Close Menu
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, Oktober 10
Indotim NewsIndotim News
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Home»Indotimnews»Sejumlah Pemilik TNKB Edisi 2013 Minta Dikembalikan Dananya
Indotimnews

Sejumlah Pemilik TNKB Edisi 2013 Minta Dikembalikan Dananya

admininBy admininSeptember 21, 2014Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Email WhatsApp

images (2)-1-1Makassar– Ketidakpastian dari pihak Direktorat Lalulintas Polda Sulsel, terkait dengan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) untuk edisi Tahun 2013, memuat sejumlah pemilik kendaraan ermotor (ranmor) di kota ini, meminta dana mereka dikembalikan.

Alasannya, sudah setahun lebih mereka menanti hak kepemilikan TNKB atau yang dikenal dengan nama nomorplat kendaraan (DD), tak kunjung ada dari pihak kepolisian. Bahkan solusipun tak pernah diberikan ketika mereka ke kantor samsat terdekat.
Rahman misalnya, pemilik ranmor roda dua baru produksi Tahun 2013. Ia hingga saat ini masih menggunakan plat gantung berwarna putih yang diberi pihak Dialer. Ketika dirinya berulangkali mempertanyakan TNKB asli di tempat ia membeli ranmor (dialer), Rahman hanya mendapat jawaban mengecewakan.
“Setiap kali saya ke pihak dialer meminta plat nopol saya yang asli, mereka hanya menyalahkan pihak kepiolisian yang belum menyediakan TNKB hingga saat ini,” jelas Rahman, Senin pagi (22/9/2014).
Hal yang sama juga didapatkan Imran, pemilik ranmor roda empat, berlamat Kota Maros. Iapun kerap ke kantor samsat mempertanyakan masalah kekosongan TNKB. Pihak kepolisian di Samsatpun menurutnya, tak bisa beruat apa-apa. Yang didapatkan hanya jawaban belum tersedianya bahan baku dari Korlantas Mabes Polri.
“Menurut petugas Kantor Samsat Maros, bahwa bahan baku belum disediakan pihak Korlantas Mabes Polri.karena itu, kami hanya diminta bersabar, tanpa ada solusi tepat,” timpal Imran kecewa. Dan ia mengaku menggunakan plat hitam buatan pedagang kakilima pembuat plat gantung yang di pesan di Jalan veteran.
Di tempat terpisah, Suratman, pemilik ranmor roda dua di Makassar, ikut pula kesal ketika ditanyai terkait kekosongan TNKB untuk. edisi Tahun 2009 pergantian plat Tahun 2014. Ketika ia melakukan kewajiban membayar pajak kendaraannya, iapun mempertanyakan TNKB nya. Lagi-lagi petugas kepolisian menyuruhnya untuk bersaar.
“Saya juga heran pak, masa penggantian plat, pihak Ditlantas Polda Sulsel, hanya dingin menanggapai persoalamn ini tanpa mampu memberi solusi. Bahkan anaksaya pernah ditangkapi petugas Satlantas dengan alasan TNKB yang kami pakai sudah tak dapat digunakan,” jelas Suratman.
Pengakuan sejumlah pemilik ranmor yangsudah melakukan pembayaran TNKB seakan sepakat jika pihak Direktorat selaku penanggungjawab mengembalikan dana mereka yang sudah terbayar.
“Hanya ada satu pertanyaan, dikemanakan dana pemilik kendaraan yang jumlahnya diperkirakan puluhan miliar yang ada di Sulselbar. Pihak Ditlantas Polda harus bertanggungjawab dan tidak mengabaikan masalah ini,” jelas Ketua Jaringan Oposisi Indonesia (JOIN) Sulsel, di saat bincang bincang, belum lama ini.
Menurutnya, permasalahan kekosongan TNKB itu terus menjadi pergunjingan yang merusak citra Satlantas. Ditlantas harus berani buka diri. Jangan tertutup dengan dalih tak ada bahan plat dari Mabes Polri,” pinta Mansyur.
Anehnya, setelah bahan baku TNKB yang datang dari Mabes Polri,hanya diperuntukkan untuk kendaraan baru edisi Tahun 2014. Semestinya menurut Mansyur, jika bahan baku terbatas maka 2013 dulu yang dihabiskan.
Seperti pantauan media ini, beberapa bulan terakhir, distribusi bahan baku TNKB yang dicetak di percetakan plat Kantor Ditlantas Polda Sulsel, Jalan Andi Pangeran Pettarani ini, tidaklah transparan. Sehingga pemilik ranmor banyak yang tak mengetahui.
Namun, aktifitas percetakan plat nopol bukanlah untuk umum, tetapi dihususkan untuk pemilik Ranmor baru Tahun 2014.
Sampai kapan masyarakat menunggu jatah TNKB edisi 2013? (Tim)

SLIDER
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Email
adminin
  • Website

Related Posts

Istri Tewas Ditikam, Suami Diduga Bakar Diri di Gowa. Begini Penjelasan Kapolresta Gowa

Oktober 6, 2026

Bakti Teritorial HUT TNI ke-81: Makan Gratis untuk Warga Mangasa

Oktober 5, 2026

Polemik Gowa: Bupati Angkat Bicara soal Gangguan Proses Hukum

Oktober 4, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

  • Berita Terkini
  • Post Popular

Wujudkan Layanan Berbasis HAM, Lapas Perempuan Sungguminasa Fasilitasi Hak Beribadah dan Pembinaan Mental Warga Binaan

Oktober 10, 2026

Setara Tanpa Sekat: Posyandu Lapas Perempuan Sungguminasa Pastikan Hak Kesehatan Anak Terpenuhi

Oktober 9, 2026

Pastikan Keamanan Tetap Prima, Jajaran Kamtib Lapas Perempuan Sungguminasa Laksanakan Pengecekan Rutin Sarpras

Oktober 9, 2026

YPMBPBI Hadir di Lapas Perempuan Sungguminasa, Tanamkan Nilai Moral dan Ajak Warga Binaan Mengenal Diri

Oktober 9, 2026

Pastor Yance Yogi dari Intan Jaya; Uskup Merauke urus umat, bukan sibuk pemekaran wilayah

Mei 29, 2022

DPC Pandawa Pattingalloang Gowa Laksanakan Rapat Persiapan Pelantikan

Agustus 15, 2022

Antara WikiLeaks dan SBY, Siapa Bohong?

Agustus 1, 2014

Kapan Pembangunan Pertanian di Camba Bisa Tersentuh Pemkab Maros ?

Agustus 2, 2014
Berita Terbaru
  • Wujudkan Layanan Berbasis HAM, Lapas Perempuan Sungguminasa Fasilitasi Hak Beribadah dan Pembinaan Mental Warga Binaan
  • Setara Tanpa Sekat: Posyandu Lapas Perempuan Sungguminasa Pastikan Hak Kesehatan Anak Terpenuhi
  • Pastikan Keamanan Tetap Prima, Jajaran Kamtib Lapas Perempuan Sungguminasa Laksanakan Pengecekan Rutin Sarpras
  • YPMBPBI Hadir di Lapas Perempuan Sungguminasa, Tanamkan Nilai Moral dan Ajak Warga Binaan Mengenal Diri
  • Tingkatkan Kualitas Rohani, Warga Binaan Rutin Mengikuti Yasinan Dipimpin Kasi Binadik
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Indeks Berita
© 2026 INDOTIM NEWS | by WebPro.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.