Close Menu
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, April 16
Indotim NewsIndotim News
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Home»RAGAM»Bom Ikan di Kepulauan Pangkep “Hilang Pemilik”, Pelaku Ngumpet?
RAGAM

Bom Ikan di Kepulauan Pangkep “Hilang Pemilik”, Pelaku Ngumpet?

Indotim NewsBy Indotim NewsFebruari 27, 2026Updated:Februari 27, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Email WhatsApp

PANGKEP– Penemuan puluhan bahan peledak yang diduga dimaksudkan untuk pembuatan bom ikan oleh Satuan Kepolisian Laut dan Udara (Polairud) Polres Pangkep telah menimbulkan perhatian luas dari masyarakat. Apakah pelakunya ngumpet?

Barang bukti berbahaya tersebut ditemukan tanpa kehadiran pemilik atau tersangka, sehingga memicu keraguan dari berbagai kalangan, termasuk anggota legislatif daerah, serta organisasi kemahasiswaan daerah tersebut.

Kepala Bidang Advokasi Gerakan Pelajar Mahasiswa Garda Nusantara Sulsel, Rahmatullah menyayangkan pernyataan temuan tanpa tersangka atau pemilik bahan peledak (bom ikan) tersebut.

“Seharusnya dari awal pihak polairud Polres Pangkep transparan atas penyitaan tersebut. Apalagi dijelaskan tak jelas pemiliknya, menimbulkan berbagai sorotan tajam di tengah masyarakat,” ujar Rahmatullah, Jumat (27/2).

Kritik tersebut juga dilayangkan Anggota DPRD Pangkep dari Partai Demokrat, Muhammad Ramli, seperti yang dilangsir di ll menilai penemuan tersebut mengandung ketidakwajaran prosedural.

“Sangat tidak masuk akal jika polisi menemukan puluhan bom ikan tanpa pemilik. Sulit diterima akal sehat kalau barang sebanyak itu tidak mampu diungkap siapa pemiliknya,” ujarnya, Rabu (25/02/26).

Ia menegaskan bahwa aparat kepolisian didukung infrastruktur dan personel yang memadai hingga tingkat bawah.

“Mereka punya intelijen, polsek dengan personel lengkap, sampai petugas Binmas di desa. Masa untuk mengungkap kasus seperti itu tidak bisa,” tegas Ramli.

Ramli juga menyatakan kekecewaannya terhadap pernyataan Kasat Polairud yang menyebut laporan masyarakat hanya berupa foto kapal melintas.”Itu tidak benar.

Dokumentasi yang saya kirimkan ke Kapolres lengkap, ada video saat ledakan bom terjadi beserta kapal pelaku.

“Bahkan di lokasi lain ada nelayan yang jadi korban dan dirujuk ke rumah sakit di Sumbawa,” katanya.

Di samping itu, ia menyoroti beredarnya foto personel kepolisian yang diduga akan melaksanakan patroli ke wilayah kepulauan sesaat sebelum penemuan bahan peledak.

“Kesan yang muncul seolah ada sinyal kepada pelaku bahwa akan dilakukan operasi oleh personel Polair,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Polairud AKP Nompo hingga melalui pesan aplikasi WhatsApp nya mengatakan, pulau kosong. (*)

SLIDER
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Email
Indotim News
  • Website

Related Posts

KP-GRD Demo Demo Prabowo: Tuntut TGPF Usut Teror Andrie Yunus

April 15, 2026

Badan Pengawas MA RI Gelar Klarifikasi Eksekusi Perkara di PN Palopo

April 14, 2026

LBH-MRI Resmi Lantik Pengurus Sulsel: Garda Keadilan Rakyat Kecil

April 11, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

  • Berita Terkini
  • Post Popular

KP-GRD Demo Demo Prabowo: Tuntut TGPF Usut Teror Andrie Yunus

April 15, 2026

Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Kelas IIB Maros Laksanakan Penanaman Bibit Pisang

April 14, 2026

Badan Pengawas MA RI Gelar Klarifikasi Eksekusi Perkara di PN Palopo

April 14, 2026

Tolak Asumsi Sepihak! Aktivis Luwu Raya Sebut Rutan Masamba Sudah Maksimal Berbenah

April 14, 2026

Pastor Yance Yogi dari Intan Jaya; Uskup Merauke urus umat, bukan sibuk pemekaran wilayah

Mei 29, 2022

DPC Pandawa Pattingalloang Gowa Laksanakan Rapat Persiapan Pelantikan

Agustus 15, 2022

Antara WikiLeaks dan SBY, Siapa Bohong?

Agustus 1, 2014

KP-GRD Demo Demo Prabowo: Tuntut TGPF Usut Teror Andrie Yunus

April 15, 2026
Berita Terbaru
  • KP-GRD Demo Demo Prabowo: Tuntut TGPF Usut Teror Andrie Yunus
  • Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Kelas IIB Maros Laksanakan Penanaman Bibit Pisang
  • Badan Pengawas MA RI Gelar Klarifikasi Eksekusi Perkara di PN Palopo
  • Tolak Asumsi Sepihak! Aktivis Luwu Raya Sebut Rutan Masamba Sudah Maksimal Berbenah
  • Lapas Maros Ikuti Jalan Santai dan Bazar Produk Warga Binaan dalam rangka HBP ke-62
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Indeks Berita
© 2026 INDOTIM NEWS | by WebPro.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.