Close Menu
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, Mei 24
Indotim NewsIndotim News
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Home»Berita»Industri Petrokimia Bukan Solusi Tenaga Kerja Bulukumba Bulukumba, Februari 2026
Berita

Industri Petrokimia Bukan Solusi Tenaga Kerja Bulukumba Bulukumba, Februari 2026

Indotim NewsBy Indotim NewsFebruari 7, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Email WhatsApp

BULUKUMBA– Rencana penyerapan tenaga kerja melalui pembangunan industri petrokimia di Bulukumba kerap dipromosikan sebagai solusi membuka lapangan kerja. Namun janji tersebut hanyalah solusi palsu yang menyesatkan masyarakat.

Menurut Wa’dil sebagai Koordinator mimbar pada aksi Gerakan Perlawanan Rakyat (GPR) Bontobahari.

“Kebutuhan tenaga kerja memang melonjak saat fase konstruksi pabrik, melibatkan buruh bangunan, teknisi, dan kontraktor. Namun sifatnya sementara. Begitu pabrik beroperasi, kebutuhan tenaga kerja menurun drastis karena proses produksi yang padat teknologi dan otomatisasi. Serapan tenaga kerja jangka panjang tidak sebanding dengan janji awal. 06 Februari 2026

Bulukumba memiliki industri pariwisata berbasis alam, budaya, dan pesisir seperti kawasan Bira yang menyerap tenaga kerja secara berkelanjutan: pemandu wisata, penginapan, kuliner, transportasi, hingga produk lokal.

“Kehadiran industri petrokimia berisiko merusak lingkungan pesisir dan citra destinasi wisata. Jika kualitas laut, pantai, dan udara menurun, wisatawan akan berkurang, sehingga lapangan kerja yang sudah mapan bisa hilang,” lanjut Wa’dil

Sejalan dengan Wa’dil , Fajri salah satu peserta aksi juga mengatakan bahwa “Alih-alih menambah, industri petrokimia justru menggeser sumber penghidupan masyarakat yang lebih berkelanjutan.

Industri petrokimia juga membutuhkan tenaga kerja dengan keahlian khusus, seperti insinyur kimia dan operator mesin canggih.

Posisi kunci biasanya diisi oleh tenaga kerja dari luar daerah. Masyarakat lokal hanya mendapat pekerjaan di level rendah dan sementara, sehingga janji “serapan tenaga kerja besar” tidak berpihak pada warga Bulukumba.” 06 Februari 2026

“Pariwisata dan ekonomi berbasis budaya/ekologi memberi efek berganda yang luas: usaha kecil, kerajinan, kuliner, transportasi lokal. Sebaliknya, industri petrokimia cenderung terpusat dan tertutup, dengan keuntungan mengalir ke perusahaan besar, bukan ke masyarakat sekitar. Jika pariwisata terganggu, masyarakat kehilangan sumber penghasilan yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” papar Fajri

Industri petrokimia bukanlah solusi tenaga kerja bagi Bulukumba. Serapan tenaga kerja hanya bersifat sementara, sementara risiko yang ditimbulkan dapat menghancurkan sektor pariwisata dan ekonomi lokal yang telah terbukti berkelanjutan.

Bulukumba membutuhkan pembangunan yang berpihak pada masyarakat, lingkungan, dan budaya, bukan janji palsu yang mengorbankan masa depan.

“Janji serapan tenaga kerja dari industri petrokimia hanyalah fatamorgana. Yang nyata adalah ancaman terhadap laut, pantai, dan pariwisata kita. Bulukumba tidak butuh pabrik yang menutup sumber penghidupan rakyat, Bulukumba butuh pembangunan yang menjaga alam dan budaya,” tegas Gerakan Perlawanan Rakyat Bulukumba. (*)

SLIDER
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Email
Indotim News
  • Website

Related Posts

Uang Lunas, Tanah Hilang: Warga Gowa Laporkan Penipuan ke Polres

Mei 23, 2026

Gerak Cepat : Lapas Perempuan Sungguminasa Laksanakan Instruksi DirjenPas

Mei 23, 2026

Lapas Perempuan Sungguminasa Lepas Peserta Magang Kemnaker Batch II, Apresiasi Dedikasi dan Capaian Kinerja

Mei 23, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

  • Berita Terkini
  • Post Popular

Uang Lunas, Tanah Hilang: Warga Gowa Laporkan Penipuan ke Polres

Mei 23, 2026

Gerak Cepat : Lapas Perempuan Sungguminasa Laksanakan Instruksi DirjenPas

Mei 23, 2026

Lapas Perempuan Sungguminasa Lepas Peserta Magang Kemnaker Batch II, Apresiasi Dedikasi dan Capaian Kinerja

Mei 23, 2026

Husniah Talenrang Bantah Isu Perselingkuhan, Kuasa Hukum Pastikan Tempuh Jalur Hukum

Mei 23, 2026

Pastor Yance Yogi dari Intan Jaya; Uskup Merauke urus umat, bukan sibuk pemekaran wilayah

Mei 29, 2022

DPC Pandawa Pattingalloang Gowa Laksanakan Rapat Persiapan Pelantikan

Agustus 15, 2022

Antara WikiLeaks dan SBY, Siapa Bohong?

Agustus 1, 2014

Uang Lunas, Tanah Hilang: Warga Gowa Laporkan Penipuan ke Polres

Mei 23, 2026
Berita Terbaru
  • Uang Lunas, Tanah Hilang: Warga Gowa Laporkan Penipuan ke Polres
  • Gerak Cepat : Lapas Perempuan Sungguminasa Laksanakan Instruksi DirjenPas
  • Lapas Perempuan Sungguminasa Lepas Peserta Magang Kemnaker Batch II, Apresiasi Dedikasi dan Capaian Kinerja
  • Husniah Talenrang Bantah Isu Perselingkuhan, Kuasa Hukum Pastikan Tempuh Jalur Hukum
  • Tebar Kepedulian, Lapas Perempuan Sungguminasa Salurkan Bansos untuk Keluarga Warga Binaan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Indeks Berita
© 2026 INDOTIM NEWS | by WebPro.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.