Makassar– Lembaga Bantuan Hukum LBH Makassar mengenang 10 tahun kematian Munir pejuang Hak Asasi Manusia HAM di Jalan Jenderal Sudirman Depan Monumen Mandala Minggu Malam (7/9/14).
Salah seorang pimpinan aksi Andul Aziz Dumpa mengatakan kematian Munir sengaja dan direncanakan oleh pihak tertentu yang tidak menyenangi aktifitasnya dalam melawan penindasan yang dilakukan oleh penguasa terhadap kaum yang lemah membongkar praktek – praktek pelanggaran HAM.
Aziz mengatakan diawal kepemimpinan Susilo Bambang Yudoyono SBY berjanji akan menuntaskan kasus – kasus pelanggaran HAM termasuk kasus Munir tetapi SBY dalam dua periode kepemimpinannya tidak menuntaskan kasus pelanggaran HAM sehingga LBH Makassar mengharapkan Jokowi-JK dapat menuntaskan kasus – kasus pelanggaran HAM terutama kasus Munir.
Dalam pernyataan sikapnya LBH Makassar mengutuk pelaku dan otak dibalik kematian pejuang HAM Munir mendesak presiden terpilih dan wakil presiden terpilih Jokowi-JK mendesak kepada Kapolda Sulsel agar memproses hukum kepada anggotanya yang terlibat penembakan warga yang terjadi di Sulsel.(SF/RG)
