Close Menu
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, Juli 25
Indotim NewsIndotim News
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Home»RAGAM»Jurnalis Diancam Dibunuh di Takalar, PJI Meradang!
RAGAM

Jurnalis Diancam Dibunuh di Takalar, PJI Meradang!

Indotim NewsBy Indotim NewsMei 24, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Email WhatsApp

Takalar — Ketua DPD Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Sulawesi Selatan mengecam keras dugaan penganiayaan disertai ancaman pembunuhan terhadap jurnalis online, Sholeh Sibali, di Kabupaten Takalar.

Peristiwa yang menurut korban diduga dilakukan seorang pria berinisial BB ini, menurut PJI, bukan sekadar konflik personal tetapi serangan langsung terhadap kebebasan pers.

Kejadian dilaporkan terjadi Jumat (22/5/2026) sekitar pukul 16.55 WITA di pos keamanan Perumahan Istana Permai, Kecamatan Pattallassang, Kelurahan Kalabbirang. Korban menyatakan pelaku datang dalam keadaan emosi, merampas barang di atas meja, menyerangnya dengan lemparan, lalu memukulnya beberapa kali menggunakan buku tebal milik petugas keamanan.

Sholeh mengaku menderita luka di wajah, perut, dan tangan dan ia juga menerima hinaan, diludahi, dan ancaman pembunuhan.

Ketua PJI Sulsel, Akbar Hasan Noma Dg Polo, menilai tindakan tersebut menciderai prinsip dasar demokrasi dan menuntut respons cepat aparat penegak hukum.

“Kekerasan terhadap wartawan adalah upaya membungkam publik. Kapolres Takalar harus segera menangkap dan mengusut tuntas pelaku,” kata Akbar, menegaskan bahwa profesi jurnalistik dilindungi oleh Undang-Undang Pers No. 40/1999.

Akbar juga mengkritik potensi kelambanan penanganan kasus yang sensitif secara publik. Ia memperingatkan bahwa kegagalan menindak tegas pelaku akan mengundang pertanyaan publik soal keseriusan aparat dalam menegakkan hukum di Takalar, sekaligus memberi ruang bagi intimidasi terhadap pekerja media.

Korban menduga motif kekerasan terkait pemberitaan sebelumnya soal dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan penganiayaan anak yang sempat viral pada Januari 2026.

Dalam rekaman yang beredar waktu itu, pelaku dicurigai melakukan kekerasan terhadap anak dan mantan istri; pelaku kemudian menyebut laporan itu hoaks.

Sholeh menyatakan sudah melapor ke Polres Takalar dan menuntut proses hukum yang transparan.

Permintaan itu menonjolkan dilema lebih luas, apa langkah nyata penegak hukum untuk melindungi jurnalis yang meliput isu sensitif, dan bagaimana mekanisme pencegahan agar kekerasan serupa tidak menjadi ancaman sistemik terhadap kebebasan pers. (*)

SLIDER
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Email
Indotim News
  • Website

Related Posts

KOLOM: Dari Kolonial ke Kontemporer, Efek Stigmatisasi “Londo Ireng”

Juli 24, 2026

Prajurit Yonif TP 859/RBK Latih Drumband Lewat Program PINTAR, Bangun Karakter dan Kepercayaan Diri Generasi Muda di Supiori

Juli 23, 2026

Sidak SPBU Bone: Tampilan Publik, Solusi “Tak Nyata”

Juli 22, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

  • Berita Terkini
  • Post Popular

Tingkatkan Kualitas Layanan dan Pembinaan Warga Binaan, Karo Renkeu Ibnu Ismoyo Beri Arahan Strategis di Lapas Perempuan Sungguminasa

Juli 24, 2026

KOLOM: Dari Kolonial ke Kontemporer, Efek Stigmatisasi “Londo Ireng”

Juli 24, 2026

Peringatan Hari Anak Nasional 2026: Dorong Ruang Aman Nyaman dan Pemberian Remisi Bagi Warga Binaan Dibawah Umur

Juli 24, 2026

Prajurit Yonif TP 859/RBK Latih Drumband Lewat Program PINTAR, Bangun Karakter dan Kepercayaan Diri Generasi Muda di Supiori

Juli 23, 2026

Pastor Yance Yogi dari Intan Jaya; Uskup Merauke urus umat, bukan sibuk pemekaran wilayah

Mei 29, 2022

DPC Pandawa Pattingalloang Gowa Laksanakan Rapat Persiapan Pelantikan

Agustus 15, 2022

Tingkatkan Kualitas Layanan dan Pembinaan Warga Binaan, Karo Renkeu Ibnu Ismoyo Beri Arahan Strategis di Lapas Perempuan Sungguminasa

Juli 24, 2026

Antara WikiLeaks dan SBY, Siapa Bohong?

Agustus 1, 2014
Berita Terbaru
  • Tingkatkan Kualitas Layanan dan Pembinaan Warga Binaan, Karo Renkeu Ibnu Ismoyo Beri Arahan Strategis di Lapas Perempuan Sungguminasa
  • KOLOM: Dari Kolonial ke Kontemporer, Efek Stigmatisasi “Londo Ireng”
  • Peringatan Hari Anak Nasional 2026: Dorong Ruang Aman Nyaman dan Pemberian Remisi Bagi Warga Binaan Dibawah Umur
  • Prajurit Yonif TP 859/RBK Latih Drumband Lewat Program PINTAR, Bangun Karakter dan Kepercayaan Diri Generasi Muda di Supiori
  • Sidak SPBU Bone: Tampilan Publik, Solusi “Tak Nyata”
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Indeks Berita
© 2026 INDOTIM NEWS | by WebPro.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.