Teminabuan– Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Provinsi Papua Barat Daya menggelar Pelatihan dan Pendampingan Pengelolaan Kampung Wisata di Kampung Klaogin, Distrik Seremuk, Kabupaten Sorong Selatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengembangan destinasi wisata baru yang dilaksanakan di tiga lokus: Kabupaten Maybrat, Kabupaten Sorong, dan Kabupaten Sorong Selatan.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Gubernur Papua Barat Daya yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Sorong Selatan, Jaconias Tigori, ditandai dengan pemukulan tifa dan penyematan tanda peserta. Hadir pula sebagai narasumber perwakilan DPD Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Provinsi Papua Barat Daya, Dessy Sentuf, serta Kepala Distrik Seremuk Joni Kaliele dan Kepala Kampung Klaogin Marthinus Sawen.
Acara diikuti oleh sekitar 50 warga Kampung Klaogin.
Dalam sambutan yang dibacakan, Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu menyampaikan dukungan penuh atas pelaksanaan pelatihan ini.
Ia menekankan harapan agar pelatihan dan pendampingan yang diberikan dapat memberdayakan masyarakat lokal dalam mengelola potensi wisata alam Kampung Klaogin sehingga meningkatkan daya tarik bagi pengunjung dan mendongkrak kesejahteraan ekonomi masyarakat sekitar.
“Gampung Klaogin memiliki potensi wisata air yang indah dan sejuk. Jika dikelola dengan baik, Distrik Seremuk berpeluang menjadi pusat pariwisata alam yang diminati wisatawan lokal maupun mancanegara,” ujar sambutan tersebut.
Gubernur juga mengapresiasi nilai-nilai budaya yang dijunjung tinggi masyarakat setempat dan mendorong pelestarian warisan budaya sebagai daya tarik tambahan bagi pengembangan pariwisata.
Sementara, Ketua panitia, Hengki Saflafo, S.SIP., M.Tr., AP Kabid Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Kampung Dinas Dukcapil dan Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Provinsi Papua Barat Daya menjelaskan, bahwa pelatihan tahun ini dilaksanakan di tiga lokasi: Kampung Segior (Kabupaten Maybrat), Kampung Klaogin (Distrik Seremuk, Kabupaten Sorong Selatan), dan Kampung Malaum Karta (Distrik Makbon, Kabupaten Sorong).
Tujuan kegiatan adalah memberi pengetahuan dan keterampilan kepada warga kampung untuk mengelola potensi wisata alam, sumber daya lokal, dan budaya sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga dan memaksimalkan pemanfaatan sumber daya setempat.
Salah satu peserta dan sekaligus Kepala Kampung Klaogin, Marthinus Sawen, menyatakan pelatihan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat.
Ia berharap Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dapat mendukung pengembangan pariwisata di kampungnya dengan menyediakan fasilitas penunjang, seperti sarana transportasi (longboat beserta mesin) untuk mengangkut wisatawan ke air terjun Klaogin, homestay, akses internet (Wi-Fi/Starlink), serta infrastruktur pendukung lainnya.
Kegiatan pelatihan dan pendampingan ini diharapkan menjadi langkah awal pengelolaan pariwisata berbasis masyarakat yang berkelanjutan di Kampung Klaogin dan sekitarnya. (Tim/Red)

