Close Menu
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, Agustus 23
Indotim NewsIndotim News
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Home»HUKRIM»ANALISIS: Suara Parlemen, Matikan Langkah Mafia BBM Subsidi di SPBU “Nakal” (115)
HUKRIM

ANALISIS: Suara Parlemen, Matikan Langkah Mafia BBM Subsidi di SPBU “Nakal” (115)

Indotim NewsBy Indotim NewsApril 21, 2026Updated:April 21, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Email WhatsApp

‎Parlemen nasional akhirnya menggonggong mafia pelangsir BBM subsidi yang sudah lama menggerogoti kantong rakyat. Khususnya di Sulsel!

Oleh: Zulkifli Malik

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Bambang Haryadi, Anggota Fraksi NasDem Syarif Fasha, dan Ketua Komisi tersebut Bambang Patija tak lagi main-main, ia menuntut penegakan hukum ketat via UU Tipikor.

Pernyataan tegas ini bukan sekadar gertakan politik, melainkan tamparan keras bagi Pertamina dan BPH Migas yang selama ini lumpuh oleh moral hazard.

Bambang Haryadi meledak di TikTok @kasuspedia: BBM subsidi dari APBN bukan mainan SPBU untuk “nyolong” demi untung pribadi. “Diproses hukum dengan Tipikor!” bentaknya, menyingkirkan keraguan aparat yang kerap lunak.

Dari Unsur pidana melawan hukum, penguntungan diri, kerugian negara sudah gamblang, tapi eksekusi? Nol besar. Ini sindrom klasik, regulasi ada, tapi pengawasan kolaps seperti tangki bocor.

Senada, Syarif Fasha sebut pelangsiran sebagai konspirasi sistematis, modus “kencing solar” yang bocorkan subsidi Rp500 triliun ke mafia gelap. Ia desak BPH Migas susun regulasi kuat, pasang spanduk sanksi di SPBU, dan hindari pengawasan sepihak Pertamina.

Fasha menilai tanpa gatekeeper independen, rantai pasok energi jadi ladang korupsi, langgar Permen ESDM 41/2020 yang sudah usang.

Demikian ‎Bambang Patija pernyataannya  lebih pedas, penanganan selama ini terlalu ringan, tak ciptakan efek jera. “Jangan tindak pidana biasa, masuk Tipikor!” serunya, dorong Pertamina Patra Niaga koordinasi dengan aparat.

Benar, sanksi administratif hanyalah tamparan ringan bagi sindikat yang untung miliaran.

Sementara ‎Sulawesi Selatan jadi laboratorium kegagalan ini. Maret 2026, Pertamina matikan Biosolar 30 hari di SPBU Sudiang Makassar (kode 73.902.01) gara-gara pelangsir kendaraan modifikasi terbukti CCTV dan transaksi.

Pola nasional yang dibongkar Fasha-Haryadi-Patija terulang di sini, seperti pada Tahun Tahun 2023, 59 SPBU “nakal” disanksi karena penimbunan via pengisian berulang.

Data historis Sulsel makin mengerikan. Pada  Februari 2026, enam SPBU Makassar ditangkap karena pelanggaran Amdal lalu lintas yang fasilitasi pelangsir. 2022, Polda Sulsel panggil pengelola pelanggar; Pertamina sanksi 28 SPBU atas tangki modifikasi.

Juga di Palopo Tahun 2024, antrean solar picu kemarahan warga, tuntut polisi “bangun dari tidur”. Di Luwu Timur Tahun 2025, ribuan liter solar ilegal disita. Mafia BBM bukan insiden, tapi kolaps korporasi.

Dari 643 SPBU Sulsel yang diperiksa 2022, 28 kasus (4-10%) menunjukan  kepatuhan rendah reformasi mendesak. BPH Migas Makassar 2023 sarankan CCTV, selaras usulan Fasha. Triangulasi BPH Migas-Pertamina-APH wajib, tapi selama ini? Pengawasan ala kapal karam.

Sisi Ekonomi politiknya terkesan  brutal,  pelangsir ciptakan deadweight loss subsidi Rp500 triliun 2026, bocor ke distributor gelap. Sulsel sebagai hub logistik timur terancam ketahanan energi.

Seperti halnya pada Kasus Muna Sultra 2025 mirip, sindikat organisasional dari SPBU ke mafia. Kriminologi bilang ini bukan preman soliter, tapi jaringan yang butuh AI transaksi data-driven efektif di Sudiang.

‎Pernyataan trio legislator ini blueprint reformasi pasca-2026 dengan menegakkan UU Tipikor, memasang spanduk berisi  sanksi di setiap SPBU dan CCTV wajib aktif di area SPBU.

BPH Migas diharap jangan lagi jadi penonton. Bahkan  Pertamina stop jadi pelindung SPBU nakal. Publik dukung penuh rakyat Sulsel sudah muak antre berjam-jam demi solar prorakyat.

Tapi, tanpa implementasi segera, ini cuma opini parlemen. Aparat harus gerak cepat: razia massal, audit transaksi real-time, hukuman mati bagi bos mafia. Jangan biarkan subsidi APBN jadi pesta koruptor. Efek jera atau bubar: itulah ultimatum Fasha-Haryadi-Patija.

‎Sulsel tunjukkan jalan perlunya penegakan ketat selamatkan energi rakyat. Parlemen sudah bicara; eksekutor diam saja, rakyat yang rugi. (*)

SLIDER
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Email
Indotim News
  • Website

Related Posts

GRH Soroti Foto Ketua KONI Makassar Bersama Kajari: Jangan Sampai Penanganan Kasus Hibah Rp15 Miliar Terpengaruh Kedekatan

Agustus 18, 2026

KOLOM: Percepatan RUU Perampasan Aset, Partisipasi Publik Vs Tekanan Politik? 

Agustus 18, 2026

Aktivis Desak Klarifikasi Setelah Korwil SPPG Pinrang Diduga Jabat Kepala Dapur Sidrap

Agustus 16, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

  • Berita Terkini
  • Post Popular

Senam Rutin dan Penutupan Porseni Semarakkan HUT ke-81 RI di Lapas Maros

Agustus 22, 2026

Peringati HUT RI ke-81, 263 Warga Binaan Lapas Perempuan Sungguminasa Terima Remisi Kemerdekaan

Agustus 20, 2026

GRH Soroti Foto Ketua KONI Makassar Bersama Kajari: Jangan Sampai Penanganan Kasus Hibah Rp15 Miliar Terpengaruh Kedekatan

Agustus 18, 2026

APAK dan GRH Desak IAS Ambil Sikap Tegas Demi Menjaga Marwah Partai Golkar dan Kepercayaan Publik

Agustus 18, 2026

Pastor Yance Yogi dari Intan Jaya; Uskup Merauke urus umat, bukan sibuk pemekaran wilayah

Mei 29, 2022

DPC Pandawa Pattingalloang Gowa Laksanakan Rapat Persiapan Pelantikan

Agustus 15, 2022

Antara WikiLeaks dan SBY, Siapa Bohong?

Agustus 1, 2014

Kapan Pembangunan Pertanian di Camba Bisa Tersentuh Pemkab Maros ?

Agustus 2, 2014
Berita Terbaru
  • Senam Rutin dan Penutupan Porseni Semarakkan HUT ke-81 RI di Lapas Maros
  • Peringati HUT RI ke-81, 263 Warga Binaan Lapas Perempuan Sungguminasa Terima Remisi Kemerdekaan
  • GRH Soroti Foto Ketua KONI Makassar Bersama Kajari: Jangan Sampai Penanganan Kasus Hibah Rp15 Miliar Terpengaruh Kedekatan
  • APAK dan GRH Desak IAS Ambil Sikap Tegas Demi Menjaga Marwah Partai Golkar dan Kepercayaan Publik
  • KOLOM: Percepatan RUU Perampasan Aset, Partisipasi Publik Vs Tekanan Politik? 
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Indeks Berita
© 2026 INDOTIM NEWS | by WebPro.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.