Close Menu
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, Agustus 30
Indotim NewsIndotim News
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Home»Berita»Strategi Pengembangan Kompetensi ASN di IKN
Berita

Strategi Pengembangan Kompetensi ASN di IKN

admininBy admininApril 8, 2022Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Email WhatsApp

Indotimnews – IKN, adalah singkatan dari Ibu Kota Negara baru, Nusantara. Disahkan oleh Presiden Joko Widodo dalam konferensi pers di Istana pada tanggal 26 Agustus 2019 bahwa ibu kota akan dipindahkan ke IKN di Kalimantan Jum’at, (8/4/2022).

Adapun lokasinya berada di Penajam Paser Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kartanegara. Tahapan pemindahan ibu kota dilakukan pada 2020 hingga 2024 mendatang. Dimulai dari pembangunan infrastruktur utama seperti Istana Kepresidenan, Gedung MPR/DPR, dan perumahan di area IKN. Selanjutnya, akan dilakukan pemindahan ASN/PNS.

Muncul pertanyaan bagaimana strategi pengembangan kompetensi ASN di IKN?
Kompetensi bagi seorang Pegawai Negeri Spil (PNS) memang bisa disikapi dengan hal berbeda. Secara umum Kompetensi bisa diartikan sebagai kemampuan berupa pengetahuan, keterampilan, kecakapan, sikap dan perilaku yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas pokok, fungsi kewenangan dan tanggung jawab yang diamanatkan kepada seorang PNS serta dituntut untuk mempunyai kompetensi yang memadai.

Strategi pengembangan kompetensi ASN di IKN meliputi :

1. Pendidikan formal
Metode pengembangan SDM ini adalah memberikan pendidikan formal kepada para pegawai untuk melanjutkan pendidikannya. Pendidikan formal merupakan jenjang pendidikan yang jelas dan berjenjang, misalnya pegawai tamatan SMA/SMK akan melanjutkan di jenjang Pendidikan strata satu (S1), dan selanjutnya S1 akan melanjutkan ke jenjang pendidikan S2 dan seterusnya. Hal ini memberikan kesempatan kepada pegawai untuk pengembangan kompetensinya, baik melalui ijin belajar maupun tugas belajar tergantung dari kebijakan organisasi tempat bekerja.

2. Pendidikan dan Pelatihan (Diklat)
Ini adalah metode pengembangan SDM dalam meningkatkan kompetensi (pengetahuan, keterampilan dan sikap) untuk dapat melaksanakan tugas jabatan secara profesional. Menciptakan aparatur yang mampu berperan sebagai pembaharu dan perekat persatuan dan kesatuan bangsa. Memantapkan sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada pelayanan, pengayoman dan pemberdayaan masyarakat Menciptakan kesamaan visi dan dinamika pola pikir dalam penyelenggaraan pemerintahan umum dan pembangunan demi terwujudnya pemerintahan yang baik.

3. Praktek kerja di luar instansi
Metode pengembangan SDM ini adalah melakukan praktek kerja/pemagangan bagi karyawan, agar menjadi karyawan sudah mampu melaksanakan tugas jabatan dan memiliki wawasan yang menyeluruh dari organisasi dengan tujuan untuk mengadopsi sistem/metode kerja atau ketrampilan/keahlian baru atau aplikasi teknologi baru dari tempat magang.

4. Studi banding
Metode pengembangan SDM ini dilakukan untuk meningkatkan kompetensi karyawannya. Studi banding ini biasa dilakukan oleh perusahaan yang bergerak dalam bidang industri yang sama. Keuntungan lainnya dari studi banding juga dapat memotivasi karyawan agar bisa lebih kreatif dan inovatif dalam bekerja. Dengan melakukan studi banding juga dapat meningkatkan motivasi karyawan dengan contoh dari studi banding yang mereka lihat.

5. Promosi jabatan
Promosi jabatan merupakan sebuah pemindahan tugas dari suatu jabatan ke jabatan lain yang tingkatannya lebih tinggi dari segi tanggung jawab, tunjangan, jobdesk, penghasilan, dan potensi yang lebih besar untuk dapat meningkatkan karirnya. Sekumpulan tugas baru yang diberikan oleh karyawan dapat memotivasi mereka untuk bisa lebih rajin dan mempelajari hal baru dan tantangan baru.

6. Rotasi kerja
Metode pengembangan SDM ini adalah memberikan kesempatan kepada pegawai untuk merasakan variasi pekerjaan. Rutinitas kerja yang itu-itu saja tentunya akan membuat karyawan menjadi cepat bosan dan jenuh, sehingga akan menurunkan produktivitasnya. Hal tersebut pun akan menurunkan kompetensi karyawan. Untuk itu diperlukanlah rotasi kerja. Rotasi kerja adalah pemindahan karyawan dari cabang atau tempat lain sesuai dengan jobdesknya. Nantinya karyawan yang di rotasi tersebut memiliki rutinitas baru yang akan mendorong mereka lebih produktif dengan suasana kerja yang baru.

Penulis: Diah Retnosari
Editor: SR

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Email
adminin
  • Website

Related Posts

Tingkatkan Kesiapsiagaan, Petugas Lapas Perempuan Sungguminasa Ikuti Habituasi Sarana Keamanan Borgol

Agustus 29, 2026

KOLOM: Mengapa Kejahatan Daring ‘Passobis’ di Sulsel Sulit Diberangus?

Agustus 26, 2026

Maulid Nabi Jadi Momentum Satbrimob Polda Sulsel Perkuat Polri Presisi dan Kepedulian Sosial

Agustus 25, 2026

Comments are closed.

  • Berita Terkini
  • Post Popular

Tingkatkan Kesiapsiagaan, Petugas Lapas Perempuan Sungguminasa Ikuti Habituasi Sarana Keamanan Borgol

Agustus 29, 2026

KOLOM: Mengapa Kejahatan Daring ‘Passobis’ di Sulsel Sulit Diberangus?

Agustus 26, 2026

Maulid Nabi Jadi Momentum Satbrimob Polda Sulsel Perkuat Polri Presisi dan Kepedulian Sosial

Agustus 25, 2026

Tegakkan Zero Halinar, Tim Patnal Kanwil Ditjenpas Sulsel Gelar Sidak di Lapas Perempuan Sungguminasa

Agustus 25, 2026

Pastor Yance Yogi dari Intan Jaya; Uskup Merauke urus umat, bukan sibuk pemekaran wilayah

Mei 29, 2022

DPC Pandawa Pattingalloang Gowa Laksanakan Rapat Persiapan Pelantikan

Agustus 15, 2022

Antara WikiLeaks dan SBY, Siapa Bohong?

Agustus 1, 2014

Kapan Pembangunan Pertanian di Camba Bisa Tersentuh Pemkab Maros ?

Agustus 2, 2014
Berita Terbaru
  • Tingkatkan Kesiapsiagaan, Petugas Lapas Perempuan Sungguminasa Ikuti Habituasi Sarana Keamanan Borgol
  • KOLOM: Mengapa Kejahatan Daring ‘Passobis’ di Sulsel Sulit Diberangus?
  • Maulid Nabi Jadi Momentum Satbrimob Polda Sulsel Perkuat Polri Presisi dan Kepedulian Sosial
  • Tegakkan Zero Halinar, Tim Patnal Kanwil Ditjenpas Sulsel Gelar Sidak di Lapas Perempuan Sungguminasa
  • KOLOM: Sindikat Passobis Sidrap dan Alarm Sulsel
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Indeks Berita
© 2026 INDOTIM NEWS | by WebPro.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.