Close Menu
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, Agustus 31
Indotim NewsIndotim News
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Home»Berita»Opini: Tutup SPBU Nakal, Cara Matikan Langkah Mafia BBM Solar Subsidi
Berita

Opini: Tutup SPBU Nakal, Cara Matikan Langkah Mafia BBM Solar Subsidi

Indotim NewsBy Indotim NewsNovember 18, 2024Updated:November 18, 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Email WhatsApp

Oleh: Petta Lamarupe’

 Mematikan bisnis mafia BBM solar subsidi memerlukan tindakan tegas dan terukur, salah satunya adalah dengan menutup SPBU nakal yang terlibat dalam kolaborasi atau permufakatan jahat dengan pelangsir atau pengepul solar subsidi yang akan menyalurkan pencolengan solar ke industri ataupun tambang dan lainnya.

Khususnya di Sulsel dan Kota Makassar, SPBU yang terlibat dalam praktik curang ini memungkinkan pengepul untuk mendapatkan solar subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak.

Dengan menutup SPBU yang terbukti bersalah, diharapkan jalur distribusi ilegal ini bisa dihentikan, sehingga BBM subsidi dapat tersalurkan sesuai dengan tujuan awalnya.

Seperti yang dikutip dari sejumlah media yang sudah memberitakan praktek praktek culas ini ada beberapa SPBU nakal yang bermain mata dengan kara pengepul.

Seperti SPBU yang ada di Jalan Perintis Kemerdekaan, jalan tentara Pelajar, SPBU di area Jalan Alauddin, dan sejumlah SPBU nakal lainnya
Namun tak dipungkiri, banyak pula SPBU di Makassar tidak terlibat dalam pencaplokan BBM subsidi untuk rakyat ini

Para pelangsir sering kali menggunakan banyak barcode QR untuk mengelabui sistem dan masyarakat. Dengan memanfaatkan berbagai barcode QR ini, mereka dapat membeli solar subsidi dalam jumlah besar tanpa terdeteksi.

Modus operandi ini membuat mereka bebas melakukan aksi tanpa hambatan. Pengawasan ketat pihak kepolisian dan penerapan teknologi yang lebih canggih perlu diterapkan untuk mencegah penggunaan barcode QR secara ilegal.

Selain itu, para pengepul kerap menggunakan mobil mewah yang tangkinya telah dimodifikasi untuk menampung solar dalam jumlah besar.

Mobil-mobil ini bisa memuat hingga 500 liter solar per sekali angkut, sehingga mereka dapat menyuplai BBM subsidi ke penampung dengan efisien serta meraup keuntungan berlipat ganda.

Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah dan aparat hukum perlu memberlakukan aturan yang lebih ketat terkait modifikasi kendaraan dan melakukan inspeksi rutin terhadap kendaraan yang dicurigai.

Penegakan hukum yang tegas dan kolaborasi antara berbagai pihak, termasuk pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat, sangat penting dalam memerangi bisnis mafia BBM solar subsidi.

Edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai dampak negatif dari praktik penyelewengan ini juga diperlukan.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan distribusi BBM subsidi bisa berjalan dengan lebih transparan dan adil, serta mafia BBM bisa diberantas hingga ke akarnya. Akankah…????

 

Penulis adalah Pemerhati Rakyat Jelata

SLIDER
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Email
Indotim News
  • Website

Related Posts

Tancap Gas di Hari Pertama, Kalapas Perempuan Sungguminasa Dorong Peningkatan Kinerja dan Kreativitas Pegawai

Agustus 31, 2026

Wujudkan Komitmen Bebas Narkoba dan Barang Terlarang, LPP Sungguminasa Gelar Sidak Blok Hunian WBP

Agustus 30, 2026

Tingkatkan Kesiapsiagaan, Petugas Lapas Perempuan Sungguminasa Ikuti Habituasi Sarana Keamanan Borgol

Agustus 29, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

  • Berita Terkini
  • Post Popular

Tancap Gas di Hari Pertama, Kalapas Perempuan Sungguminasa Dorong Peningkatan Kinerja dan Kreativitas Pegawai

Agustus 31, 2026

Wujudkan Komitmen Bebas Narkoba dan Barang Terlarang, LPP Sungguminasa Gelar Sidak Blok Hunian WBP

Agustus 30, 2026

Tingkatkan Kesiapsiagaan, Petugas Lapas Perempuan Sungguminasa Ikuti Habituasi Sarana Keamanan Borgol

Agustus 29, 2026

KOLOM: Mengapa Kejahatan Daring ‘Passobis’ di Sulsel Sulit Diberangus?

Agustus 26, 2026

Pastor Yance Yogi dari Intan Jaya; Uskup Merauke urus umat, bukan sibuk pemekaran wilayah

Mei 29, 2022

DPC Pandawa Pattingalloang Gowa Laksanakan Rapat Persiapan Pelantikan

Agustus 15, 2022

Antara WikiLeaks dan SBY, Siapa Bohong?

Agustus 1, 2014

Kapan Pembangunan Pertanian di Camba Bisa Tersentuh Pemkab Maros ?

Agustus 2, 2014
Berita Terbaru
  • Tancap Gas di Hari Pertama, Kalapas Perempuan Sungguminasa Dorong Peningkatan Kinerja dan Kreativitas Pegawai
  • Wujudkan Komitmen Bebas Narkoba dan Barang Terlarang, LPP Sungguminasa Gelar Sidak Blok Hunian WBP
  • Tingkatkan Kesiapsiagaan, Petugas Lapas Perempuan Sungguminasa Ikuti Habituasi Sarana Keamanan Borgol
  • KOLOM: Mengapa Kejahatan Daring ‘Passobis’ di Sulsel Sulit Diberangus?
  • Maulid Nabi Jadi Momentum Satbrimob Polda Sulsel Perkuat Polri Presisi dan Kepedulian Sosial
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Indeks Berita
© 2026 INDOTIM NEWS | by WebPro.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.