Close Menu
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, Juli 8
Indotim NewsIndotim News
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Home»Indotimnews»Pendukung Berpotensi Pecah, Jokowi Galau
Indotimnews

Pendukung Berpotensi Pecah, Jokowi Galau

admininBy admininSeptember 4, 2014Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Email WhatsApp

IMG_20140904_192338-1-1Jakarta– Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Syarif Hidayat mengungkap Presiden Terpilih periode 2014-2019, Joko Widodo (Jokowi) relatif tidak hirau dengan kekuatan Koalisi Merah Putih (KMP).

Yang bikin Jokowi galau menurut Syarif justru besarnya potensi perpecahan di koalisi partai politik dan para relawan yang mendukungnya.
“Secara kuantitas, dari awal semua tahu jumlah KMP jauh lebih besar dari koalisi pendukung Jokowi yang sejak awal mencanangkan koalisi ramping. Kekuatan KMP sudah tergambar dan dihitung oleh kubu Jokowi. Itu tidak jadi masalah. Hal yang mengganjal saat ini dan membuat Jokowi galau justru muculnya bibit perpecahan partai pendukung dan para relawannya,” kata Syarif ketika dihubungi wartawan, Kamis (4/9).
Koalisi ramping menurut Syarif tentu ideal jika tidak pecah, karena tujuan koalisi ramping menghindari banyaknya konflik kepentingan.
Namun belakangan bibit perpecahan mulai terasa sehingga memaksa Jokowi untuk berusaha menarik beberapa anggota KMP ke barisannya. Jokowi ujarnya, mulai khawatir partai politik yang mengusungnya tidak komit dengan janji awal untuk berkoalisi tanpa syarat.
“Tentu Jokowi khawatir, bibit perpecahan di koalisi pendukungnya mulai muncul. Ini yang membuatnya pusing, sudah kecil dukungan, pecah pula. Ketika akan bergabung dengan koalisi kan tidak ada kontrak politik dalam artian tidak ada bagi-bagi kursi. Yang saya curiga setelah menang partai minta kursi, relawan juga minta kursi, di sinilah mungkin terjadi kontestasi antara relawan dan partai. Jadi persoalan utamanya bukan kwantitas dukungan tapi kualitas dukungan,” imbuhnya.
Pemikiran bahwa dengan tambahan dukungan anggota KMP yang bisa diraih akan meringankan tugas pemerintah karena mendapatkan tambahan dukungan suara di DPR, menurutnya baik saja, selama Jokowi berpijak pada garis kepentingan rakyat dalam membuat program-programnya.
“Selama Jokowi mengedepankan kepentingan rakyat, maka kalau KMP di DPR menentangnya, rakyat yang akan melawannya. Jokowi tidak perlu khawatir tentang KMP, dia hanya harus membuat program-program yang pro rakyat. Tapi jika dia membuat program yang tidak pro rakyat, jangankan KMP, rakyat pun akan berdiri melawannya,” pungkasnya. (fas/jpnn

SLIDER
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Email
adminin
  • Website

Related Posts

Nobar Piala Dunia Yonif TP 859/RBK Bersama Masyarakat Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat di Supiori

Juli 7, 2026

Di Balik Sorak Piala Dunia, Ada Kehangatan yang Menyatukan Prajurit Yonif TP 859/RBK dan Masyarakat di Supiori

Juli 5, 2026

Patroli Malam, Langkah Sunyi Prajurit Yonif TP 859/RBK Demi Rasa Aman Masyarakat Supiori

Juli 5, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

  • Berita Terkini
  • Post Popular

Nobar Piala Dunia Yonif TP 859/RBK Bersama Masyarakat Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat di Supiori

Juli 7, 2026

FKJI Desak Aparat Hukum Segera Selidiki Muhammad Basri Terkait Polemik yang Mengguncang Gowa

Juli 6, 2026

Di Balik Sorak Piala Dunia, Ada Kehangatan yang Menyatukan Prajurit Yonif TP 859/RBK dan Masyarakat di Supiori

Juli 5, 2026

Patroli Malam, Langkah Sunyi Prajurit Yonif TP 859/RBK Demi Rasa Aman Masyarakat Supiori

Juli 5, 2026

Pastor Yance Yogi dari Intan Jaya; Uskup Merauke urus umat, bukan sibuk pemekaran wilayah

Mei 29, 2022

DPC Pandawa Pattingalloang Gowa Laksanakan Rapat Persiapan Pelantikan

Agustus 15, 2022

Antara WikiLeaks dan SBY, Siapa Bohong?

Agustus 1, 2014

Nobar Piala Dunia Yonif TP 859/RBK Bersama Masyarakat Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat di Supiori

Juli 7, 2026
Berita Terbaru
  • Nobar Piala Dunia Yonif TP 859/RBK Bersama Masyarakat Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat di Supiori
  • FKJI Desak Aparat Hukum Segera Selidiki Muhammad Basri Terkait Polemik yang Mengguncang Gowa
  • Di Balik Sorak Piala Dunia, Ada Kehangatan yang Menyatukan Prajurit Yonif TP 859/RBK dan Masyarakat di Supiori
  • Patroli Malam, Langkah Sunyi Prajurit Yonif TP 859/RBK Demi Rasa Aman Masyarakat Supiori
  • Dugaan Penyelundupan Solar Subsidi Jalur Laut di Siwa Dipergunjingkan, APH Diharap Ungkap Dalangnya
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Indeks Berita
© 2026 INDOTIM NEWS | by WebPro.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.