Close Menu
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, Agustus 24
Indotim NewsIndotim News
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Home»EKOBIS»Walikota Makassar: Penerapan Aturan Bangunan Vertikal Imbangi Harga Rumah yang Tinggi⁠
EKOBIS

Walikota Makassar: Penerapan Aturan Bangunan Vertikal Imbangi Harga Rumah yang Tinggi⁠

admininBy admininSeptember 4, 2014Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Email WhatsApp

IMG_20140904_192324-1-1Makassar– Tingginya harga tanah di kota Makassar membuat masyarakat berpenghasilan rendah sulit memiliki rumah pribadi.

Ditambah tingginya harga rumah dan suku bunga yang ditawarkan oleh pengembang perumahan.
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto mengakui tingginya harga tanah dan semakin kurangnya lahan di Makassar.
Olenya itu, Danny menegaskan kebijakan kedepan pemerintah kota, bangunan harus vertikal.
Menurut mantan konsultan tata ruang kota ini bangunan vertikal merupakan solusi hunian yang berada di dalam kota karena keterbatasan tanah yang tersedia.
“Sekarang ini cari tanah di wilayah perkotaan kan tidak mudah untuk itu mau tidak mau hunian harus ke atas,” kata Danny usai menjadi narasumber fokus discution group di Makassar Golden Hotel (MGH) Jl Pasar Ikan, Kamis (4/9/14).
Menurutnya Makassar merupakan kota potensial untuk proyek hunian vertikal tersebut, terlihat dari sejumlah proyek apartemen yang saat ini sedang dibangun seperti diwilayah Panakukkang.
“Suplay bisa dikejar. Persoalannya lahannya terbatas, biar kita punya kemampuan membangun rumah, tapi land nya terbatas, maka solusinya bangunan perumahan harus vertikal,” papar Danny.
Hunian vertikan lanjut pasangan Syamsu Rizal itu, sejalan dengan visinya untuk menciptakan rumah kota murah. “Nanti kita coba lounching bagaimana ide di Jl. Sapiria (korban kebakaran besar beberapa waktu lalu). Terserah diterima apa tidak masyarakat, tapi saya akan melaunching segera, bagaimana penangannnya, karena Jl Sapiria itu ternyata tanah milik pemerintah, dan saya mau usulkan itu bahwa Jl Sipiria ini akan baik, saya akan figh untuk carikan dana dari CSR,” tutur mantan arsitek perancang Anjungan Pantai Losari ini.
Selain harga tanah, suku bunga juga cenderung tinggi yang semakin menyulikan masyarakat memiliki rumah sendiri. Danny kembali menegaskan pembangunan perumahan harus vertikal sebagai solusinya.
Kedua lanjutnya, intervensi kelaut dengan reklamasi pantai.
“Misalnya begini dia beli tanah disini 1.000, baru dijadikan 100 susun. Berarti 1000 : 100 itu tanah, sisa 10 rupiah. Itu bagusnya vertikal harga tanahnya dibagi, karena harga tanah yang mahal,” urainya.
“Orang kan mau membangun, karena membangun dan membeli tanah beda,” pungkasnya menambahkan. (HK/RG/Karebosipost)

SLIDER
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Email
adminin
  • Website

Related Posts

KOLOM: Sindikat Passobis Sidrap dan Alarm Sulsel

Agustus 24, 2026

Lagi, Warga Gowa Desak Bupati Mundur

Agustus 24, 2026

GRH Soroti Foto Ketua KONI Makassar Bersama Kajari: Jangan Sampai Penanganan Kasus Hibah Rp15 Miliar Terpengaruh Kedekatan

Agustus 18, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

  • Berita Terkini
  • Post Popular

KOLOM: Sindikat Passobis Sidrap dan Alarm Sulsel

Agustus 24, 2026

Lagi, Warga Gowa Desak Bupati Mundur

Agustus 24, 2026

Senam Rutin dan Penutupan Porseni Semarakkan HUT ke-81 RI di Lapas Maros

Agustus 22, 2026

Peringati HUT RI ke-81, 263 Warga Binaan Lapas Perempuan Sungguminasa Terima Remisi Kemerdekaan

Agustus 20, 2026

Pastor Yance Yogi dari Intan Jaya; Uskup Merauke urus umat, bukan sibuk pemekaran wilayah

Mei 29, 2022

DPC Pandawa Pattingalloang Gowa Laksanakan Rapat Persiapan Pelantikan

Agustus 15, 2022

Antara WikiLeaks dan SBY, Siapa Bohong?

Agustus 1, 2014

Kapan Pembangunan Pertanian di Camba Bisa Tersentuh Pemkab Maros ?

Agustus 2, 2014
Berita Terbaru
  • KOLOM: Sindikat Passobis Sidrap dan Alarm Sulsel
  • Lagi, Warga Gowa Desak Bupati Mundur
  • Senam Rutin dan Penutupan Porseni Semarakkan HUT ke-81 RI di Lapas Maros
  • Peringati HUT RI ke-81, 263 Warga Binaan Lapas Perempuan Sungguminasa Terima Remisi Kemerdekaan
  • GRH Soroti Foto Ketua KONI Makassar Bersama Kajari: Jangan Sampai Penanganan Kasus Hibah Rp15 Miliar Terpengaruh Kedekatan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Indeks Berita
© 2026 INDOTIM NEWS | by WebPro.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.