Gowa — Menghadapi musim kemarau yang berkepanjangan serta potensi kabut asap, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Sungguminasa, Marwati, memimpin langsung kegiatan pemeriksaan kesehatan keliling ke seluruh blok hunian warga binaan, Senin (12/10/1026). Langkah proaktif ini diambil guna memantau kondisi kesehatan warga binaan sekaligus mencegah risiko peningkatan kasus penyakit, khususnya gangguan pernapasan.
Kegiatan peninjauan dilakukan langsung dari kamar ke kamar hunian warga binaan. Dalam giat tersebut, Kalapas Marwati didampingi oleh jajaran pejabat struktural dan tim medis klinik lapas. Selain memeriksa kondisi kesehatan warga binaan, tim juga meninjau sirkulasi udara, kebersihan lingkungan, serta ketersediaan pasokan air bersih di setiap blok hunian. Petugas juga mendata warga binaan yang mengeluh sakit, terutama gejala infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), batuk, dan gangguan kesehatan lainnya.
Marwati menegaskan bahwa penurunan kualitas udara akibat cuaca ekstrem memerlukan respons cepat dan tepat, termasuk dalam pemenuhan hak kesehatan warga binaan.
“Kondisi kemarau saat ini sangat rentan memicu gangguan pernapasan. Melalui pemeriksaan langsung ke kamar-kamar hunian ini, kami ingin memastikan tidak ada warga binaan yang sakit tanpa penanganan medis yang layak. Pemenuhan hak kesehatan mereka tetap menjadi prioritas utama kami,” ujar Marwati di sela-sela peninjauan.
Selain pemeriksaan fisik, tim medis juga memberikan edukasi kepada warga binaan, antara lain imbauan penggunaan masker, pentingnya menjaga asupan cairan tubuh, serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan hunian. Warga binaan yang terindikasi mengalami penurunan daya tahan tubuh atau memiliki keluhan kesehatan serupa langsung diarahkan untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut di klinik Lapas Perempuan Sungguminasa.
Kegiatan ditutup dengan peninjauan sarana sanitasi dan ketersediaan air bersih, memastikan seluruh fasilitas pendukung di blok hunian berfungsi dengan baik dan memadai selama musim kemarau. (*)

