Gowa – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) memberikan berbagai bentuk apresiasi kepada warga binaan yang berkontribusi positif, produktif, dan mengikuti program pembinaan dengan baik. Apresiasi ini bertujuan memotivasi, meningkatkan kreativitas, dan mendukung reintegrasi sosial mereka kembali ke masyarakat.
Jelang hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Perempuan Sungguminasa, Yohani Widayati berikan apresiasi berupa bingkisan lebaran kepada 48 (empat puluh delapan) orang Warga Binaan. Mereka adalah Narapidana yang diberdayakan pada kegiatan ketahanan pangan dan UMKM di Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa, Senin (16/3/2026).
Apresiasi diberikan sebagai bentuk motivasi bagi para Warga Binaan agar terus bersemangat dalam meningkatkan kemampuan kemandirian baik di bidang perkebunan/ pertanian maupun sektor UMKM seperti pengolahan tempe, kerajinan tangan, penjahitan dan tata boga.
Kepala Lapas Perempuan Sungguminasa, Yohani Widayati, yang menyerahkan langsung bingkisan berharap momentum ini dapat meningkatkan gairah warga binaan untuk bisa berkontribusi kepada negara dengan mengikuti program pembinaan kemandirian dengan baik, tepat dan berdaya guna.
“Kami ingin memastikan Warga Binaan yang sebelumnya tidak memiliki keterampilan mendapatkan kesempatan untuk belajar dan meningkatkan keterampilan yang telah kami sediakan. Ini juga merupakan bagian dari pembinaan agar mereka lebih siap ketika kembali ke masyarakat,” Yohani.
Salah satu Warga Binaan yang menerima bingkisan mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Saya sangat senang bisa belajar membuat tempe dan mengolah tempe menjadi kripik untuk kemudian dikomsumsi. Terima kasih kepada pihak Lapas yang sangat memperhatikan kami. Bingkisan ini sangat bermanfaat khususnya bagi kami yang jarang dikunjungi keluarga,” ungkapnya.
Kasi Kegiatan Kerja yang turut mendampingi Kalapas turut bersuka cita atas capaian yang telah dicapai oleh warga binaan melalui pembinaan kemandirian.
” Selain bingkisan lebaran, setiap bulannya mereka yang berkontribusi telah menerima premi untuk selanjutnya mereka gunakan memenuhi kebutuhan tambahan mereka di Lapas,” ujar Bungawali.
Lapas Perempuan Sungguminasa berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan demi mewujudkan pembinaan yang humanis dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup mereka. Dengan adanya apresiasi ini, diharapkan makin banyak Warga Binaan yang termotivasi untuk mengikuti program serupa sehingga memiliki bekal keterampilan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pidananya. (*)

