Close Menu
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, Agustus 23
Indotim NewsIndotim News
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Home»POLITIK»Koalisi Aktivis Bersatu Desak NasDem Copot Bella Shofie dari DPRD Kabupaten Buru
POLITIK

Koalisi Aktivis Bersatu Desak NasDem Copot Bella Shofie dari DPRD Kabupaten Buru

Indotim NewsBy Indotim NewsAgustus 10, 2025Updated:Agustus 10, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Email WhatsApp

 MAKASSAR– Hari terakhir pelaksanaan Rakernas Partai NasDem di Makassar diwarnai aksi demonstrasi yang digelar Koalisi Aktivis Bersatu (KOBAR). Massa aksi menuntut Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem segera mencopot Bella Shofie dari jabatannya sebagai Anggota DPRD Kabupaten Buru, Provinsi Maluku.

Dalam orasinya, Jenderal Lapangan KOBAR, Sugianto, menegaskan bahwa setiap anggota DPRD terikat oleh peraturan tata tertib, kode etik, serta Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Aturan tersebut mengatur kewajiban, hak, dan sanksi bagi anggota DPRD yang melanggar, mulai dari teguran lisan, teguran tertulis, pemberhentian sementara, hingga pemberhentian tetap.

Sugianto mengungkapkan, hasil kajian internal KOBAR dan laporan masyarakat menunjukkan bahwa Bella Shofie kerap abai terhadap tugas sebagai wakil rakyat. Ia disebut lebih banyak menghabiskan waktu untuk siaran langsung menjual produk kecantikan dan berkuda di hari kerja, ketimbang menghadiri rapat atau menjalankan fungsi pengawasan.

“Tindakan ini jelas melanggar amanat UU dan visi Partai NasDem yang menjanjikan perubahan serta pembaruan. Harapan masyarakat dikhianati, sehingga kekecewaan publik semakin mendalam,” tegas Sugianto.

Menurut KOBAR, DPRD memiliki tiga fungsi utama: legislasi, anggaran, dan pengawasan. Pelanggaran terhadap fungsi-fungsi ini dinilai mencederai kepercayaan rakyat. Karena itu, KOBAR membawa lima tuntutan dalam aksi tersebut:

1. Mendesak Ketua Umum DPP Partai NasDem memecat Bella Shofie sebagai Anggota DPRD Kabupaten Buru, serta mencopot Ketua DPD dan Ketua Fraksi NasDem Buru yang dianggap membiarkan pelanggaran terjadi.

2. Memerintahkan DPW NasDem Maluku mengusulkan pergantian antarwaktu (PAW) sesuai aturan partai dan perundangan karena dugaan pelanggaran berat.

3. Mendesak Pimpinan DPRD Kabupaten Buru dan Dewan Kehormatan untuk memberikan sanksi tegas atas pelanggaran sumpah jabatan.

4. Meminta Menteri Dalam Negeri membatalkan SK pengangkatan Bella Shofie dan memerintahkan Gubernur Maluku melantik penggantinya melalui mekanisme PAW.

5. Meminta Menteri Keuangan memblokir gaji Bella Shofie karena dinilai tidak menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.

 

Aksi demonstrasi ini berlangsung tertib dengan pengawalan aparat kepolisian. Hingga berita ini diterbitkan, pihak DPP Partai NasDem belum memberikan pernyataan resmi terkait tuntutan tersebut.

SLIDER
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Email
Indotim News
  • Website

Related Posts

GRH Soroti Foto Ketua KONI Makassar Bersama Kajari: Jangan Sampai Penanganan Kasus Hibah Rp15 Miliar Terpengaruh Kedekatan

Agustus 18, 2026

APAK dan GRH Desak IAS Ambil Sikap Tegas Demi Menjaga Marwah Partai Golkar dan Kepercayaan Publik

Agustus 18, 2026

KOLOM: Percepatan RUU Perampasan Aset, Partisipasi Publik Vs Tekanan Politik? 

Agustus 18, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

  • Berita Terkini
  • Post Popular

Senam Rutin dan Penutupan Porseni Semarakkan HUT ke-81 RI di Lapas Maros

Agustus 22, 2026

Peringati HUT RI ke-81, 263 Warga Binaan Lapas Perempuan Sungguminasa Terima Remisi Kemerdekaan

Agustus 20, 2026

GRH Soroti Foto Ketua KONI Makassar Bersama Kajari: Jangan Sampai Penanganan Kasus Hibah Rp15 Miliar Terpengaruh Kedekatan

Agustus 18, 2026

APAK dan GRH Desak IAS Ambil Sikap Tegas Demi Menjaga Marwah Partai Golkar dan Kepercayaan Publik

Agustus 18, 2026

Pastor Yance Yogi dari Intan Jaya; Uskup Merauke urus umat, bukan sibuk pemekaran wilayah

Mei 29, 2022

DPC Pandawa Pattingalloang Gowa Laksanakan Rapat Persiapan Pelantikan

Agustus 15, 2022

Antara WikiLeaks dan SBY, Siapa Bohong?

Agustus 1, 2014

Kapan Pembangunan Pertanian di Camba Bisa Tersentuh Pemkab Maros ?

Agustus 2, 2014
Berita Terbaru
  • Senam Rutin dan Penutupan Porseni Semarakkan HUT ke-81 RI di Lapas Maros
  • Peringati HUT RI ke-81, 263 Warga Binaan Lapas Perempuan Sungguminasa Terima Remisi Kemerdekaan
  • GRH Soroti Foto Ketua KONI Makassar Bersama Kajari: Jangan Sampai Penanganan Kasus Hibah Rp15 Miliar Terpengaruh Kedekatan
  • APAK dan GRH Desak IAS Ambil Sikap Tegas Demi Menjaga Marwah Partai Golkar dan Kepercayaan Publik
  • KOLOM: Percepatan RUU Perampasan Aset, Partisipasi Publik Vs Tekanan Politik? 
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Indeks Berita
© 2026 INDOTIM NEWS | by WebPro.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.