Close Menu
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, April 19
Indotim NewsIndotim News
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Home»RAGAM»Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi Unjuk Rasa Desak Polrestabes Makassar Kepastian Hukum Penanganan 3 Dugaan Korupsi
RAGAM

Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi Unjuk Rasa Desak Polrestabes Makassar Kepastian Hukum Penanganan 3 Dugaan Korupsi

Indotim NewsBy Indotim NewsDesember 23, 2024Updated:Desember 23, 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Email WhatsApp

MAKASSAR – Aliansi Mahasiswa Makassar Anti Korupsi menggelar aksi unjuk rasa di Polrestabes Makassar pada Senin (23/12/2024) untuk menanyakan progres penanganan tiga kasus dugaan korupsi di Kota Makassar.

Aksi ini dipimpin oleh Mujahidin, Jenderal Lapangan Aliansi Mahasiswa Makassar Anti Korupsi, yang menegaskan bahwa tujuan utama aksi ini adalah untuk menuntut kejelasan dari Kapolrestabes Makassar dan Kasat Reskrim mengenai perkembangan tiga kasus besar yang disampaikan oleh Kapolda Sulsel dalam konferensi pers pada 4 November 2024.

Mujahidin menyatakan bahwa sejak konferensi pers Kapolda Sulsel di Mapolrestabes Makassar, hingga kini belum ada perkembangan signifikan mengenai kasus dugaan penyimpangan kredit modal PT TKM dari salah satu Bank BUMN BNI, kasus dugaan korupsi jual beli aset BUMN di PT KIMA, serta dugaan korupsi dana hibah pembangunan Masjid Nurul Dzikir.

Menurut informasi dari Polda Sulsel, kasus-kasus tersebut ditangani oleh penyidik Polrestabes Makassar.

Ia menegaskan, bahwa harus ada progres penanganan yang jelas agar tidak ada ketidakpastian hukum.

Setelah beberapa menit berdialog, massa aksi diterima oleh perwakilan Polrestabes Makassar yang sayangnya tidak bisa menjelaskan secara rinci mengenai progres penanganan kasus.

Hal ini menimbulkan kekecewaan dari pihak aliansi mahasiswa.

Mujahidin menyatakan bahwa harapan besar adalah untuk bertemu langsung dengan pihak Reskrim yang mengetahui secara pasti penanganan kasus terkait.

Ia menegaskan kembali, bahwa Kasat Reskrim harus menyampaikan informasi ini secara terbuka dan tidak menghindar dari diskusi bersama aktivis mahasiswa.

Aliansi Mahasiswa Makassar Anti Korupsi berkomitmen untuk melanjutkan aksi unjuk rasa jika tuntutan mereka tidak diindahkan.

“Kami akan kembali menggelar aksi jilid III dan tidak akan membubarkan diri hingga tuntutan mereka dipenuhi,” tegasnya.

Aliansi ini terdiri dari organisasi Koalisi Perjuangan Pemuda Mahasiswa (KPPM) dan Komite Pusat Gerakan Revolusi Demokratik (KP-GRD) dengan tuntutan sebagai berikut:

1. Mendesak Kapolrestabes Makassar untuk memeriksa Direktur PT TKM, PT ST, dan Direktur Bank BNI.
2. Mendesak Kapolrestabes Makassar untuk segera menetapkan tersangka seluruh oknum yang diduga terlibat dalam proyek penyimpangan kredit modal yang merugikan negara sekitar Rp60 miliar.
3. Mendesak Kapolrestabes Makassar untuk segera memeriksa oknum yang diduga terlibat dalam dugaan korupsi dana hibah pembangunan Masjid Nurul Dzikir yang merugikan negara sekitar Rp2 miliar.
4. Mendesak Kapolrestabes Makassar untuk memeriksa dan menetapkan tersangka atas dugaan penyimpangan jual beli aset negara milik BUMN di PT KIMA kepada PT PAJ. (*)

 

SLIDER
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Email
Indotim News
  • Website

Related Posts

Ketika Wartawan TVRI ini Dikepung Puluhan Orang yang Akan Usir Keluarganya dari Rumah

April 18, 2026

ANALISIS: Apakah Instruksi Presiden itu Berlaku Soal Penegakan Hukum mafia BBM Solar Subsidi di Sulsel? (Bag.114)

April 18, 2026

ANALISIS: Menggagas Penegakan Tipikor, Potong Rantai Mafia Solar. Benarkah tak Ada Ruang Bagi Pelaku Kejahatan di Sulsel? (Bag.113)

April 16, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

  • Berita Terkini
  • Post Popular

Ketika Wartawan TVRI ini Dikepung Puluhan Orang yang Akan Usir Keluarganya dari Rumah

April 18, 2026

ANALISIS: Apakah Instruksi Presiden itu Berlaku Soal Penegakan Hukum mafia BBM Solar Subsidi di Sulsel? (Bag.114)

April 18, 2026

Semarak Kebersamaan di Balik Tembok: Porseni HBP ke-62 Resmi Dibuka di Lapas Perempuan Sungguminasa

April 18, 2026

Menata diri dengan Iman, Warga Binaan Rutan Makassar Aktif Ikuti Pengajian

April 18, 2026

Pastor Yance Yogi dari Intan Jaya; Uskup Merauke urus umat, bukan sibuk pemekaran wilayah

Mei 29, 2022

DPC Pandawa Pattingalloang Gowa Laksanakan Rapat Persiapan Pelantikan

Agustus 15, 2022

Antara WikiLeaks dan SBY, Siapa Bohong?

Agustus 1, 2014

Ketika Wartawan TVRI ini Dikepung Puluhan Orang yang Akan Usir Keluarganya dari Rumah

April 18, 2026
Berita Terbaru
  • Ketika Wartawan TVRI ini Dikepung Puluhan Orang yang Akan Usir Keluarganya dari Rumah
  • ANALISIS: Apakah Instruksi Presiden itu Berlaku Soal Penegakan Hukum mafia BBM Solar Subsidi di Sulsel? (Bag.114)
  • Semarak Kebersamaan di Balik Tembok: Porseni HBP ke-62 Resmi Dibuka di Lapas Perempuan Sungguminasa
  • Menata diri dengan Iman, Warga Binaan Rutan Makassar Aktif Ikuti Pengajian
  • Apel Pagi Dirangkaikan Pelepasan Pejabat, Lapas Maros Beri Penghargaan atas Pengabdian dan Dedikasi
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Indeks Berita
© 2026 INDOTIM NEWS | by WebPro.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.