Makassar – Pentingnya menjaga kesehatan dan kestabilan tubuh untuk pola hidup yang sehat dan lingkungan sehat, Tim Klinik Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Makassar tidak henti-hentinya memberikan edukasi kesehatan kepada seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas I Makassar.
Menggandeng Dinas Kesehatan Kota Makassar dan Puskesmas Mangasa Kecamatan Rappocini kota Makassar, gelar penyuluhan kesehatan penyakit menular seks dan Tuberculosis di Lapas Kelas I Makassar, Rabu (5/10).
Bertempat di ruang kunjungan Lapas, penyuluhan ini dibuka oleh Plh. Kepala Bidang Pembinaan Lapas, H. Syafrie menegaskan kepada seluruh warga binaan yang ikut penyuluhan untuk menjadi agen penyambung lidah untuk penanaman hidup sehat di Lapas.
“Saudara-saudara sekalian tolong penyuluhan ini disimak baik-baik untuk edukasi kesehatan dan penanggulangan penyakit-penyakit menular, seperti tbc dan banyak hal. Kalau bisa saudara-saudara yang menyambungkan edukasi ini kepada warga binaan yang lainnya” ungkap H. Syafrie.
Kegiatan ini dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh, drg.Andri Anwar Z,M.Kes, Kabid Yankes Dinas Kesehatan Kota Makassar yang menerangkan bahwa HIV singkatan dari Human Immunodeficiency Virus adalah virus yang merusak sistem kekebalan tubuh, dengan menginfeksi dan menghancurkan sel CD4. Semakin banyak sel CD4 yang dihancurkan, kekebalan tubuh akan semakin lemah, sehingga rentan diserang berbagai penyakit.
“Virus HIV adalah virus yang menyerang tubuh inangnya dengan cara menyerang sistem kekebalan tubuhnya. Bila sistem kekebalan tubuh sudah rusak atau lemah, maka seseorang akan dengan mudahnya terserang berbagai penyakit yang ada di sekitar kita seperti TBC, diare, sakit kulit, dan bebrbagai macam penyakit lainnya” ungkap drg. Andri.
Salah satu tim keesehatan Puskesmas Mangasa juga memberikan pemaparan materi terkait penanggulangan penyebaran penyakit seksual HIV-AIDS, Herpes, dan penyakit menular lainnya.
“Beberapa cara untuk mencegah penularan infeksi HIV/AIDS antara lain Hindari hubungan seks bebas atau berganti-ganti pasangan, Lakukan tes sebelum menikah, Gunakan kondom bila berhubungan seks, Hindari penggunaan jarum suntik atau jarum tindik secara bergantian,” jelasnya. (*)

