Close Menu
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, Oktober 10
Indotim NewsIndotim News
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Home»EKOBIS»Angkasa Pura I : Gunakan Sistem Single Security Check Poin
EKOBIS

Angkasa Pura I : Gunakan Sistem Single Security Check Poin

admininBy admininSeptember 13, 2014Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Email WhatsApp

IMG_20140913_150145-1-1Makassar– PT. Angkas Pura I Bandara Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar memperketat barang-barang bawaan (bagasi) calon penumpang dan penumpang transit yang masuk ke area bandara.
Pengetatan ini dilakukan untuk memberikan proteksi dan kenyamanan dalam area bandara internasional itu. Salah satu teknologi informasi yang digunakan adalah Single Security Check Point atau diistilahkan SCP1.
Menurut General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar Yanus Suprayogi kepada wartawan  Jumat (12/9/2014) di ruang kerjanya, bahwa pada prinsipnya penggunaan SCP1 untuk memproteksi keselamatan dan kenyamanan baik itu calon penumpang ataupun penumpang yang transit di bandara,” ujar Yanus Suprayogi.
Lebih lanjut dengan sistem SCP1, pihaknya akan memantau seluruh barang-barang bawaan yang akan dimasukkan ke dalam bagasi. Pemantauan dengan sistem monitor komputer yang terpusat (tersentral) ini, hanya berkonsentrasi pada satu komando.
“Dengan sistem SCP1 ini kami lebih fokus dalam proses security check poin karena hanya berpusat pada satu komando,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya memang secara korporate, ingin lebih meningkatkan keamanan. Pasalnya, dalam akhir bulan ini dan kemungkinan hingga akhir tahun banyak sekali peristiwa yang dapat mengancam keselamatan dan kenyamanan penumpang.
Begitu ketatnya sistem pengaman bandara dengan memanfaatkan teknologi SCP1, ia menyarankan agar seluruh masyarakat untuk tidak melakukan hal-hal yang dilarang dalam area bandara.
“Jangan sekali-kali membawa barang-barang yang dilarang, jenis barang yang berbahaya, karena bagaimanapun kami akan ketahui dengan cepat dengan adanya monitor komputer sistem single security check poin yang kami gunakan,” kata Yanus Prayogi yang mewanti-wanti masyarakat untuk menghindari membawa barang-barang yang dilarang masuk di kawasan bandar udara internasional Sultan Hasanuddin Makassar.
Terpisah, Kepala bidang humas Angkasa Pura I memaparkan modus yang di lakukan oleh tersangka. Banyak masyarakat mempertanyakan keamanan dengan pemberlakukan singgel SCP apakah bandara sudah aman.
Humas PT Angkasa Pura I  Rio Hendarto menambahkan, dengan menggunakan sistem single security check poin (SCP1), ternyata berhasil mengamankan sejumlah barang-barang bawaan yang terlarang.
Ia menyebutkan, terhitung sejak tanggal 2 hingga 9 September 2014, pihaknya telah mengamankan sebanyak 15 butir amunisi plus 1 unit magazine. Bahkan, tanggal 12 September 2014, pihaknya kembali mengamankan sebanyak 30 butir amunisi ilegal dan menemukan sebanyak 60 kilogram daging anjing yang akan dikirim ke Jayapura.
“Kami mengamankan 45 butir amunisi, satu buah magazine dan 60 kilogram daging anjing. Daging anjing ini terbagi dalam 3 koli, masing-masing seberat 20 kilogram per kolinya,” sebut Rio.
Amunisi itu didapatkan Jumat, (12/9/2014) kemarin dibawa oleh calon penumpang atas nama Muh Ali, seorang mahasiswa sebuah Perguruan Tinggi Swasta di Makassar. Amunisi tersebut sedianya akan dibawa ke Jayapura, Propinsi Papua.
“Muh Ali ini menyimpan amunisinya dalam sebuah ransel warna hitam. Amunisi yang dibawa termasuk ilegal karena tidak mengantongi ijin-ijin penggunaan senpi dan amnuisi,” jelasnya.
Rio hendarto menambahkan, selain Muh Ali yang membawa amunizi ilegal, juga diamankan amunisi yang dibawa oleh seorang anggota Polda Gorontalo atas nama Adi Pradana. Namun menurut humas ini, terhadap seorang anggota baik TNI maupun Polri, tidak dilarang membawa amunisi atau magazine, hanya saja prosedurnya barang tersebut harus dititipkan pada petugas single security check poin.
“kalau misalnya yang membawa senpi atau amunisi itu seorang anggota TNI atau dari Polri, tentu tidak dilarang. Hanya mekanismenya harus dititip dulu di SCP1, nanti setelah tiba di tempat tujuan baru kami akan serahkan kembali,” pungkasnya.
Editor : Andi A Effendy

SLIDER
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Email
adminin
  • Website

Related Posts

Istri Tewas Ditikam, Suami Diduga Bakar Diri di Gowa. Begini Penjelasan Kapolresta Gowa

Oktober 6, 2026

Bakti Teritorial HUT TNI ke-81: Makan Gratis untuk Warga Mangasa

Oktober 5, 2026

Polemik Gowa: Bupati Angkat Bicara soal Gangguan Proses Hukum

Oktober 4, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

  • Berita Terkini
  • Post Popular

Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Kepercayaan Diri, Kepala Lapas Perempuan Sungguminasa Ikuti Pertemuan Rutin PIPAS se-Sulawesi Selatan

Oktober 10, 2026

Lapas Perempuan Sungguminasa Ikuti Monitoring dan Evaluasi Capaian Kinerja dan Anggaran Triwulan III Tahun 2026

Oktober 10, 2026

Wujudkan Layanan Berbasis HAM, Lapas Perempuan Sungguminasa Fasilitasi Hak Beribadah dan Pembinaan Mental Warga Binaan

Oktober 10, 2026

Setara Tanpa Sekat: Posyandu Lapas Perempuan Sungguminasa Pastikan Hak Kesehatan Anak Terpenuhi

Oktober 9, 2026

Pastor Yance Yogi dari Intan Jaya; Uskup Merauke urus umat, bukan sibuk pemekaran wilayah

Mei 29, 2022

DPC Pandawa Pattingalloang Gowa Laksanakan Rapat Persiapan Pelantikan

Agustus 15, 2022

Antara WikiLeaks dan SBY, Siapa Bohong?

Agustus 1, 2014

Kapan Pembangunan Pertanian di Camba Bisa Tersentuh Pemkab Maros ?

Agustus 2, 2014
Berita Terbaru
  • Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Kepercayaan Diri, Kepala Lapas Perempuan Sungguminasa Ikuti Pertemuan Rutin PIPAS se-Sulawesi Selatan
  • Lapas Perempuan Sungguminasa Ikuti Monitoring dan Evaluasi Capaian Kinerja dan Anggaran Triwulan III Tahun 2026
  • Wujudkan Layanan Berbasis HAM, Lapas Perempuan Sungguminasa Fasilitasi Hak Beribadah dan Pembinaan Mental Warga Binaan
  • Setara Tanpa Sekat: Posyandu Lapas Perempuan Sungguminasa Pastikan Hak Kesehatan Anak Terpenuhi
  • Pastikan Keamanan Tetap Prima, Jajaran Kamtib Lapas Perempuan Sungguminasa Laksanakan Pengecekan Rutin Sarpras
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Indeks Berita
© 2026 INDOTIM NEWS | by WebPro.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.