Gowa – Dinas Pemberdayaan perempuan dan Perlindungan anak kabupaten Gowa mengajak masyarakat terutama orang tua agar berperan penting memberikan pemahaman kepada anaknya akan bahaya kekerasan seksual terhadap anak dibawah Umur.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang (Kabid) PPA Dinas Dinas Pemberdayaan perempuan dan Perlindungan anak Kebupaten Gowa, Hj. Sutrawati Rasid saat memberikan edukasi kepada Warga BTN Anak Gowa, Desa Bontoala, Kecamatan Pallangga, Rabu (5/10/2022).
Sutrawati juga meminta kepada warga agar jangan ragu untuk menyampaikan atau melaporkan kepada Dinas Pemberdayaan perempuan dan Perlindungan anak jika menemukan adanya korban kekerasan terhadap perempuan dan anak.
“Jadi kita mengajak masyarakat terutama orang tua ikut berperan melawan pelaku kekerasan terhadap perempuan dan anak. Kita minta juga kalau ada temuan kasus untuk segera melapor, kita akan mengawal kasusnya dan melakukan mediasi,”katanya dihadapan Warga BTN Anak Gowa.
Salah satu kasus yang menjadi perhatian saat ini kata Sutrawati adalah kasus kekerasan seksual terhadap anak dibawah Umur dialami KR (6) oleh pelaku SH (70) merupakan oknum Imam Masjid terjadi di BTN Ana’Gowa, Desa Bontoala.
“Terkait kekerasan seksual yang terjadi di Desa Bontoala tengah kami kawal. Korban kita dampingi, kita juga telah melakukan pemeriksaan psikologi terhadap korban, jadi kita meminta kepada pihak penyidik Polres Gowa agar bekerja secara profesional dengan mempercepat proses penyidikan,”katanya.
Sementara itu, Ditempat yang sama, Kepala Desa Bontoala, Muh Yusuf Muin berharap Dinas terkait intens memberikan sosialisasi dan edukasi kepada warganya tentang penanganan kekerasan perempuan dan kekerasan seksual terhadap anak, dan Mudah-mudahan ini menjadi kasus kekerasan seksual yang petama dan terakhir di Desa Bontoala.
“Tentu kita berharap adanya kolaborasi Pemerintah Desa dan Dinas Pemberdayaan perempuan dan Perlindungan anak memberikan sosialisasi dibeberapa Sekolah Dasar (SD) dan TK. Dan yang terpenting juga peran orang tua dalam memberikan pemahaman kepada anaknya,”harap Muh Yusuf Muin. (Fan)

