid Nabi Jadi Momentum Satbrimob Polda Sulsel Perkuat Polri Presisi dan Kepedulian Sosial
  • Tegakkan Zero Halinar, Tim Patnal Kanwil Ditjenpas Sulsel Gelar Sidak di Lapas Perempuan Sungguminasa
  • KOLOM: Sindikat Passobis Sidrap dan Alarm Sulsel
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Indeks Berita
© 2026 INDOTIM NEWS | by WebPro.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.