Close Menu
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, Juli 8
Indotim NewsIndotim News
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Home»DAERAH»Aliansi Petani Nelayan Mahasiswa Gelar Aksi Jilid II di Kantor Camat Sambi Rampas, Desak Pemerintah Permudah Rekomendasi BBM
DAERAH

Aliansi Petani Nelayan Mahasiswa Gelar Aksi Jilid II di Kantor Camat Sambi Rampas, Desak Pemerintah Permudah Rekomendasi BBM

Indotim NewsBy Indotim NewsSeptember 29, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Email WhatsApp

POTA — Ratusan warga dari kalangan petani, nelayan, dan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Petani Nelayan Mahasiswa Menggugat kembali menggelar aksi demonstrasi jilid II di depan Kantor Camat Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, Senin (29/9).

Mereka mendesak Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur untuk mempercepat dan mempermudah proses penerbitan rekomendasi pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi.

Aksi ini merupakan lanjutan dari gelombang protes pertama yang digelar tiga minggu lalu. Keresahan masyarakat semakin memuncak sejak kebijakan baru Pemerintah Daerah Manggarai Timur diberlakukan, yakni rekomendasi pembelian BBM untuk kebutuhan pertanian dan perikanan harus diurus melalui Dinas Pertanian serta Dinas Kelautan dan Ekbang Migas.

Kebijakan tersebut dinilai mempersulit akses masyarakat kecil karena jarak dan birokrasi yang berbelit.

Dalam orasi bergantian, para demonstran menuntut agar kewenangan penerbitan rekomendasi dikembalikan ke tingkat desa dan kelurahan demi mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Mereka menilai pemerintah daerah abai terhadap kondisi petani dan nelayan yang membutuhkan BBM untuk mengairi lahan jagung, bawang, serta mengoperasikan perahu dan alat tangkap ikan.

Selain mendesak pemerintah daerah, massa aksi juga menuntut manajemen SPBU Pota agar tetap memberikan layanan pembelian BBM menggunakan jeriken, seperti yang selama ini dilakukan masyarakat.

Situasi sempat memanas saat aparat keamanan berupaya membubarkan massa sebelum audiensi berlangsung.

Beberapa peserta aksi menuding adanya oknum yang diduga dikirim oleh pihak tertentu untuk memprovokasi massa dengan membawa minuman beralkohol.

“Kami hanya meminta pelayanan tidak dipersulit, tapi mengapa kami diperlakukan seperti musuh?” teriak salah satu peserta aksi.

Di hadapan massa, Baba Cong selaku perwakilan manajemen SPBU Pota berjanji akan memberikan jawaban atas tuntutan masyarakat paling lambat esok hari.

Ia menyebut pihaknya masih menunggu koordinasi final dari pihak kecamatan dan dinas terkait mengenai kebijakan pembelian solar dan pertalite maksimal 10 liter per hari bagi masing-masing petani dan nelayan.

Namun ultimatum pun dilayangkan. Sugianto, Koordinator Aliansi Petani Nelayan Mahasiswa Menggugat, menegaskan bahwa jika hingga Kamis depan belum ada keputusan jelas, maka aksi akan dilanjutkan ke jilid III dengan jumlah massa yang lebih besar.

Ia bahkan menyatakan bahwa masyarakat dan mahasiswa sepakat untuk menolak kedatangan Bupati Manggarai Timur di wilayah Sambi Rampas apabila tuntutan mereka diabaikan.

“Hari ini kami datang baik-baik. Jika hak kami sebagai rakyat kecil tetap disia-siakan, maka kami akan datang kembali dengan cara yang lebih besar dan lebih tegas,” tutup Sugianto disambut sorakan massa.

Aksi berakhir dengan pengawalan ketat aparat sambil menunggu keputusan resmi dari pemerintah daerah. (*)

SLIDER
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Email
Indotim News
  • Website

Related Posts

Nobar Piala Dunia Yonif TP 859/RBK Bersama Masyarakat Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat di Supiori

Juli 7, 2026

Di Balik Sorak Piala Dunia, Ada Kehangatan yang Menyatukan Prajurit Yonif TP 859/RBK dan Masyarakat di Supiori

Juli 5, 2026

Patroli Malam, Langkah Sunyi Prajurit Yonif TP 859/RBK Demi Rasa Aman Masyarakat Supiori

Juli 5, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

  • Berita Terkini
  • Post Popular

Nobar Piala Dunia Yonif TP 859/RBK Bersama Masyarakat Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat di Supiori

Juli 7, 2026

FKJI Desak Aparat Hukum Segera Selidiki Muhammad Basri Terkait Polemik yang Mengguncang Gowa

Juli 6, 2026

Di Balik Sorak Piala Dunia, Ada Kehangatan yang Menyatukan Prajurit Yonif TP 859/RBK dan Masyarakat di Supiori

Juli 5, 2026

Patroli Malam, Langkah Sunyi Prajurit Yonif TP 859/RBK Demi Rasa Aman Masyarakat Supiori

Juli 5, 2026

Pastor Yance Yogi dari Intan Jaya; Uskup Merauke urus umat, bukan sibuk pemekaran wilayah

Mei 29, 2022

DPC Pandawa Pattingalloang Gowa Laksanakan Rapat Persiapan Pelantikan

Agustus 15, 2022

Antara WikiLeaks dan SBY, Siapa Bohong?

Agustus 1, 2014

Nobar Piala Dunia Yonif TP 859/RBK Bersama Masyarakat Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat di Supiori

Juli 7, 2026
Berita Terbaru
  • Nobar Piala Dunia Yonif TP 859/RBK Bersama Masyarakat Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat di Supiori
  • FKJI Desak Aparat Hukum Segera Selidiki Muhammad Basri Terkait Polemik yang Mengguncang Gowa
  • Di Balik Sorak Piala Dunia, Ada Kehangatan yang Menyatukan Prajurit Yonif TP 859/RBK dan Masyarakat di Supiori
  • Patroli Malam, Langkah Sunyi Prajurit Yonif TP 859/RBK Demi Rasa Aman Masyarakat Supiori
  • Dugaan Penyelundupan Solar Subsidi Jalur Laut di Siwa Dipergunjingkan, APH Diharap Ungkap Dalangnya
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Indeks Berita
© 2026 INDOTIM NEWS | by WebPro.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.