Close Menu
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, Agustus 2
Indotim NewsIndotim News
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Home»DAERAH»Kritik Aktivis Kunjungan Jokowi di NTT
DAERAH

Kritik Aktivis Kunjungan Jokowi di NTT

Indotim NewsBy Indotim NewsAgustus 2, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Email WhatsApp

NTT — Kunjungan Joko Widodo ke Nusa Tenggara Timur (NTT) menuai sorotan dari aktivis Sugianto.

Ia menilai kedatangan tokoh politik ke daerah tidak boleh berhenti pada seremoni, pertemuan elite, atau agenda politik semata, sementara persoalan mendasar masyarakat masih menumpuk dan membutuhkan penyelesaian konkret.

Sugianto menegaskan bahwa masyarakat NTT saat ini lebih membutuhkan solusi nyata atas persoalan ekonomi, lapangan kerja, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta kesejahteraan masyarakat, bukan sekadar kunjungan yang kemudian dimanfaatkan untuk membangun citra dan kepentingan politik.

“Rakyat NTT tidak membutuhkan panggung politik. Rakyat membutuhkan solusi. Mereka ingin melihat persoalan mereka diselesaikan, bukan hanya didatangi ketika ada agenda politik,” tegas Sugianto, Minggu (2/8).

Menurutnya, seorang tokoh nasional yang pernah memimpin pemerintahan selama dua periode seharusnya mampu memberikan kontribusi yang lebih konkret bagi daerah, terutama wilayah yang masih menghadapi berbagai persoalan pembangunan.

Sugianto mempertanyakan sejauh mana kunjungan tersebut benar-benar memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Ia meminta agar setiap kunjungan pejabat maupun tokoh politik ke NTT tidak sekadar menjadi momentum pencitraan, tetapi harus menghasilkan komitmen, program, dan solusi yang dapat dirasakan masyarakat.

“Jangan sampai rakyat hanya dijadikan penonton dalam panggung politik. Setelah rombongan pergi, persoalan rakyat kembali dibiarkan berjalan sendiri,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat NTT sudah semakin kritis dan mampu membedakan antara kunjungan yang membawa manfaat dengan kunjungan yang hanya bersifat simbolik

Sugianto menilai persoalan kemiskinan, keterbatasan lapangan pekerjaan, akses pendidikan dan kesehatan, hingga ketimpangan pembangunan harus menjadi perhatian utama.

Pemerintah dan para elite politik, kata dia, harus berani turun langsung melihat kondisi masyarakat sekaligus menawarkan langkah penyelesaian yang terukur.

“Kalau datang ke NTT, jangan hanya membawa agenda politik. Bawa solusi. Bawa program. Bawa keberpihakan kepada rakyat. Karena yang dibutuhkan masyarakat bukan janji dan seremoni, tetapi perubahan yang benar-benar bisa mereka rasakan,” katanya.

Lebih lanjut, Sugianto meminta masyarakat tidak mudah terjebak dalam euforia politik. Menurutnya, setiap kunjungan tokoh politik harus dinilai berdasarkan dampak dan manfaatnya bagi rakyat, bukan berdasarkan popularitas maupun kemeriahan penyambutan.

Ia menegaskan, NTT bukan sekadar tempat untuk mencari dukungan politik, melainkan daerah dengan masyarakat yang memiliki hak yang sama untuk memperoleh pembangunan, kesejahteraan, dan pelayanan publik yang layak.

“NTT bukan panggung untuk kepentingan elite. NTT adalah rumah rakyat. Karena itu, kepentingan rakyat harus ditempatkan di atas kepentingan partai dan kepentingan politik,” pungkas Sugianto. (*)

SLIDER
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Email
Indotim News
  • Website

Related Posts

Pengobatan Gratis HUT Ke-1 Yonif TP 859/RBK Layani Masyarakat Supiori, Wujud Kepedulian TNI AD untuk Kesehatan Warga

Agustus 2, 2026

Prajurit Yonif TP 859/RBK Gelar Kasih Minggu dan Bakti Sosial di Gereja GKI Alfa Omega Aminweri

Agustus 2, 2026

ANALISIS: Indikasi Solar Black Market, Mengendus Operasional PT Nirmala Fortuna Abadi di Sulsel (Bag.2)

Agustus 1, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

  • Berita Terkini
  • Post Popular

Pengobatan Gratis HUT Ke-1 Yonif TP 859/RBK Layani Masyarakat Supiori, Wujud Kepedulian TNI AD untuk Kesehatan Warga

Agustus 2, 2026

Prajurit Yonif TP 859/RBK Gelar Kasih Minggu dan Bakti Sosial di Gereja GKI Alfa Omega Aminweri

Agustus 2, 2026

Kritik Aktivis Kunjungan Jokowi di NTT

Agustus 2, 2026

Sebut Tuduhan Tanpa Dasar, LIN: Jangan Kacaukan Isu Utama Solidaritas Gowa

Agustus 2, 2026

Pastor Yance Yogi dari Intan Jaya; Uskup Merauke urus umat, bukan sibuk pemekaran wilayah

Mei 29, 2022

DPC Pandawa Pattingalloang Gowa Laksanakan Rapat Persiapan Pelantikan

Agustus 15, 2022

Antara WikiLeaks dan SBY, Siapa Bohong?

Agustus 1, 2014

Kapan Pembangunan Pertanian di Camba Bisa Tersentuh Pemkab Maros ?

Agustus 2, 2014
Berita Terbaru
  • Pengobatan Gratis HUT Ke-1 Yonif TP 859/RBK Layani Masyarakat Supiori, Wujud Kepedulian TNI AD untuk Kesehatan Warga
  • Prajurit Yonif TP 859/RBK Gelar Kasih Minggu dan Bakti Sosial di Gereja GKI Alfa Omega Aminweri
  • Kritik Aktivis Kunjungan Jokowi di NTT
  • Sebut Tuduhan Tanpa Dasar, LIN: Jangan Kacaukan Isu Utama Solidaritas Gowa
  • ANALISIS: Indikasi Solar Black Market, Mengendus Operasional PT Nirmala Fortuna Abadi di Sulsel (Bag.2)
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Indeks Berita
© 2026 INDOTIM NEWS | by WebPro.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.