Close Menu
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, Juli 7
Indotim NewsIndotim News
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Home»Berita»Komisi III DPR Uji Calon Pimpinan KPK, Frederik Soroti OTT Sebagai Strategi Utama. Begini Penjelasannya!
Berita

Komisi III DPR Uji Calon Pimpinan KPK, Frederik Soroti OTT Sebagai Strategi Utama. Begini Penjelasannya!

Indotim NewsBy Indotim NewsNovember 18, 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Email WhatsApp

JAKARTA – Komisi III DPR RI memulai proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap 10 calon pimpinan (capim) dan 10 calon dewan pengawas (cadewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (18/11/2024). Proses ini dijadwalkan berlangsung hingga 21 November 2024.

Dalam sesi tersebut, anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat, Irjen Pol (Purn) Frederik Kalalembang, mengangkat pertanyaan terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT), metode yang kerap menjadi sorotan sebagai langkah utama KPK dalam pemberantasan korupsi. Frederik mempertanyakan alasan KPK lebih memilih OTT meskipun telah memiliki dua alat bukti yang cukup untuk melakukan pemanggilan tersangka.

“Kita tahu KPK sering mengedepankan OTT. Padahal, dua alat bukti sering kali sudah ada. Kenapa tidak dilakukan pemanggilan saja? Apa sebenarnya keunggulan OTT dibanding metode lain?” tanya Frederik saat sesi uji kelayakan.

Menanggapi hal tersebut, Komjen Polisi Setyo Budiyanto, calon pimpinan KPK yang pertama menjalani uji kelayakan, menegaskan pentingnya OTT sebagai salah satu pintu masuk untuk mengungkap kasus korupsi yang lebih besar.

“Menurut kami, OTT itu masih sangat diperlukan. Ini adalah pintu masuk yang sering kali membuka jaringan kasus yang lebih luas dan kompleks,” jelas Setyo di hadapan anggota Komisi III DPR.

Setyo juga menambahkan bahwa OTT telah terbukti menjadi metode efektif dalam mengungkap praktik korupsi yang sulit dijangkau hanya dengan pemanggilan tersangka.

Daftar Calon Pimpinan KPK
Komisi III DPR telah menetapkan 10 nama capim KPK yang akan diuji:
1. Agus Joko Pramono (Wakil Ketua BPK periode 2019-2023)
2. Ahmad Alamsyah Saragih (Anggota Ombudsman periode 2016-2020)
3. Djoko Poerwanto (Kapolda Kalteng)
4. Fitroh Rohcahyanto (Mantan Direktur Penuntutan KPK)
5. Ibnu Basuki Widodo (Hakim Pengadilan Tinggi Manado)
6. Ida Budhiati (Mantan Anggota DKPP)
7. Johanis Tanak (Wakil Ketua KPK periode 2019-2024)
8. Michael Rolandi Cesnanta Brata (Mantan Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah DKI)
9. Poengky Indarti (Mantan Komisioner Kompolnas)
10. Setyo Budiyanto (Irjen Kementan)

Daftar Calon Dewan Pengawas KPK
Sementara itu, 10 nama calon dewan pengawas KPK yang diajukan adalah:
1. Benny Jozua Mamoto (Mantan Ketua Harian Kompolnas)
2. Chisca Mirawati (Anggota Asosiasi Bank Asing)
3. Elly Fariani (Mantan Irjen Kemkominfo)
4. Gusrizal (Ketua Pengadilan Tinggi Banjarmasin)
5. Hamdi Hassyarbaini (Presiden Komisaris Superbank)
6. Heru Kreshna Reza (Komisaris Independen PT Asuransi Kredit Indonesia)
7. Iskandar Mz (Mantan Direktur Tipikor Mabes Polri)
8. Mirwazi (Kabid Pemberantasan Narkoba BNN Aceh)
9. Sumpeno (Hakim Pengadilan Tinggi Jakarta)
10. Wisnu Baroto (Staf Ahli Jaksa Agung Muda Bidang Tipidum).

Proses uji kelayakan ini diharapkan menghasilkan pimpinan dan dewan pengawas yang mampu menjaga integritas serta memperkuat langkah pemberantasan korupsi di Indonesia. (*)

SLIDER
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Email
Indotim News
  • Website

Related Posts

Nobar Piala Dunia Yonif TP 859/RBK Bersama Masyarakat Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat di Supiori

Juli 7, 2026

FKJI Desak Aparat Hukum Segera Selidiki Muhammad Basri Terkait Polemik yang Mengguncang Gowa

Juli 6, 2026

Di Balik Sorak Piala Dunia, Ada Kehangatan yang Menyatukan Prajurit Yonif TP 859/RBK dan Masyarakat di Supiori

Juli 5, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

  • Berita Terkini
  • Post Popular

Nobar Piala Dunia Yonif TP 859/RBK Bersama Masyarakat Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat di Supiori

Juli 7, 2026

FKJI Desak Aparat Hukum Segera Selidiki Muhammad Basri Terkait Polemik yang Mengguncang Gowa

Juli 6, 2026

Di Balik Sorak Piala Dunia, Ada Kehangatan yang Menyatukan Prajurit Yonif TP 859/RBK dan Masyarakat di Supiori

Juli 5, 2026

Patroli Malam, Langkah Sunyi Prajurit Yonif TP 859/RBK Demi Rasa Aman Masyarakat Supiori

Juli 5, 2026

Pastor Yance Yogi dari Intan Jaya; Uskup Merauke urus umat, bukan sibuk pemekaran wilayah

Mei 29, 2022

DPC Pandawa Pattingalloang Gowa Laksanakan Rapat Persiapan Pelantikan

Agustus 15, 2022

Antara WikiLeaks dan SBY, Siapa Bohong?

Agustus 1, 2014

Nobar Piala Dunia Yonif TP 859/RBK Bersama Masyarakat Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat di Supiori

Juli 7, 2026
Berita Terbaru
  • Nobar Piala Dunia Yonif TP 859/RBK Bersama Masyarakat Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat di Supiori
  • FKJI Desak Aparat Hukum Segera Selidiki Muhammad Basri Terkait Polemik yang Mengguncang Gowa
  • Di Balik Sorak Piala Dunia, Ada Kehangatan yang Menyatukan Prajurit Yonif TP 859/RBK dan Masyarakat di Supiori
  • Patroli Malam, Langkah Sunyi Prajurit Yonif TP 859/RBK Demi Rasa Aman Masyarakat Supiori
  • Dugaan Penyelundupan Solar Subsidi Jalur Laut di Siwa Dipergunjingkan, APH Diharap Ungkap Dalangnya
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Indeks Berita
© 2026 INDOTIM NEWS | by WebPro.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.