Close Menu
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, Juli 25
Indotim NewsIndotim News
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Home»RAGAM»Bom Ikan di Kepulauan Pangkep “Hilang Pemilik”, Pelaku Ngumpet?
RAGAM

Bom Ikan di Kepulauan Pangkep “Hilang Pemilik”, Pelaku Ngumpet?

Indotim NewsBy Indotim NewsFebruari 27, 2026Updated:Februari 27, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Email WhatsApp

PANGKEP– Penemuan puluhan bahan peledak yang diduga dimaksudkan untuk pembuatan bom ikan oleh Satuan Kepolisian Laut dan Udara (Polairud) Polres Pangkep telah menimbulkan perhatian luas dari masyarakat. Apakah pelakunya ngumpet?

Barang bukti berbahaya tersebut ditemukan tanpa kehadiran pemilik atau tersangka, sehingga memicu keraguan dari berbagai kalangan, termasuk anggota legislatif daerah, serta organisasi kemahasiswaan daerah tersebut.

Kepala Bidang Advokasi Gerakan Pelajar Mahasiswa Garda Nusantara Sulsel, Rahmatullah menyayangkan pernyataan temuan tanpa tersangka atau pemilik bahan peledak (bom ikan) tersebut.

“Seharusnya dari awal pihak polairud Polres Pangkep transparan atas penyitaan tersebut. Apalagi dijelaskan tak jelas pemiliknya, menimbulkan berbagai sorotan tajam di tengah masyarakat,” ujar Rahmatullah, Jumat (27/2).

Kritik tersebut juga dilayangkan Anggota DPRD Pangkep dari Partai Demokrat, Muhammad Ramli, seperti yang dilangsir di ll menilai penemuan tersebut mengandung ketidakwajaran prosedural.

“Sangat tidak masuk akal jika polisi menemukan puluhan bom ikan tanpa pemilik. Sulit diterima akal sehat kalau barang sebanyak itu tidak mampu diungkap siapa pemiliknya,” ujarnya, Rabu (25/02/26).

Ia menegaskan bahwa aparat kepolisian didukung infrastruktur dan personel yang memadai hingga tingkat bawah.

“Mereka punya intelijen, polsek dengan personel lengkap, sampai petugas Binmas di desa. Masa untuk mengungkap kasus seperti itu tidak bisa,” tegas Ramli.

Ramli juga menyatakan kekecewaannya terhadap pernyataan Kasat Polairud yang menyebut laporan masyarakat hanya berupa foto kapal melintas.”Itu tidak benar.

Dokumentasi yang saya kirimkan ke Kapolres lengkap, ada video saat ledakan bom terjadi beserta kapal pelaku.

“Bahkan di lokasi lain ada nelayan yang jadi korban dan dirujuk ke rumah sakit di Sumbawa,” katanya.

Di samping itu, ia menyoroti beredarnya foto personel kepolisian yang diduga akan melaksanakan patroli ke wilayah kepulauan sesaat sebelum penemuan bahan peledak.

“Kesan yang muncul seolah ada sinyal kepada pelaku bahwa akan dilakukan operasi oleh personel Polair,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Polairud AKP Nompo hingga melalui pesan aplikasi WhatsApp nya mengatakan, pulau kosong. (*)

SLIDER
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Email
Indotim News
  • Website

Related Posts

KOLOM: Dari Kolonial ke Kontemporer, Efek Stigmatisasi “Londo Ireng”

Juli 24, 2026

Prajurit Yonif TP 859/RBK Latih Drumband Lewat Program PINTAR, Bangun Karakter dan Kepercayaan Diri Generasi Muda di Supiori

Juli 23, 2026

Sidak SPBU Bone: Tampilan Publik, Solusi “Tak Nyata”

Juli 22, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

  • Berita Terkini
  • Post Popular

Tingkatkan Kualitas Layanan dan Pembinaan Warga Binaan, Karo Renkeu Ibnu Ismoyo Beri Arahan Strategis di Lapas Perempuan Sungguminasa

Juli 24, 2026

KOLOM: Dari Kolonial ke Kontemporer, Efek Stigmatisasi “Londo Ireng”

Juli 24, 2026

Peringatan Hari Anak Nasional 2026: Dorong Ruang Aman Nyaman dan Pemberian Remisi Bagi Warga Binaan Dibawah Umur

Juli 24, 2026

Prajurit Yonif TP 859/RBK Latih Drumband Lewat Program PINTAR, Bangun Karakter dan Kepercayaan Diri Generasi Muda di Supiori

Juli 23, 2026

Pastor Yance Yogi dari Intan Jaya; Uskup Merauke urus umat, bukan sibuk pemekaran wilayah

Mei 29, 2022

DPC Pandawa Pattingalloang Gowa Laksanakan Rapat Persiapan Pelantikan

Agustus 15, 2022

Tingkatkan Kualitas Layanan dan Pembinaan Warga Binaan, Karo Renkeu Ibnu Ismoyo Beri Arahan Strategis di Lapas Perempuan Sungguminasa

Juli 24, 2026

Antara WikiLeaks dan SBY, Siapa Bohong?

Agustus 1, 2014
Berita Terbaru
  • Tingkatkan Kualitas Layanan dan Pembinaan Warga Binaan, Karo Renkeu Ibnu Ismoyo Beri Arahan Strategis di Lapas Perempuan Sungguminasa
  • KOLOM: Dari Kolonial ke Kontemporer, Efek Stigmatisasi “Londo Ireng”
  • Peringatan Hari Anak Nasional 2026: Dorong Ruang Aman Nyaman dan Pemberian Remisi Bagi Warga Binaan Dibawah Umur
  • Prajurit Yonif TP 859/RBK Latih Drumband Lewat Program PINTAR, Bangun Karakter dan Kepercayaan Diri Generasi Muda di Supiori
  • Sidak SPBU Bone: Tampilan Publik, Solusi “Tak Nyata”
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Indeks Berita
© 2026 INDOTIM NEWS | by WebPro.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.