Gowa – Ketua Formateur Satuan Pelajar dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila (PP) Sulawesi Selatan Hasrul Kaharuddin, atau biasa disapa Bung Aroel, mengatakan bahwa salah satu tujuan lahirnya organisasi SAPMA PP adalah meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia dibidang ilmu Pengetahuan dan Teknologi, hal ini berarti SAPMA PP senantiasa menciptakan kader-kader yang militan, berkualitas dan tentunya berintelektual yang senantiasa menjunjung nama baik dan marwah organisasi Minggu, (3/4/2022).
Bung Aroel Menjelaskan, bahwa sebagai seorang kader terkhususnya SAPMA PP yang kaya akan Nilai-nilai moral dan intelektual harus paham dengan Manajemen rumah tangga sendiri, harus tau dengan aturan organisasi sendiri, harus tau AD/ART organisasi maupun Peraturan Organisasi (PO).
“Menyalahi dan melanggar aturan-aturan AD/ART sendiri berarti telah mencederai Marwah Organisasi SAPMA PP, memunafikkan akan hal tersebut menjadi pertanyaan besar bagi kita apakah benar dia seorang Kader atau hanya seorang yang bersembunyi di balik atribut SAPMA PP dan mengatasnamakan dirinya sebagai Kader SAPMA Pemuda Pancasila,” Jelasnya.
Lanjut ,Bung Aroel, SAPMA PP bersifat Otonom, memiliki aturan tersendiri dan mengatur tentang Muscab ataupun Muscablub.
“SAPMA PP adalah perangkat Organisasi yang dimiliki ormas Pemuda Pancasila yang sifatnya Otonom, berdiri sendiri, memiliki Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga sendiri, sehingga dalam pelaksanaan Muscab ataupun Muscablub, harus dihadiri oleh unsur PW (Pengurus Wilayah) dan SK PC (Pengurus Cabang) pun harus ditandatangani oleh setingkat diatasnya yaitu PW Sulsel,” Jelasnya.
Lanjut ketua formateur SAPMA PP Provinsi Sulsel ini, jika ada yang melaksanakan Muscab atau Muscablub tanpa dihadiri oleh unsur PW serta SK-nya tidak ditandatangani oleh PW, itu artinya tidak SAH dan tidak sesuai dengan AD/ART dan PO Organisasi, kita bisa katakan kader-kader tersebut telah Cacat dalam berorganisasi dan telah merusak nama baik SAPMA PP.
Kemarin ketika pelaksanaan Muswil II SAPMA PP Provinsi Sulsel di Rujab Balaikota Makassar, telah hadir rombongan Pengurus Pimpinan Cabang SAPMA PP Kab. Gowa yang sah, dan mereka sudah menjelaskan mengenai kondisi di Gowa bahwa ada oknum yang tersesat dan berusaha mempertontonkan kebodohannya dan mengaku dirinya Kader SAPMA PP bahkan sudah melaksanakan muscablub atas Nama SAPMA PP GOWA.
“Saya tegaskan Muscablub itu Tidak Sah, karena sudah sangat jelas hal ini menyalahi Peraturan Organisasi internal SAPMA itu sendiri,”Ucapnya.
Diketahui bahwa Abdullah Abbas serta Muhiddin Erang atas nama ormas Pemuda Pancasila Gowa yang telah dibekukan pertanggal 1 Maret 2022 melakukan muscablub SAPMA PP yang ilegal dan telah menunjuk Maman Alkali sebagai ketua.
Mereka itu merupakan Oknum yang mengatasnamakan ormas Pemuda Pancasila Gowa dan SAPMA PP Gowa yang kemudian melaksanakan Muscablub tanpa di hadiri oleh Pengurus Wilayah SAPMA PP Sulsel, tanpa kepesertaan yang jelas, tanpa komisariat sebagai pemilik suara, dan tidak benar muscab/muscablub SAPMA PP itu dilakukan oleh ormas Pemuda Pancasila, karena SAPMA punya aturan main sendiri.
“Tentunya kami akan menelusuri oknum-oknum yang lain yang mengatasnamakan muscablub SAPMA PP ini, karena adalah bentuk Kebohongan Publik dan dalam waktu dekat ini akan kami bawa ke ranah hukum, siapapun yang terlibat dibelakang akan kami Laporkan karena ini sudah jelas-jelas merusak nama baik SAPMA PP,” Tegas Ketua SAPMA PP Provinsi Sulsel.
Bung Aroel Ketua SAPMA PP Povinsi Sulsel ini pun mengajak seluruh Kader-Kader SAPMA PP Provinsi Sulawesi-selatan khususnya Kab. Gowa untuk bersinergi dan berjalan sesuai AD/ART atau Peraturan Organisasi. (*)
