Close Menu
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, Agustus 22
Indotim NewsIndotim News
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Home»Indotimnews»Hari ke Tiga Pesantren Virtual UMI; Bahas Kiat Kiat Ramadhan Bermakna
Indotimnews

Hari ke Tiga Pesantren Virtual UMI; Bahas Kiat Kiat Ramadhan Bermakna

admininBy admininApril 16, 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Email WhatsApp

MAKASSAR– Hari ketiga pesantren ramadhan virtual UMI membahas kiat-kiat Ramadhan lebih bermakna dengan narasumber Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMI Prof.Dr.H. Mahfud Nurnajamuddin, SE, M.Si. Hadir Wakil Dekan IV FT UMI Dr.Hj.Nursetiawati, Ph.D, Kabid Kajian dan Dakwah UPT. PKD UMI Bambang Sampurno, M.Pd, sejumlah dosen, karyawan dan mahasiswa UMI. Pesertanya berasal dari Makassar dan sekitarnya, bahkan ada peserta dari Bulukumba dan Papua. Host Dr.M.Ishaq Shamad, MA dan Dr. Nurjannah Abna, M.Pd.

Prof. Mahfud dalam taushiyahnya menjelaskan sejumlah kiat dalam bulan Ramadhan, antara lain tetap menjaga protokol Kesehatan (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak), terutama saat beribadah di masjid. Kemudian melaksanakan ibadah puasa dan ibadah lainnya di bulan Ramadhan dengan penuh cinta kepada Allah Swt. Sebab tanpa cinta kepada Allah Swt, maka ibadah puasa yang dijalani akan terasa sulit, jelasnya. Selain itu, manfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya untuk tetap produktif, sarannya.

Host M.Ishaq Shamad menggaris bawahi pentingnya memiliki Kesehatan yang baik, sebab ada ungkapan jika anda kehilangan barang, sebenarnya tidak kehilangan apa, tetapi jika sakit, maka anda merasakan kehilangan, karena hilang tenaga untuk bekerja, beribadah dan melakukan berbagai aktifitas produktif dengan baik. Selain itu, juga sangat penting memelihara rasa cinta kepada Allah Swt, jika rasa cinta ini dimiliki, maka segala aktifitas yang dilakukan, baik dalam beribadah maupun dalam bekerja akan terasa ringan. Namun jika tidak ada rasa cinta, maka ibadah dan pekerjaan terasa berat dan banyak mengeluh. Mencintai Allah sangat dianjurkan, agar ibadah puasa yang ditunaikan dan ibadah-ibadah lainnya, akan terasa menyenangkan. Bukankah di dalam shalat doa iftitah selalu diucapkan bahwa sesungguhnya shalatku, ibadahku, segala urusanku, bahkan hidup dan matiku semuanya untuk Allah Swt. Namun dalam keseharian kita, kadang-kadang lupa dengan ucapan doa iftitah tersebut, jelasnya. Dikatakan rasa cinta kepada Allah telah dicontohkan oleh para sufi, diantaranya Al-Gazali dengan konsep makrifah, Rabiah al-Adawiyah dengan konsep mahabbah, dan konsep fana al-Junaid, tambahnya.

Ustaz Bambang Sampurno menambahkan pentingnya memanfaat momen Ramadhan tahun ini dengan sebaik-baiknya untuk beribadah dan bekerja keras, kalau perlu waktu tidur dikurangi. Mengingat tahun lalu masjid di lock down, sehingga aktifitas ibadah di malam hari hanya di rumah, namun tahun ini masjid-masjid dibuka untuk ibadah, sehingga mari manfaatkan momentum Ramadhan tahun ini untuk lebih banyak kegiatan ibadah dan tetap produktif, harapnya.

Host Dr.Nurjannah Abna menambahkan sangat setuju dengan menebarkan rasa cinta dalam berbagai aktifitas ibadah maupun dalam bekerja, namun bagaimana menumbuhkan rasa cinta tersebut agar tetap terpelihara dengan baik, tentu dibutuhkan pengorbanan dan konsistensi dalam beribadah kepada Allah Swt, jelasnya.

SLIDER
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Email
adminin
  • Website

Related Posts

GRH Soroti Foto Ketua KONI Makassar Bersama Kajari: Jangan Sampai Penanganan Kasus Hibah Rp15 Miliar Terpengaruh Kedekatan

Agustus 18, 2026

KOLOM: Percepatan RUU Perampasan Aset, Partisipasi Publik Vs Tekanan Politik? 

Agustus 18, 2026

Aktivis Desak Klarifikasi Setelah Korwil SPPG Pinrang Diduga Jabat Kepala Dapur Sidrap

Agustus 16, 2026

Comments are closed.

  • Berita Terkini
  • Post Popular

Peringati HUT RI ke-81, 263 Warga Binaan Lapas Perempuan Sungguminasa Terima Remisi Kemerdekaan

Agustus 20, 2026

GRH Soroti Foto Ketua KONI Makassar Bersama Kajari: Jangan Sampai Penanganan Kasus Hibah Rp15 Miliar Terpengaruh Kedekatan

Agustus 18, 2026

APAK dan GRH Desak IAS Ambil Sikap Tegas Demi Menjaga Marwah Partai Golkar dan Kepercayaan Publik

Agustus 18, 2026

KOLOM: Percepatan RUU Perampasan Aset, Partisipasi Publik Vs Tekanan Politik? 

Agustus 18, 2026

Pastor Yance Yogi dari Intan Jaya; Uskup Merauke urus umat, bukan sibuk pemekaran wilayah

Mei 29, 2022

DPC Pandawa Pattingalloang Gowa Laksanakan Rapat Persiapan Pelantikan

Agustus 15, 2022

Antara WikiLeaks dan SBY, Siapa Bohong?

Agustus 1, 2014

Kapan Pembangunan Pertanian di Camba Bisa Tersentuh Pemkab Maros ?

Agustus 2, 2014
Berita Terbaru
  • Peringati HUT RI ke-81, 263 Warga Binaan Lapas Perempuan Sungguminasa Terima Remisi Kemerdekaan
  • GRH Soroti Foto Ketua KONI Makassar Bersama Kajari: Jangan Sampai Penanganan Kasus Hibah Rp15 Miliar Terpengaruh Kedekatan
  • APAK dan GRH Desak IAS Ambil Sikap Tegas Demi Menjaga Marwah Partai Golkar dan Kepercayaan Publik
  • KOLOM: Percepatan RUU Perampasan Aset, Partisipasi Publik Vs Tekanan Politik? 
  • Lapas Maros Ikuti Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Indeks Berita
© 2026 INDOTIM NEWS | by WebPro.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.