PANIAI– Agus M. Utii akhirnya terpilih menjadi Badan Pengurus Jemaat Rehobot (BPJ) Rehobot Tipakotu, Klasis Paniai Barat, Koordinator Paniai Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua massa periode 2022 – 2027.
Pemilihan tersebut dilaksanakan melalui rapat tertinggi di tingkat Jemaat yang disebut Rapat Umum Jemaat (RUJ) tertanggal 16 Maret 2022 di Gedung Gereja Jemaat Rehobot Tipakotu, Kampung Tipakotu, Distrik Paniai Barat, Paniai, Papua.
Pelaksanaan RUJ Tipakotu didasari AD/ART dan Peraturan Gereja tentang kekuasaan tertinggi adalah Tingkat Sinode disebut Konferensi Sinode yang disingkat (KONSIN) tingkat Klasis disebut Konferensi Klasis (Konklas) sedangkan untuk ditingkat Jemaat disebut Rapat Umum Jemaat (RUJ).
Menurut Pertianus Uti, Ketua Panitia Pelaksana RUJ Rehobot Tipakotu, pihaknya menggelar sejumlah tahapan, yakni Rapat Paripurna I yang terdiri dari Pleno I diantaranya pengecekan peserta RUJ, pembahasan dan pengesahan jadwal RUJ, pembahasan dan pengesahan tatib RUJ, pemilihan dan penetapan pimpinan RUJ, pembentukan dan penetapan Tim Perumus.
Sementara Pleno II diantaranya SPJ (LPJ) BPJ periode yang sudah berjalan, pembagian dan pembahasan komisi-komisi yang terdiri dari komisi D4 (Doa, Daya, Data, dan Dana), presentasi hasil pembahasaan komisi, mendemisioner BPJ.
Pleno III, pengecekan peserta RUJ, verifikasi calon BPJ, penetapan calon tetap BPJ, pemaparan visi dan misi BPJ, pemilihan BPJ, penetapan hasil pemilihan BPJ.
Rapat Paripurna II, penetapan BPJ, Penyerahan hasil produk RUJ kepada Tim Perumus, penutupan RUJ, dan Ibadah penutup RUJ.
“Dalam Rapat Umum Jemaat Agus M. Uti terpilih sebagai Ketua Badan Pengurus Jemaat berdasarkan hasil pemilihan secara demokrasi, dan Wakil Ketua Lukas Uti, Sekertaris Piet Uti, Wakil Sekretaris Depin Uti, Bendahara Lukas Pigai dan Wakil Bendahara Yulius Uti, dilengkapi dengan anggota Majelis dan beberapa komisi dan sejumlah bidang di lingkungan Jemaat Rehobot Tipakotu,” kata Pertianus Uti, Selasa, (22/3/2022).
Dilaksanakannya RUJ guna mengevaluasi laporan pertanggunggjawaban Badan Pengurus Jemaat periode lama, yang kedua adalah menyusun program Kerja lima tahun mendatang. “Sedangkan yang ketiga adalah memilih dan menetapkan BPJ yang baru,” kata Uti.
Uti mengatakan, kesempatan itu pihaknya mengevaluasi pelaksanaan program D-4 (Doa, Data, Dana, dan Daya) yang berbasis pada ‘program berbasis masalah umat’, sekaligus akan merencanakan pelayanan strategis dalam Gereja KINGMI ke depan demi membangun nilai-nilai kerajaan Allah.
“Dan merealisasikan Program D4 tersebut di atas dengan bertolak dari Penginjilan jilid II,” ucapnya.
Berangkat dari dasar pikiran di atas, lanjut dia, pihaknya mengangkat satu judul yaitu “BERUBAH UNTUK MENJADI KUAT” (Roma 12:1-3). “Kami laksanakan dengan ibadah, sidang, rapat dan diskusi. Dalam RUJ peserta yang hadir sebanyak 130 an lebih Umat dari berbagai unsur, Pengurus Klasis Paniai Barat, Badan Pengurus Jemaat, dan seluruh umat Jemaat Rehobot Tipakotu,” katanya.
“RUJ Rehobot Tipakotu ini terlaksana atas berkat kerja kerjasama yang baik dari seluruh Jemaat Rehobot Tipakotu dengan sukarela memberikan andil dalam berbagai bentuk baik itu sumbangan pikiran, materi maupun doa,” katanya. (*)
