MAKASSAR– Rencana penutupan pendaftaran Mahasiswa Baru Universitas Muslim Indonesia (Maba UMI) Tahun ajaran 2022-2023 Tanggal 11 Juli, diperpanjang hingga 20 Juli 2022.
Hal tersebut dipaparkan Rektor UMI, Prof Basri Modding saat menggelar konferensi pers di Rektorat UMI, Kamis (7/7/22).
“Animo masyarakat begitu besar terhadap perguruan tinggi berakreditasi institusi unggul ini, sehingga pendaftaran diperpanjang,” terang Rektor UMI.
Ditambahkan, setiap tahunnya UMI memiliki kuota terbatas penerimaan mahasiswa baru, namun peminat UMI makin banyak, sehingga sejumlah pendaftar di tahun ajaran ini belum sempat menyelesaikan proses pendaftarannya dengan sempurna.
“Setiap tahunnya UMI hanya me nerima sesuai dengan kuota yang disiapkan 4.500. Namun liat tahun ini jauh lebih besar dibanding tahun sebelumnya sehingga kita dinaikkan 6.500,” beber Prof Basri Modding.
‘Kuota yang disiapkan tahun ajaran ini untuk seluruh fakultas yang ada. Oleh karena itu kita berharap agar segera mendaftarkan diri dan bagi yang belum menyelesaikan proses pendaftaran,” ucap Rektor didampingi sejumlah wakil rektor UMI.
Lain halnya dengan Fakultas Kedokteran dan Farmasi. fakultas ini ucap rektor, sudah memenuhi kuota yang menumpuk, sehingga 11 Juli sudah dilakukan tes.
Saat ditanya soal SPP mahasiswa, Basri Modding mengaku, selama menjadi rektor di UMI (4 tahun) belum pernah terjadi kenaikan, dengan dalih melihat kondisi ekonomi masyarakat.
Ia menambahkan, saat ini sudah ada 10.000 camaba UMI telah mengambil formulir, namun yang mengembalikan baru 50 persen.(*)

