Penulis: adminin

Makassar– Puluhan tokoh masyarakat (Tomas) Pannampu diterima Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto di rumah jabatannya, Jl Penghibur, Minggu (14/9/14). Dalam pertemuan tersebut, pasangan Syamsu Rizal mendengarkan masukan dari para tokoh masyarakat terkait peristiwa pemukulan anggota polisi Kompol Patahuddin yang dialami Muktar, sopir mobil kanvas yang tinggal di Kompleks Pasar Pannampu. Salah seoarang tomas Pannampu  menuturkan, peristiwa pengepungan rumah oknum polisi tersebut merupakan salah satu bentuk luapan emosi dari warga yang resah dengan kelakuan Patahuddin. “Sering mi na anu orang, tapi selama ini tidak berani warga melapor karena tinggi pangkatnya,” ujar salah seorang tomas Pannampu diikuti riuhan “betul”. Beradasarkan…

Read More

Makassar– Pos Lantas Tello Jl.Urip Sumoharjo mendapat serangan oleh geng motor yang mengarah pada jalan Laemana dengan melemparkan dua buah bom molotov yang mengenai kaca kanan pos lantas tersebut,hingga pos lantas mengalami kerusakan pada diding kacanya peca.Selain itu juga plastik pelindung cahaya ikut terbakar. Kejadian berawal pada pukul 03:30 Wita Minggu (14/9/2014). Menurut sejumlah anggota satuan lantas Polrestabes Makassar yang sedang berjaga pada malam itu Yakni Brigpol Muh.Safri (31) dan Aiptu Jumadir( 55) Dia menjelaskan bahwa pada saat pihaknya berada dalam pos tiba-tiba mendegar bunyi ledakan sebanyak dua kali dari arah samping kanan pos kemudian saksi keluar dan melihat para…

Read More

Makassar– Walikota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, membawakan kuliah umum dihadapan ratusan Mahasiwa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, di Laboratorium Hubungan Internasional Unhas, Jumat (12/9) Danny, mengemukakan, saat ini penduduk kota makassar telah mencapai angka 1.7 juta jiwa, jumlah tersebut akan terus bertambah. Untuk itu, diperlukan pembangunan infrastruktur yang pesat sebelum tahun 2017. Perbaikan sistem transportasi dengan menghadirkan jalan tol ditengah kota adalah salah satu program Danny dalam mengatasi kemacetan. “Jika siang hari jumah Penduduk di Makasar mencapai Dua Juta Jiwa, penggunaan transportasi dalam skala besar mengakibatkan macet, makanya harus diantisipasi dengan membuat tol dalam kota.…

Read More

Makassar– Pasca kejadian penyerangan massa dikediaman Kompol Patahuddin pada Kamis Malam lalu, terlihat kondisinya sudah kondusif aman, Namun ada yang menarik dalam situasi para pengendara yakni mereka mengabadikan gambar kediaman Kompol Patahuddin yang telah berhamburan kaca dindingnya akibat amuk massa. Rudy (30) salah seorang pengendara yang lalu lalang kepada indotim mengatakan,Rumah yang begitu megah toh sampai berhamburan kaca dindingnya tentu ini pembelajaran bagi para kaum elit polisi. “Ya beginilah hasilnya jika tak memperbaiki hablumminannas kepada sesama manusia tentu akan ada ganjarannya,sebab manusia itu wajib untuk membangun tali silaturrahmi agar kehidupan selalu tentram dan damai,”ujar Rudi Sabtu (13/9) Lain halnya dengan…

Read More

Makassar– Minister Counsellor Kedutaan Besar (Kedubes) Australia untuk Indonesia, Steve Scott, tertarik untuk menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Hal tersebut terungkap saat pertemuan Steve dengan Walikota Makassar, Danny Pomanto, di ruang kerjanya,kemarin (12/9/2014). “Kota Makassar berada di kawasan strategis, banyak kerjasama bisa dijalin” Kata Steve. Pertemuan yang berlangsung selama satu jam ini, membahas program pembangunan dan penyediaan infrasturktur. Menurut Danny, ada peluang untuk mendapatkan bantuan dana dari Australia. “Ada bantuan dana yang mereka tawarkan untuk Makassar, kita harus syukuri ini” ucap Danny. Jika bantuan tersebut terealisasi, dirinya rencana akan menyiapkan dana tersebut, untuk membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah…

Read More

Makassar– Kebakaran kembali terjadi. kali ini, rumah kos di Jalan Manuruki 1, Kecamatan Tamalate, Sabtu (13/9/2014). Kebakaran ini hanya menghanguskan 1 unit rumah kos-kosan yang dikontrak sejumlah mahasiswa keperawatan, milik ketua RT setempat. Musibah kebakaran ini, tak menela, korban jiwa, namun kerugian ditaksir puluha, juta rupiah. (Rah)

Read More

Makassar– Rencana perubahan pemilihan kepala daerah dari langsung oleh rakyat ke Dewan Perwakilan Rakyar Daerah (DPRD) melalui pembahasan Rancangan Undang-Undang Pemilihan Umum Kepala Daerah (RUU Pemilukada) mengundang keprihatinan di kalangan akademisi. Terutama para akademisi yang merupakan aktivis mahasiswa dan ikut turun memperjuangkan hak konstitusi rakyat, saat era reformasi puluhan tahun lalu. Pengamat Politik sulsel Arqam Azikin yang juga Akademisi Mahasiswa Kota Makassar meminta agar Mahasiswa duduki gedung DPR RI sebagai penolakan terhadap RUU Pilkada tersebut karena dinilai ada unsur kepentingan yang akan mengulang masa orde baru. Ia berharap konsilidasi yang dibangun oleh masyarakat sipil bisa pendapat perhatian mahasiswa dan masyarakat…

Read More